Dugaan Pungli Alsintan; HMI Sulsel Nilai Polres Soppeng Krisis Kepastian Hukum

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, SOPPENG — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Selatan menilai penanganan dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) di Kabupaten Soppeng mengalami krisis kepastian hukum. Lambannya proses penanganan perkara tersebut dinilai memunculkan keraguan publik terhadap keseriusan aparat dalam menindak dugaan praktik yang merugikan petani dan berpotensi mengganggu ketahanan pangan daerah.

Fungsionaris Badko HMI Sulsel Bidang PTKP, Abdul Azis Nasar, menegaskan bahwa hingga saat ini belum terlihat perkembangan signifikan atas dugaan pungli alsintan yang telah menjadi perhatian publik. Kondisi tersebut dinilai memperlihatkan lemahnya kepastian hukum serta berpotensi menimbulkan asumsi adanya pembiaran terhadap praktik pungutan tidak sah dalam distribusi bantuan pemerintah.

“Dari lambannya penanganan kasus dugaan pungli alsintan tersebut, kami menilai Polres Soppeng mengalami krisis kepastian hukum. Karena itu, kami mendesak Kejati Sulsel dan Polda Sulsel untuk segera mengambil alih penanganan perkara ini,” tegas Abdul Azis Nasar.

Baca Juga :  Dendy Malik Soroti Polemik Surat Aksi, Tegaskan Independensi HMI Harga Mati

Menurutnya, dugaan pungli terhadap bantuan alsintan merupakan persoalan serius karena berkaitan langsung dengan sektor pertanian dan kesejahteraan petani. Bantuan pemerintah yang seharusnya diberikan secara utuh justru diduga menjadi objek pungutan yang membebani kelompok tani.

HMI Sulsel menilai praktik pungli dalam distribusi alsintan tidak hanya merugikan masyarakat penerima, tetapi juga berpotensi masuk dalam kategori kejahatan yang berdampak pada ketahanan pangan. Jika dibiarkan, hal tersebut dapat melemahkan produktivitas pertanian serta merusak tujuan program pemerintah dalam meningkatkan hasil produksi petani.

Baca Juga :  Tiga Mantan Ketum PB HMI Bagikan Wawasan Strategis di LK II Soppeng

“Kami yakin dan percaya institusi penegak hukum di Sulawesi Selatan masih memiliki taring untuk menindak tegas para pelaku pungli. Ini adalah kejahatan terhadap sektor pangan yang secara langsung merugikan petani dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” lanjutnya.

HMI Sulsel juga mendesak agar proses penanganan perkara dilakukan secara transparan dan profesional dengan menelusuri seluruh pihak yang diduga terlibat. Penegakan hukum yang tegas dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan program bantuan pertanian berjalan sesuai peruntukannya.

HMI Sulsel menegaskan akan terus mengawal kasus dugaan pungli alsintan di Kabupaten Soppeng hingga terdapat kepastian hukum yang jelas, serta meminta aparat penegak hukum bertindak cepat, objektif, dan tanpa pandang bulu.

Berita Terkait

Perkuat Peran Kader Posyandu, Madani Sahitya Indonesia Gelar TOT Pemanfaatan Lahan Menjadi Media Apotik Hidup
Gelar Diskusi di Gereja Toraja Jemaat Wala: Pemuda, Mahasiswa dan Masyarakat Sangalla’ Sepakat Tolak Geothermal
Melinda Aksa Tinjau Kebun Aku Hatinya PKK di Ujung Pandang, Dorong Kemandirian Pangan Keluarga
Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Wali Kota Munafri Kerahkan Tim ATS Jemput Siswa Kembali Sekolah
Di Bawah Langit Karebosi, Buruh dan Pemkot Makassar Duduk Bersama, Aspirasi Tanpa Konfrontasi
Munafri-Aliyah Rangkul Buruh, Peringati May Day 2026 Bersama Lewat Fun Walk
Munafri Tinjau Urban Farming di Tamalate–Wajo, Targetkan Kemandirian Pangan Bagi Warga
Peringati Hari Posyandu Nasional, TP PKK Makassar Dorong Layanan Kesehatan Lebih Optimal

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:40 WIB

Perkuat Peran Kader Posyandu, Madani Sahitya Indonesia Gelar TOT Pemanfaatan Lahan Menjadi Media Apotik Hidup

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:34 WIB

Gelar Diskusi di Gereja Toraja Jemaat Wala: Pemuda, Mahasiswa dan Masyarakat Sangalla’ Sepakat Tolak Geothermal

Senin, 4 Mei 2026 - 17:35 WIB

Melinda Aksa Tinjau Kebun Aku Hatinya PKK di Ujung Pandang, Dorong Kemandirian Pangan Keluarga

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:08 WIB

Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Wali Kota Munafri Kerahkan Tim ATS Jemput Siswa Kembali Sekolah

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:20 WIB

Di Bawah Langit Karebosi, Buruh dan Pemkot Makassar Duduk Bersama, Aspirasi Tanpa Konfrontasi

Berita Terbaru