Dihadapan Jemaat Gereja Toraja, Munafri: Kota Ini Rumah Besar Bagi Semua Agama

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 September 2025 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa Kota Makassar adalah rumah besar bagi semua agama. Karena itu, semangat toleransi dan Bhinneka Tunggal Ika harus tetap dijaga oleh seluruh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna Gereja Jemaat Masale, Klasis Makassar tengah yang terletak di Jalan Adhyaksa Baru, Kecamatan Panakkukang, Minggu (7/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Munafri menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar akan mempermudah proses perizinan rumah ibadah, selama seluruh persyaratan yang berlaku terpenuhi.

“Inilah tugas Wali kota, seorang pemimpin, bukan hanya milik sebagian kelompok, tetapi milik semuanya,” jelas Munafri.

“Pemimpin harus mampu mengayomi seluruh kebutuhan umat beragama. Karena kita hidup bermasyarakat, kita harus menjaga kerukunan antarumat agar toleransi selalu terjaga,” tambah Appi.

Munafri menilai, pembangunan gedung serbaguna yang ada di kompleks Gereja Jemaat Masale ini merupakan langkah positif.

Gedung tersebut nantinya tidak hanya difungsikan untuk kegiatan ibadah, melainkan juga sebagai ruang pembinaan dan pendidikan karakter bagi anak-anak muda jemaat.

Baca Juga :  Dukung Akselerasi Kompetensi Siswa, Wali Kota Makassar Sambut Program Pemetaan Karakter Genetik BrainEvo

Lanjut dia, Gedung ini akan menjadi ruang belajar tambahan bagi generasi muda gereja, untuk memperkuat iman dan taqwa bagi anak usia dini.

“Ini adalah bagian penting dalam membangun pondasi keumatan yang kuat. Apalagi di tengah derasnya arus media sosial, kita butuh benteng agar anak-anak tidak mudah terpengaruh oleh infiltrasi negatif dari luar,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak dini. Menurutnya, banyak orang cerdas secara akademik, namun lupa pada nilai etika dan keagamaan.

Karena itu, Munafri menegaskan perlunya kurikulum yang kembali menekankan pendidikan aqidah, iman, etika, serta tata krama di sekolah dasar.

“Selama ini kita sering marah kalau anak tidak ranking satu, atau tidak dapat nilai sempurna. Tapi kita kadang lupa, apakah mereka masih cinta rumah ibadahnya, apakah mereka masih mau membaca kitab sucinya. Inilah yang harus kita perhatikan bersama,” tambahnya.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar-Rektor UMI Teken MoU Penguatan Akademik hingga Pemberdayaan UMKM

Munafri berharap kehadiran gedung serbaguna ini bukan hanya menjadi tempat aktivitas jemaat, tetapi juga wadah membangun kerukunan, memperkuat nilai-nilai agama, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Munafri juga menyumbangkan 100 sak semen untuk tahap awal pembangunan.

“Karena saya dulu bekerja di pabrik semen, jadi saya kirimkan semen 100 sak. Kalau saya kerja di pabrik pintu, mungkin pintu yang saya bawa,” kelakar politisi Golkar itu.

“Jadi ya alhamdulillah, ini yang bisa saya sumbangkan. Target kita, gedung ini selesai tidak lebih dari satu tahun,” lanjut Appi disambut tepuk tangan jemaat.

Acara peletakan batu pertama dilakukan secara berturut-turut oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Kepala Disnaker yang juga kerukunana akeluarga Toraja, serta Kepala Kesbangpol yang berurusan FKUB. Hadir juga Ketua Badan Pekerja Sinode (BPS) Wilayah IV Gereja Toraja, serta pimpinan Majelis Gereja Toraja Jemaat Masale.

Berita Terkait

Wali Kota Munafri Dampingi Menag RI Canangkan Gerbang Moderasi Indonesia Pertama di Makassar
Wali Kota Makassar Instruksikan Camat Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 15 Kecamatan, Libatkan UMKM
Lewat Pendekatan Humanis, Lapak Berdiri 30 Tahun di Telkomas Dibongkar Mandiri
BPBD Makassar Perkuat Inovasi SALAMA, Bangun Budaya Sadar Bencana Sejak Usia Dini
Reuni ke-II PPGT Sangsangallaran Dihiasi Spanduk Penolakan Geothermal
HMI Sulsel Evaluasi Pakta Integritas, Desak Supervisi Penanganan Dugaan Pungli Pengadaan Alsintan di Soppeng
Tak Sekadar Terima Laporan, Appi Turun Langsung Cek Aliran Air PDAM di Permukiman Warga
APK Indonesia Desak BPN Gowa Evaluasi Total PTSL Tombolo, Audit Dugaan Cacat Administrasi dan Sertipikat Bermasalah

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:25 WIB

Wali Kota Munafri Dampingi Menag RI Canangkan Gerbang Moderasi Indonesia Pertama di Makassar

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:53 WIB

Wali Kota Makassar Instruksikan Camat Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 15 Kecamatan, Libatkan UMKM

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:46 WIB

Lewat Pendekatan Humanis, Lapak Berdiri 30 Tahun di Telkomas Dibongkar Mandiri

Senin, 6 Juli 2026 - 15:16 WIB

Reuni ke-II PPGT Sangsangallaran Dihiasi Spanduk Penolakan Geothermal

Senin, 6 Juli 2026 - 14:59 WIB

HMI Sulsel Evaluasi Pakta Integritas, Desak Supervisi Penanganan Dugaan Pungli Pengadaan Alsintan di Soppeng

Berita Terbaru