Melinda Aksa Tinjau Kebun Aku Hatinya PKK di Ujung Pandang, Dorong Kemandirian Pangan Keluarga

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – TP PKK Kota Makassar kembali melanjutkan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) serta peninjauan langsung kebun Aku Hatinya PKK di sejumlah kecamatan sebagai bentuk komitmen memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Kali ini, kegiatan tersebut menyasar tiga kecamatan, yakni Kecamatan Bontoala, Kecamatan Wajo, dan Kecamatan Ujung Pandang, pada Senin (4/5/2026).

Di Kecamatan Ujung Pandang, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, turun langsung meninjau progres lahan yang akan dijadikan kebun Aku Hatinya PKK di Kelurahan Pisang Utara.

Kehadiran Melinda disambut Camat Ujung Pandang, Ketua TP PKK Kecamatan Ujung Pandang, beserta jajaran pengurus dan kader PKK setempat.

Dalam peninjauan tersebut, Melinda melihat langsung kondisi lahan, potensi pengembangan, serta kesiapan kader dalam mengelola kebun Aku Hatinya PKK.

“Kami melakukan peninjauan langsung untuk memastikan kesiapan lahan, pengelolaan, serta pemanfaatannya agar benar-benar berdampak bagi kebutuhan pangan keluarga,” ujarnya.

Baca Juga :  Pembina Dekranasda Makassar, Aliyah Mustika Ilham Tinjau Booth Dekranasda Makassar di INACRAFT

Melinda menekankan bahwa setiap kelurahan diharapkan mampu berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan berbasis rumah tangga.

“Konsep kebun Aku Hatinya PKK tidak hanya sekadar menanam, tetapi bagaimana setiap keluarga mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri. Mulai dari karbohidrat, protein, hingga vitamin dan mineral harus terpenuhi dalam kebun tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan menanam sayuran sendiri, masyarakat tidak hanya memperoleh sumber gizi yang baik, tetapi juga dapat menekan pengeluaran rumah tangga.

“Kalau kita tanam sendiri, tentu tidak perlu lagi membeli. Selain mencukupi kebutuhan keluarga, ini juga bisa menjadi peluang tambahan penghasilan,” tambahnya.

Melinda juga menegaskan pentingnya keberlanjutan program agar tidak hanya dilakukan saat penilaian lomba, tetapi menjadi kebiasaan jangka panjang masyarakat.

“Kebun ini harus berkelanjutan. Bukan hanya karena mau lomba, tapi memang dimanfaatkan terus untuk kebutuhan sehari-hari,” tegasnya.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Matangkan Kesiapan IGS Diplomatic Tour 2026 Bersama Forkopimda dan Kemenlu RI

Selain itu, Melinda turut mendorong penguatan konsep urban farming di tengah masyarakat yang dinilai sejalan dengan program Pemerintah Kota Makassar maupun kebijakan nasional dalam memperkuat ketahanan pangan.

“Program ini harus dimaksimalkan. Keterlibatan aktif kader PKK menjadi kunci keberhasilan implementasinya di lapangan,” katanya.

Selain di Kecamatan Ujung Pandang, TP PKK Kota Makassar juga melakukan kunjungan ke Kecamatan Wajo dan Kecamatan Bontoala dengan agenda serupa, yakni peninjauan kebun Aku Hatinya PKK dan pelaksanaan bimtek.

Dalam bimtek tersebut, para pengurus memberikan pemaparan terkait indikator penilaian, indikator kebun dan halaman Aku Hatinya PKK, serta penguatan program pendukung seperti pembentukan dapur B2SA dan gerakan SI HIJAU.

Melalui rangkaian kegiatan ini, TP PKK Kota Makassar berharap seluruh kecamatan dapat mengoptimalkan peran kebun Aku Hatinya PKK sebagai solusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa
Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman
BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat
600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar
Riset Advokasi HMI Sulsel: BPKP Tegaskan Pengawasan Berdasarkan Kewenangan, Dukungan Penyempurnaan Tata Kelola PSN
Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Resmi Buka Sao Raja Tana Daeng Festival 2026
Akan Tempuh Jalur Hukum, Auditor KONI: APAK & GRH Jangan Kaitkan Nama Wali Kota dengan Dana Hibah

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:41 WIB

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:01 WIB

Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:47 WIB

BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:35 WIB

Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber

Berita Terbaru