Pokja Bunda PAUD Makassar Gelar Pelatihan, Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, mengajak stakeholder untuk bersama-sama mewujudkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif di Kota Makassar.

Ajakan tersebut ia sampaikan saat membuka kegiatan Pelatihan PAUD Holistik Integratif bertajuk “Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Melalui Program Holistik Integratif” di Hotel Aryaduta, Sabtu (20/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bunda PAUD Kecamatan se-Kota Makassar, organisasi perempuan, Ketua IGTKI Kota Makassar beserta para ketua IGTKI Kecamatan, Ketua HIMPAUDI Kota Makassar, serta para kepala sekolah dan guru PAUD/Taman Kanak-kanak negeri maupun swasta.

Dalam sambutannya, Melinda menekankan Pendidikan Anak Usia Dini memiliki peran yang sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak, khususnya pada masa golden age (0–6 tahun). Menurutnya, periode ini merupakan fase emas ketika otak anak berkembang dengan sangat pesat.

“Pada masa inilah anak-anak belajar nilai moral, sosial, bahasa, serta emosi. Karena itu, PAUD hadir untuk memberikan bekal sejak dini agar mereka tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, dan berkarakter,” ujarnya.

Melinda menjelaskan, program PAUD Holistik Integratif dirancang untuk menghadirkan layanan pendidikan yang menyeluruh. Layanan tersebut meliputi aspek pendidikan yang sesuai, pemenuhan gizi, pengasuhan yang baik, pembentukan karakter, serta perlindungan anak secara terpadu.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Tekankan Adab dan Etika Siswa Lewat Kurikulum Berbasis Kearifan Lokal

“Melalui pelatihan ini, saya berharap para pendidik semakin memahami dan mampu menerapkan pendekatan holistik integratif dalam kegiatan sehari-hari di lembaga masing-masing. Sehingga anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, ceria, serta berakhlak mulia,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, narasumber, dan peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kerja sama semua pihak akan semakin memperkuat komitmen menghadirkan PAUD berkualitas di Makassar.

Kegiatan ini turut menghadirkan sejumlah narasumber. Diantaranya dari Dinas Pendidikan Kota Makassar, Nuraeni menyampaikan materi terkait Pemanfaatan Perkembangan Dan Pencatatan Kesehatan Anak.

“Dua hal yang perlu dilakukan orang tua, pengasuh dan pendidik yaknu memenuhi kebutuhan dasar anak untuk tumbuh kembang yang optimal dan melakukan kegiatan yang berkualitas dan komprehensif bagi anak melalui kegiatan SDIDTK,” ujarnya.

Selain itu, hadir pula perwakilan BPOM, Ahmad Lalo, yang menjelaskan pentingnya keamanan pangan jajanan anak di sekitar sekolah. Ia menekankan perlunya pengawasan bersama agar anak-anak mendapatkan asupan makanan yang sehat dan aman.

“Ada 5 kunci keamanan pangan, yakni jagalah kebersihan, pisahkan pangan mentah dari pangan matang, masaklah dengan benar, jagalah pangan pada suhu aman dan gunakan air dan bahan baku yang aman,” jelasnya.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Dorong Sinergi Pemuda dan Pemerintah di Muscab PC IMM Makassar ke-34

Semantara itu, Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Makassar, Yasmain Gasba memaparkan terkait rencana tindak lanjut program PAUD Holistik Integratif. Ia mengatakan tujuan umum program ini adalah mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia.

“Tujuan secara khusus program ini menargetkan empat hal pokok, yakni terpenuhinya kebutuhan esensial anak usia dini, terlindunginya anak dari kekerasan dan eksploitasi, terselenggaranya pelayanan terintegrasi antar lembaga; serta terwujudnya komitmen bersama antara orang tua, masyarakat, dan pemerintah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yasmain menjelaskan lima layanan utama yang wajib dipenuhi dalam PAUD Holistik Integratif. “Harus memenuhi layanan pendidikan, layanan kesehatan gizi dan perawatan, layanan pengasuhan, layanan perlindungan, serta layanan kesejahteraan,” tambahnya.

Selain sesi seminar, area kegiatan ini juga diwarnai partisipasi pelaku UMKM, komunitas kreatif, hingga penerbit buku nasional seperti Erlangga yang menghadirkan literatur pendukung pengasuhan anak. Hal ini menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap pendidikan anak usia dini di Kota Makassar.

Berita Terkait

Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Kadisdik Makassar Sidak Sekolah Pastikan Verifikasi Transparan
Wali Kota Makassar Perkuat Kolaborasi Penanganan Stunting dengan BKKBN Sulsel
Kunjungi Pulau Terluar Makassar, Appi dan Kapolda Sulsel Perkuat Kepedulian untuk Warga Sangkarrang
Jelang IGS 2026, Kawasan Losari hingga CPI Disterilkan Sambut Delegasi Mancanegara
Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa Dorong Penguatan Peran Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan Menuju Apresiasi 2026 yang Berdampak
Lewat APBD 2026, Pemkot Makassar Alokasikan Rp27,2 Miliar untuk Lindungi 81 Ribu Pekerja Rentan dan 45 Ribu Peserta JHT
SPMB 2026 Berjalan Transparan, Disdik Makassar Umumkan Hasil Jalur Non-Domisili Aman dan Lancar
Munafri Kunjungi Korban Kebakaran di Jalan Sultan Alauddin III, Pastikan Bantuan dan Hunian Sementara Terpenuhi

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 18:15 WIB

Hari Pertama SPMB Jalur Domisili, Kadisdik Makassar Sidak Sekolah Pastikan Verifikasi Transparan

Senin, 22 Juni 2026 - 13:26 WIB

Wali Kota Makassar Perkuat Kolaborasi Penanganan Stunting dengan BKKBN Sulsel

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:28 WIB

Jelang IGS 2026, Kawasan Losari hingga CPI Disterilkan Sambut Delegasi Mancanegara

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:02 WIB

Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa Dorong Penguatan Peran Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan Menuju Apresiasi 2026 yang Berdampak

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:32 WIB

Lewat APBD 2026, Pemkot Makassar Alokasikan Rp27,2 Miliar untuk Lindungi 81 Ribu Pekerja Rentan dan 45 Ribu Peserta JHT

Berita Terbaru