Kunjungi Pulau Terluar Makassar, Appi dan Kapolda Sulsel Perkuat Kepedulian untuk Warga Sangkarrang

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Bakti Sosial Polda Sulawesi Selatan sebagai rangkaian menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Polri, di Pulau Lanjukang, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolda Sulsel, Djuhandhani Rahardjo Puro, Wakapolda Sulsel, Gidion Arif Setyawan, Serta Jajaran Pejabat Polda dan Bhayangkari Sulsel. Turut hadir Kapolrestabes Makassar Arya Perdana, Kapolres Pelabuhan Makassar Rise Sandiyantanti.

Rangkaian kegiatan meliputi kerja bakti Pulau Lanjukang, penyerahan bantuan sosial kepada warga. Wali Kota Makassar secara simbolis menyerahkan langsung genset dan pompa air kepada warga.

Selain itu, Kapolda Sulsel, Djuhandhani Rahardjo Puro, menyerahkan bantuan secara simbolis berupa paket sembako kepada masyarakat Pulau Lanjukang.

Munafri menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Polda Sulsel yang memilih Pulau Lanjukang sebagai lokasi pelaksanaan bakti sosial menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolda beserta seluruh rombongan yang menyempatkan hadir di Pulau Lanjukang,”katanya.

Pada kesempatan tersebut, Munafri menjelaskan Pulau Lanjukang merupakan salah satu pulau terluar Kota Makassar yang berada dalam wilayah Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.

Baca Juga :  Car Free Day Boulevard, Wajah Baru Ekonomi Rakyat Makassar

Pulau tersebut dihuni sekitar 26 kepala keluarga dengan jumlah penduduk sekitar 82 jiwa yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan dan pelaku usaha wisata.

Ia juga menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat pulau, termasuk akses pendidikan yang mengharuskan anak-anak menyeberang ke Pulau Langkai untuk bersekolah.

Bagi Munafri, kehadiran jajaran Polda Sulsel dan Bhayangkari di Pulau Lanjukang menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat kepulauan sekaligus memberikan semangat bagi warga setempat.

“Kami berharap ini bukan kunjungan yang pertama dan terakhir. Kami berharap akan ada kunjungan-kunjungan berikutnya untuk sama-sama membenahi hal-hal yang harus kita benahi secara bersama-sama di pulau ini,” katanya.

Lebih jauh, Munafri juga menggaris bawahi potensi wisata bahari Pulau Lanjukang yang dikenal memiliki keindahan bawah laut dan menjadi salah satu destinasi favorit para penyelam maupun pencinta olahraga laut.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem laut di kawasan gugusan Kepulauan Spermonde.

“Kami berharap untuk bisa menjaga ini sehingga ekosistem dan terumbu karang kembali bisa terjaga. Alhamdulillah, dua hingga tiga tahun terakhir sudah tidak ada lagi aktivitas pengeboman ikan sehingga keindahan bawah laut dapat terus dinikmati,” ungkapnya.

Baca Juga :  APEKSI Pilih Makassar Creative Hub sebagai Best Practice di Indonesia Timur

Munafri berharap melalui kegiatan tersebut, sinergi antara Pemerintah Kota Makassar, Polda Sulsel, dan masyarakat semakin kuat dalam mendukung pembangunan wilayah kepulauan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Pulau Lanjukang.

Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Tagline Hari Bhayangkara ke-80 adalah ‘Polri untuk Masyarakat’. Karena itu kami ingin hadir langsung dan menjenguk masyarakat Pulau Lanjukang yang kami cintai,” ujarnya.

Djuhandhani menegaskan bahwa Polda Sulsel akan terus mendukung pembangunan kawasan kepulauan serta mengajak seluruh masyarakat menjaga lingkungan dan potensi wisata bahari yang dimiliki Pulau Lanjukang.

Sejalan dengan Munafri, Ia juga memastikan jajaran kepolisian akan terus mengawasi dan mencegah praktik pengeboman ikan yang dapat merusak ekosistem laut.

“Kami mengajak seluruh warga masyarakat mari kita sama-sama menjaga lingkungan yang ada,” tuturnya.(*)

Berita Terkait

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa
Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman
BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat
600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar
Riset Advokasi HMI Sulsel: BPKP Tegaskan Pengawasan Berdasarkan Kewenangan, Dukungan Penyempurnaan Tata Kelola PSN
Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Resmi Buka Sao Raja Tana Daeng Festival 2026
Akan Tempuh Jalur Hukum, Auditor KONI: APAK & GRH Jangan Kaitkan Nama Wali Kota dengan Dana Hibah

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:41 WIB

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:01 WIB

Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:47 WIB

BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:35 WIB

Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber

Berita Terbaru