Mahasiswa KKN-T Gelombang 116 UNHAS Paparkan Program Kerja melalui Seminar Awal di Kelurahan Lakessi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Posko COMEL Kelurahan Lakessi melaksanakan Seminar Awal Program Kerja di Kantor Lurah Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (13/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan memaparkan rencana program kerja kelompok dan individu yang telah disusun berdasarkan hasil observasi lapangan sebagai langkah awal pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.

Seminar dihadiri sekitar 40 peserta yang terdiri atas Pemerintah Kelurahan Lakessi, tokoh masyarakat, tokoh adat, staf sekolah, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin, mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, serta masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa mempresentasikan satu program kerja kelompok, yaitu Pelatihan dan Demonstrasi Pembuatan Briket Biorang dari Sekam Padi sebagai Energi Biomassa, serta tujuh program kerja individu dari berbagai disiplin ilmu yang akan dilaksanakan selama masa KKN di Kelurahan Lakessi.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan adanya sesi tanya jawab antara mahasiswa dan peserta seminar. Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian berasal dari Kepala SD Negeri 9 Pangkajene terkait pelaksanaan program Penyuluhan Keselamatan Kelistrikan (Electrical Safety Awareness). Pertanyaan tersebut menyoroti metode pelaksanaan kegiatan, apakah akan dilakukan melalui praktik maupun teori atau hanya berupa sosialisasi.

Baca Juga :  Guru Besar Unhas, Prof. Ilmar: Gugatan Perwali RT/RW ke PTUN, Salah Alamat!

Menanggapi hal tersebut, pemateri program, M. Azka Fadhil, menjelaskan bahwa kegiatan akan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi interaktif yang didukung dengan penyampaian materi keselamatan kelistrikan serta pembagian stiker Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada peserta sebagai media edukasi.

Dalam diskusi yang sama, Ibu Sekretaris Kecamatan turut memberikan penjelasan kepada pihak sekolah bahwa mahasiswa KKN membawa pengetahuan dan pengalaman akademik yang diperoleh di bangku perkuliahan untuk dibagikan kepada peserta didik. Bentuk penyampaian materi nantinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan sekolah, baik melalui pendekatan teori maupun praktik sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan mudah dipahami.

Selain itu, masyarakat juga memberikan sejumlah masukan, di antaranya pentingnya pendampingan bagi pelaku UMKM dalam proses pengurusan Sertifikat Halal. Peserta seminar juga menyampaikan bahwa Koperasi Desa telah terbentuk sepenuhnya, namun masih menghadapi kendala administrasi berupa belum terbitnya Nomor Induk Koperasi (NIK) dan Akta Pendirian Koperasi.

Baca Juga :  Langkah Awal Pengabdian: Seminar Program Kerja KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin di Desa Ciro-Ciroe

Koordinator Posko KKN-T Gelombang 116 Kelurahan Lakessi, Ibnu Zaqy Alfarezel Azis, mengatakan, “Seminar Program Kerja pada hari ini merupakan langkah awal dalam pelaksanaan KKN-T. Melalui forum ini, kami ingin memaparkan rencana program kerja yang telah kami susun berdasarkan hasil observasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat. Kami berharap program-program yang kami tawarkan tidak hanya menjadi agenda kegiatan selama KKN, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata, relevan dengan kondisi masyarakat, serta mendukung pembangunan dan pemberdayaan di Kelurahan Lakessi.”

Melalui seminar ini, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap seluruh program kerja dapat terlaksana secara optimal melalui kolaborasi dengan pemerintah kelurahan, instansi terkait, dan masyarakat sehingga memberikan dampak positif bagi pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Lakessi.

Berita Terkait

Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026
Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026
Rembuk Pendidikan HMI Sulsel: Guru, Kepsek, Moral Siswa hingga Pangadakkang Jadi Sorotan
Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat
Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan
Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi
Dosen dan Mahasiswa KKN STIA Abdul Haris Makassar Latih Aparatur Desa Bonto Bunga Susun SOP Pelayanan Publik
Munafri-Aliyah Bersama Ribuan Warga Semarakkan Maulid Akbar Pesisir di Paotere

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Rembuk Pendidikan HMI Sulsel: Guru, Kepsek, Moral Siswa hingga Pangadakkang Jadi Sorotan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan

Berita Terbaru