Perkuat Peran Kader Posyandu, Madani Sahitya Indonesia Gelar TOT Pemanfaatan Lahan Menjadi Media Apotik Hidup

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAROS – Upaya penguatan Kader Posyandu dalam Pencegahan dan penanganan Stunting, terus dilakukan. Ini terlihat dari kegiatan yang dilakukan oleh Madani Sahitya Indonesia, yang melaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu, Dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting, serta Training Of Trainer (TOT) Pemanfaatan Lahan Pekarangan Menjadi Apotik Hidup. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (08/05/26), Di Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros.

Fitriani Syamsuar, S.Pd, Selaku Sekretaris I Tim Penggerak PKK Kabupaten Maros, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa Kader PKK mempunyai peran besar dalam mendorong perilaku hidup sehat di masyarakat dengan mengoptimalkan Lahan pekarangan keluarga yang dijadikan sebagai media apotik hidup, sehingga dapat menyediakan tanaman herbal sebagai pendukung dalam pencegahan stunting.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Tambah Armada Sampah Lewat APBD Perubahan

Dalam pemaparan selanjutnya, Yudhi Abdi Wibowo, M.Tr A.P, Selaku direktur Madani Sahitya Indonesia menyampaikan bahwa, sangat penting kolaborasi lintas sektor dalam melakukan Pencegahan stunting.

Stunting adalah isu multi dimensi, diperlukan patusipasi aktif, seluruh elemen masyarakat agar upaya pencegahan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan, tutup Yudhi AW, yang juga seorang akademisi.

Hasmawati, S.Kep., M.Kes Selaku Kepala Bagian Kesehatan Masyarakat, yang hadir bersama Tim Kerja Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Maros,  menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kegiatan ini. Ia menekankan bahwa penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau tenaga kesehatan, tetapi seluruh komponen masyarakat.

Baca Juga :  Sambut Rakernas HDCI, Munafri: Makassar Siap Jadi Rumah Besar Event Nasional

“Stunting harus dicegah sejak dini dan membutuhkan kerja bersama. Kader posyandu adalah ujung tombak di lapangan, sehingga pelatihan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kapasitas mereka,” ungkapnya.

Kegiatan ini, di Akhiri dengan melatih peserta bagaimana membuat media tanam dengan bahan alternatif yang di dampingi oleh, Nurhadi, SP danTim  yang merupakan seorang praktisi pertanian.

Kegiatan ini dihadiri oleh, Bidan Desa Se-Kecamatan  Tanralili, Ketua Kader Posyandu Se-Kecamatan Tanralili, Tokoh Masyarakat,  Organisasi Masyarakat Sipil, Tokoh Perempuan, dan Elemen Masyarakat.

Berita Terkait

Aliyah Mustika Ilham Usulkan Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Wali Kota Munafri Wajibkan OPD Makassar Pilah Sampah dari Sumber
Wali Kota Munafri Pimpin Plogging HLH 2026, Ingatkan Warga Makassar Soal Sampah dan Iklim
Dipusatkan di Wajo, Hari LH Sedunia Perkuat Komitmen Makassar Menuju Zero Waste 2029
Dukung Stadion Untia, PIP Serahkan Aset ke Pemkot Makassar
Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa Ajak Kader PKK Jadi Pelopor Keluarga Cerdas Berinternet di Era Digital
10 Kandidat Berebut 5 Kursi Pimpinan Baznas Makassar, Appi Pastikan Seleksi Transparan
Lantik 167 PNS, Appi Minta ASN Baru Siap Kerja, Bukan Sekadar Cari Aman

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:29 WIB

Aliyah Mustika Ilham Usulkan Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:40 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Wali Kota Munafri Wajibkan OPD Makassar Pilah Sampah dari Sumber

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:36 WIB

Wali Kota Munafri Pimpin Plogging HLH 2026, Ingatkan Warga Makassar Soal Sampah dan Iklim

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:28 WIB

Dukung Stadion Untia, PIP Serahkan Aset ke Pemkot Makassar

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:10 WIB

Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa Ajak Kader PKK Jadi Pelopor Keluarga Cerdas Berinternet di Era Digital

Berita Terbaru