Pemkot Makassar Serahkan 108 Ijazah Kesetaraan, Achi Soleman: Pendidikan Hak Semua Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar, terus menunjukkan komitmennya dalam menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan, tanpa memandang usia, latar belakang, maupun kondisi sosial ekonomi.

Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui penyerahan ijazah Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C kepada warga belajar yang telah menyelesaikan pendidikannya melalui jalur nonformal.

Penyerahan ijazah dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Biringkanaya.

“Pendidikan adalah hak semua warga negara, tanpa batasan usia maupun latar belakang,” kata Achi, Sabtu (11/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Achi juga menjelaskan bahwa Paket A merupakan pendidikan setara SD, Paket B setara SMP, sedangkan Paket C setara SMA.

Seluruh program tersebut memberikan ijazah resmi yang diakui negara sehingga dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan maupun memenuhi persyaratan dunia kerja.

Program tersebut diselenggarakan melalui Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

SKB merupakan satuan pendidikan nonformal yang dikelola langsung oleh pemerintah melalui Dinas Pendidikan. Di Kota Makassar, SKB berada di bawah pembinaan Bidang PAUD dan Pendidikan Kesetaraan Dinas Pendidikan Kota Makassar.

Sementara itu, PKBM merupakan lembaga pendidikan nonformal yang didirikan, dikelola, dan dikembangkan oleh masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam memperluas akses layanan pendidikan.

Kedua lembaga tersebut melayani masyarakat yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formal, seperti remaja putus sekolah, pekerja, hingga orang dewasa.

Baca Juga :  Tabebuya untuk Makassar Asri, Munafri Serukan Harmoni dan Kebersihan Lingkungan

Proses pembelajaran dirancang lebih fleksibel sehingga memungkinkan peserta tetap bekerja sambil menempuh pendidikan.

“Selain pembelajaran akademik, peserta juga dibekali berbagai keterampilan yang dapat menunjang kehidupan dan dunia kerja,” terang Achi.

Disebutkan, pada kesempatan tersebut sebanyak 108 warga belajar SKB menerima ijazah pendidikan kesetaraan, mulai dari Paket A, Paket B hingga Paket C.

Para penerima berasal dari berbagai latar belakang, di antaranya personel Satgas drainase dari Dinas PU, Satgas Kebersihan, tenaga cleaning service di rumah sakit, serta masyarakat umum yang mengikuti program pendidikan kesetaraan.

Lanjut dia, yang paling membanggakan adalah semangat mereka untuk terus belajar. Warga belajar dari Satgas memiliki motivasi yang luar biasa.

“Tidak mudah bagi seseorang untuk belajar sambil tetap bekerja, tetapi mereka mampu membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk mendapatkan pendidikan,” ungkapnya.

Achi menjelaskan, khusus dari Satgas tersebut terdapat 50 orang yang berhasil menyelesaikan Program Paket A atau pendidikan setara Sekolah Dasar (SD).

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan menjadi akhir, melainkan awal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Antusiasme mereka sangat luar biasa. Setelah lulus Paket A, mereka akan melanjutkan pembelajaran ke Paket B. Kami ingin mereka terus melanjutkan hingga memperoleh ijazah yang lebih tinggi,” jelasnya.

Ia mengatakan, program pendidikan kesetaraan tidak hanya bertujuan memberikan ijazah, tetapi juga meningkatkan harkat, martabat, dan peluang hidup masyarakat.

Salah satu tujuan utamanya adalah mengangkat derajat, harkat, dan martabat mereka. Kalau sudah memiliki ijazah, tentu kesempatan mereka akan lebih terbuka.

Baca Juga :  DPRD Makassar Dukung Program Seragam Gratis, Harapkan Pelaksanaan Optimal

“Bisa saja suatu saat mereka tidak lagi bekerja sebagai Satgas Peralihnasa, tetapi karena sudah memiliki ijazah, mereka memiliki peluang mencari pekerjaan yang lebih baik,” katanya.

Ia menegaskan, penyerahan ijazah tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Makassar, lewat Disdik dalam memperluas akses pendidikan berkualitas melalui jalur pendidikan nonformal.

“Selamat kepada seluruh warga belajar yang telah dinyatakan lulus. Perjalanan baru untuk meraih masa depan yang lebih cerah resmi dimulai hari ini,” ucapnya.

“Jangan pernah lelah untuk belajar. Bagi masyarakat yang sempat putus sekolah, SKB dan PKBM siap menjadi jembatan untuk mewujudkan impian,” tambah dia.

Program pendidikan kesetaraan ini juga sejalan dengan kebijakan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat.

Salah satu langkah strategis yang telah dilakukan Pemerintah Kota Makassar adalah membentuk dan mengukuhkan Relawan Tim Aksi Pengembalian Anak Tidak Sekolah (ATS).

Tim tersebut bertugas mendata, mendampingi, dan mengembalikan anak-anak maupun warga yang putus sekolah agar kembali memperoleh layanan pendidikan, baik melalui jalur formal maupun nonformal.

“Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kota Makassar berharap tidak ada lagi warga yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena faktor usia, pekerjaan, maupun kondisi ekonomi, sehingga kualitas sumber daya manusia di Kota Makassar terus meningkat secara merata,” harapnya. (*)

Berita Terkait

Dampingi Direktur SD Kemendikdasmen di Makassar, Kadis Pendidikan Dorong Sekolah di Kepulauan Jadi Prioritas Revitalisasi
Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Kadisdik Makassar Sidak Sekolah Pastikan Verifikasi Transparan
SPMB 2026 Berjalan Transparan, Disdik Makassar Umumkan Hasil Jalur Non-Domisili Aman dan Lancar
Ketua LPPM STIA Abdul Haris Makassar Paparkan Arsitektur Single Window Service pada Bimtek SIKS-NG di Maros
Pantau Verifikasi SPMB 2026, Wali Kota Munafri Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Titipan dan Calo
SPMB Makassar 2026 Dibuka 8 Juni, Disdik Minta Orang Tua Segera Buat Akun dan Siapkan Dokumen
Wali Kota Munafri Tekankan Adab dan Etika Siswa Lewat Kurikulum Berbasis Kearifan Lokal
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Program KKN Berdampak UNIFA 2026

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:34 WIB

Pemkot Makassar Serahkan 108 Ijazah Kesetaraan, Achi Soleman: Pendidikan Hak Semua Warga

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:36 WIB

Dampingi Direktur SD Kemendikdasmen di Makassar, Kadis Pendidikan Dorong Sekolah di Kepulauan Jadi Prioritas Revitalisasi

Senin, 22 Juni 2026 - 18:15 WIB

Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Kadisdik Makassar Sidak Sekolah Pastikan Verifikasi Transparan

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:33 WIB

SPMB 2026 Berjalan Transparan, Disdik Makassar Umumkan Hasil Jalur Non-Domisili Aman dan Lancar

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:15 WIB

Ketua LPPM STIA Abdul Haris Makassar Paparkan Arsitektur Single Window Service pada Bimtek SIKS-NG di Maros

Berita Terbaru