Hierarkinews, MAROS — Dosen dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi STIA Abdul Haris Makassar memberikan pelatihan kepada aparatur Pemerintah Desa Bonto Bunga, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, dalam penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan publik.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tersebut digelar di Aula Kantor Desa Bonto Bunga, Kamis, 17 September 2026, dengan mengusung tema “In-Service Training Aparatur Pemerintahan Desa dalam Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Upaya Peningkatan Pelayanan Publik.”
Kegiatan ini dihadiri civitas akademika STIA Abdul Haris Makassar dan jajaran Pemerintah Desa Bonto Bunga. Turut hadir Kepala Desa Bonto Bunga, H. M. Nasir, S.Ag.
Pelatihan ini menjadi bagian dari pelaksanaan KKN Profesi sekaligus bentuk pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat. Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kapasitas aparatur desa agar mampu menyusun SOP yang dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Desa Apresiasi STIA Abdul Haris Makassar
Kepala Desa Bonto Bunga, H. M. Nasir, S.Ag., menyampaikan apresiasi kepada STIA Abdul Haris Makassar yang telah memilih Desa Bonto Bunga sebagai lokasi pelaksanaan KKN Profesi.
Ia juga mengapresiasi dosen dan mahasiswa yang tidak hanya melaksanakan kegiatan KKN, tetapi turut menghadirkan program PKM yang berkaitan langsung dengan kebutuhan aparatur pemerintahan desa.
Menurutnya, kehadiran civitas akademika STIA Abdul Haris Makassar memberikan ruang bagi pemerintah desa untuk berinteraksi dan memperoleh pengetahuan yang dapat mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.
Wujud Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi
Ketua LPPM STIA Abdul Haris Makassar, Yudhi Abdi Wibowo, S.IP., M.Tr.A.P., mengatakan kegiatan PKM dosen dan mahasiswa KKN Profesi merupakan salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Sebagai civitas akademika STIA Abdul Haris Makassar, kami berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah mendesain kegiatan ini,” kata Yudhi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Bonto Bunga yang telah memberikan ruang interaksi sekaligus wadah bagi civitas akademika untuk melakukan transformasi pengetahuan.
“Dan juga kami berterima kasih kepada Pemerintah Desa Bonto Bunga yang telah memberikan ruang interaksi dan wadah dalam transformasi pengetahuan,” ujarnya.
Yudhi berharap materi dan pengetahuan yang diberikan dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan, tetapi dapat diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
“Semoga apa yang kita lakukan pada hari ini dapat diterapkan dalam menjalankan roda pemerintahan,” tuturnya.
Dorong Pelayanan Publik Lebih Terarah
Melalui pelatihan penyusunan SOP, aparatur desa mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pentingnya standar kerja yang jelas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
SOP diharapkan dapat menjadi pedoman bagi aparatur dalam melaksanakan setiap tahapan pelayanan, sehingga tugas dan tanggung jawab dapat dilaksanakan secara lebih sistematis.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara STIA Abdul Haris Makassar dengan Pemerintah Desa Bonto Bunga dalam meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan desa.
Kolaborasi melalui KKN Profesi dan PKM tersebut diharapkan dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di tingkat desa.











