PTKP Badko HMI Sulsel Warning Polda Sulsel Soal Maraknya Rokok Ilegal

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda (PTKP) Badko HMI Sulawesi Selatan mendesak Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan untuk segera mengambil langkah tegas dalam memberantas peredaran rokok ilegal yang semakin marak di berbagai wilayah Sulawesi Selatan. Praktik ini dinilai tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merugikan negara dari sisi penerimaan pajak dan cukai, serta menciptakan ketimpangan ekonomi yang menguntungkan kelompok tertentu.

Menurut Muh. Rafly Tanda, peredaran rokok ilegal saat ini telah mengakar dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Kondisi tersebut, kata dia, tidak terlepas dari lemahnya penegakan hukum dan adanya pembiaran yang berlangsung dalam waktu lama.

“Peredaran rokok ilegal sudah mengakar di hampir seluruh sektor masyarakat. Hal ini terjadi karena pembiaran yang terus-menerus. Aparat penegak hukum seharusnya mengambil langkah tegas, bukan justru terkesan membiarkan. Bahkan tidak menutup kemungkinan ada dugaan permainan oleh oknum tertentu,” tegasnya.

Baca Juga :  Satu-Satunya dari Sulsel, Booth Dekranasda Makassar Pikat Pengunjung Inacraft

Ia menilai, secara ekonomi, rokok ilegal memang mempermudah akses masyarakat karena harganya lebih murah. Namun di sisi lain, praktik tersebut menyebabkan kerugian negara yang signifikan akibat hilangnya penerimaan cukai hasil tembakau. Padahal, penerimaan tersebut seharusnya dapat digunakan untuk pembangunan daerah, pembiayaan kesehatan, hingga program kesejahteraan masyarakat.

“Secara kasat mata masyarakat merasa diuntungkan karena harga murah. Tetapi sesungguhnya negara dirugikan. Pajak dan cukai hasil tembakau yang seharusnya terdistribusi untuk kepentingan publik justru hilang. Ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi persoalan serius dalam negara hukum,” lanjutnya.

PTKP Badko HMI Sulsel juga menyoroti bahwa peredaran rokok ilegal merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, yang melarang produksi, distribusi, maupun penjualan barang kena cukai tanpa pita cukai resmi. Karena itu, pembiaran terhadap praktik ini dinilai sebagai bentuk lemahnya pengawasan dan penegakan hukum.

“Ini negara hukum. Masa iya rokok ilegal menjamur dan dibiarkan begitu saja? Kalau memang ada mekanisme legalisasi, jalankan sesuai aturan. Jangan dibiarkan berkembang tanpa kepastian hukum. Ini justru membuka ruang praktik ilegal yang sistematis,” tambahnya.

Baca Juga :  Lewat Trade Expo 2025, Jadi Panggung Produk Lokal Menuju Pasar Dunia

PTKP Badko HMI Sulsel mendesak Polda Sulsel untuk:

• Melakukan operasi terpadu pemberantasan rokok ilegal di seluruh wilayah Sulawesi Selatan

• Menelusuri jaringan distribusi hingga ke tingkat pemasok utama

• Menindak tegas oknum yang terlibat tanpa pandang bulu

• Berkoordinasi dengan Bea Cukai dan pemerintah daerah untuk pengawasan berkelanjutan

“Kami mendesak Polda Sulsel mengambil langkah tegas tanpa pandang bulu. Berantas rokok ilegal. Penegakan hukum harus hadir untuk melindungi kepentingan negara dan masyarakat,” tutup Muh. Rafly Tanda.

PTKP Badko HMI Sulsel menegaskan akan terus mengawal isu ini sebagai bagian dari komitmen terhadap penegakan hukum, transparansi, dan perlindungan kepentingan publik di Sulawesi Selatan.

Berita Terkait

Wali Kota Makassar Dorong Kader IMM Berdaya, Garap Dua Lorong Urban Farming
“Melek Untuk Kerbermanfaatan” Ketua Umum HMI Cabang Soppeng Nursandi Ucapkan Dirgahayu Soppeng ke-765
Idulfitri sebagai Ruang Simulasi Sosial: Antara Spiritualitas dan Representasi
Momentum Milad ke-79, HMI Cabang Soppeng Pererat Silaturahmi Melalui Buka Puasa Bersama
Ketua BADKO HMI Sulsel Bidang PTKP Desak Kapolri Usut Tuntas Teror Penyiraman Air Keras
Dari Aktivis HMI ke Panggung Kepemudaan: Profil Ahmad Perdana Putra, Sekretaris KNPI Sulsel
Dendy Malik Soroti Polemik Surat Aksi, Tegaskan Independensi HMI Harga Mati
Program Talenta Kota Resmi Diluncurkan, MCH Jadi Motor Ekosistem Kreatif Makassar

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 20:05 WIB

PTKP Badko HMI Sulsel Warning Polda Sulsel Soal Maraknya Rokok Ilegal

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:49 WIB

Wali Kota Makassar Dorong Kader IMM Berdaya, Garap Dua Lorong Urban Farming

Senin, 23 Maret 2026 - 21:58 WIB

“Melek Untuk Kerbermanfaatan” Ketua Umum HMI Cabang Soppeng Nursandi Ucapkan Dirgahayu Soppeng ke-765

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:27 WIB

Idulfitri sebagai Ruang Simulasi Sosial: Antara Spiritualitas dan Representasi

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:45 WIB

Momentum Milad ke-79, HMI Cabang Soppeng Pererat Silaturahmi Melalui Buka Puasa Bersama

Berita Terbaru