Lewat Pendekatan Humanis, Lapak Berdiri 30 Tahun di Telkomas Dibongkar Mandiri

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar, terus menunjukkan komitmennya dalam menata kawasan dan mengembalikan fungsi fasilitas umum melalui pendekatan persuasif, edukatif, dan humanis.

Setelah melakukan sosialisasi serta memberikan kesempatan kepada para pedagang untuk membongkar lapaknya secara mandiri.

Ini lewat Pemerintah Kecamatan Biringkanaya bersama Pemerintah Kelurahan Berua kembali turun ke lapangan melakukan pembersihan bekas lapak di sepanjang Jalan masuk Kompleks Telkomas, RT 05 RW 04, Kelurahan Berua, Senin (6/7) kemarin.

Camat Biringkanaya, Maharuddin, mengatakan pemerintah tidak mengedepankan tindakan represif dalam proses penataan.

Sebaliknya, komunikasi yang intensif, edukasi, dan pendekatan kekeluargaan menjadi langkah utama sehingga masyarakat dapat memahami tujuan penataan kawasan.

“Kami mengutamakan pendekatan humanis. Sebelum dilakukan penertiban, kami berdialog dengan para pedagang, memberikan edukasi, serta waktu yang cukup agar mereka dapat membongkar lapaknya secara mandiri,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).

Penataan tersebut berlangsung aman dan tertib. Mayoritas pedagang memilih membongkar lapaknya sendiri setelah mendapat pemahaman mengenai pentingnya menjaga fungsi fasilitas umum dan menciptakan lingkungan yang lebih tertata.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat kooperatif sehingga proses berjalan aman dan tertib,” jelas Maharuddin.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Dampingi Mendagri dan Menteri PKP Serahkan Rumah untuk Keluarga Korban Demontrasi

Ia menjelaskan, terdapat sekitar 20 lapak yang selama ini berdiri di atas fasilitas umum dan telah direlokasi maupun dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya. Bahkan, beberapa lapak diketahui telah berdiri selama puluhan tahun.

Menurutnya, keberhasilan penataan di kawasan Telkomas menjadi bukti bahwa komunikasi yang baik mampu menghasilkan solusi tanpa menimbulkan konflik.

“Kami akan terus melakukan penataan secara bertahap di seluruh wilayah Kecamatan Biringkanaya terhadap bangunan yang memanfaatkan fasilitas umum tidak sesuai peruntukannya,” tuturnya.

Dia berharap penataan kawasan ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan lingkungan yang lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman.

Selain memperindah kawasan, penataan tersebut juga bertujuan mengembalikan fungsi fasilitas umum, memperlancar arus lalu lintas, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan Telkomas.

Maharuddin juga menyampaikan apresiasi kepada para pedagang yang telah mendukung upaya pemerintah. Sikap kooperatif masyarakat dinilai menjadi kunci sehingga proses penataan berlangsung lancar tanpa gesekan.

“Kami tetap mengedepankan dialog, edukasi, dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk membongkar sendiri bangunannya,” tegasnya.

Sedangkan, Lurah Berua, Andi Surianti, mengatakan keberhasilan pembongkaran mandiri tersebut merupakan hasil dari komunikasi yang intensif antara pemerintah dengan para pedagang.

Baca Juga :  Kadis Kominfo Makassar Paparkan Transformasi Digital di Seminar Nasional UGM

“Lapak-lapak yang telah berdiri kurang lebih selama 30 tahun akhirnya dibongkar secara mandiri oleh para pemiliknya setelah kami melakukan pendekatan secara persuasif,” ujarnya.

Ia berharap penataan kawasan tersebut menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih rapi, aman, dan nyaman, sekaligus mengembalikan fungsi fasilitas umum untuk kepentingan masyarakat luas.

“Kami berharap kerjasama semua pihak. Kami bersama Pemerintah Kecamatan Biringkanaya turun langsung membersihkan sisa-sisa bangunan agar kawasan ini kembali bersih, tertata, dan nyaman dilalui masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan pembersihan dipimpin langsung oleh Camat Biringkanaya Maharuddin, didampingi Sekretaris Kecamatan Biringkanaya Ryan Nugraha Palamba Tarukallo serta Lurah Berua Andi Surianti.

Turut hadir Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Biringkanaya Adi Muliadi Jacub Sammana bersama personel BKO Satpol PP Kecamatan Biringkanaya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua RT 05 Mayor Purnawirawan Sattu Pakanan dan Ketua RW 04 Firman yang turut mendukung proses penataan kawasan agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (*)

Berita Terkait

Wali Kota Munafri Dampingi Menag RI Canangkan Gerbang Moderasi Indonesia Pertama di Makassar
Wali Kota Makassar Instruksikan Camat Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 15 Kecamatan, Libatkan UMKM
BPBD Makassar Perkuat Inovasi SALAMA, Bangun Budaya Sadar Bencana Sejak Usia Dini
Reuni ke-II PPGT Sangsangallaran Dihiasi Spanduk Penolakan Geothermal
HMI Sulsel Evaluasi Pakta Integritas, Desak Supervisi Penanganan Dugaan Pungli Pengadaan Alsintan di Soppeng
Tak Sekadar Terima Laporan, Appi Turun Langsung Cek Aliran Air PDAM di Permukiman Warga
APK Indonesia Desak BPN Gowa Evaluasi Total PTSL Tombolo, Audit Dugaan Cacat Administrasi dan Sertipikat Bermasalah
DPP HIPMA Gowa Desak DPRD Tuntaskan Hak Angket: Jangan Sandera Rakyat Dengan Kegaduhan Politik

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:25 WIB

Wali Kota Munafri Dampingi Menag RI Canangkan Gerbang Moderasi Indonesia Pertama di Makassar

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:53 WIB

Wali Kota Makassar Instruksikan Camat Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 15 Kecamatan, Libatkan UMKM

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:46 WIB

Lewat Pendekatan Humanis, Lapak Berdiri 30 Tahun di Telkomas Dibongkar Mandiri

Senin, 6 Juli 2026 - 15:16 WIB

Reuni ke-II PPGT Sangsangallaran Dihiasi Spanduk Penolakan Geothermal

Senin, 6 Juli 2026 - 14:59 WIB

HMI Sulsel Evaluasi Pakta Integritas, Desak Supervisi Penanganan Dugaan Pungli Pengadaan Alsintan di Soppeng

Berita Terbaru