Wakil Wali Kota Makassar Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026, Terima Audiensi BPS Kota Makassar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Kantor Wali Kota Makassar, Rabu (15/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Aliyah didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Dahyal, S.Sos., M.Si., dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Dr. Mohammad Roem, S.STP., M.Si.

Sementara rombongan BPS Kota Makassar dipimpin Kepala BPS Kota Makassar, Abdul Hafid, didampingi Statistisi Ahli Madya Abdul Asman, Statistisi Ahli Muda Ramin, Petugas Lapangan SE2026 Zahara Jamatul Emran, Pemeriksa Lapangan SE2026 Reski, serta Humas BPS Kota Makassar Sunarti Amir.

Kepala BPS Kota Makassar, Abdul Hafid, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Makassar yang selama ini telah membantu pelaksanaan pendataan, khususnya melalui kolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika dalam menyosialisasikan Sensus Ekonomi kepada masyarakat.

Baca Juga :  Appi: Pemerintah, Pengusaha, dan Buruh Harus Jadi Segitiga Kuat Pembangunan

“Hingga pertengahan Juli 2026, capaian pendataan di Kota Makassar telah mencapai 41,8 persen. Meski demikian, BPS masih memiliki waktu hingga 31 Agustus 2026 untuk menyelesaikan seluruh target pendataan,” ujarnya

BPS berharap dukungan Pemerintah Kota Makassar dapat terus diperkuat melalui pemanfaatan videotron dan billboard milik pemerintah untuk menyosialisasikan Sensus Ekonomi 2026.

Dalam paparannya, BPS menjelaskan bahwa seluruh data yang dikumpulkan dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik. Penegasan tersebut penting mengingat masih terdapat pelaku usaha, khususnya di kawasan perdagangan dan niaga yang enggan memberikan data secara lengkap karena khawatir berkaitan dengan kewajiban perpajakan.

BPS juga menjelaskan bahwa proses wawancara kepada setiap responden rata-rata berlangsung sekitar 36 menit, sesuai hasil uji coba instrumen pendataan yang sebelumnya telah dilakukan melalui penyampaian kuesioner.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyambut baik audiensi tersebut dan mengapresiasi langkah BPS dalam membangun koordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Dorong Urban Farming Bukit Baruga Jadi Pilot Project Ketahanan Pangan Kota

Aliyah Mustika Ilham mengatakan, audiensi ini menjadi kesempatan untuk membahas secara langsung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 bersama jajaran BPS Kota Makassar.

Ia juga menanyakan batas waktu pelaksanaan pendataan agar informasi tersebut dapat disampaikan kepada seluruh perangkat daerah dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Makassar sehingga dapat memberikan perhatian dan mendukung kelancaran pendataan hingga selesai.

“Program ini merupakan agenda nasional yang membutuhkan dukungan seluruh pihak. Pemerintah Kota Makassar siap bersinergi, termasuk melalui media publikasi yang dimiliki pemerintah, agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan optimal dan target pendataan dapat tercapai tepat waktu,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, Pemerintah Kota Makassar dan BPS Kota Makassar sepakat untuk terus memperkuat koordinasi selama pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, termasuk melakukan pemantauan perkembangan pendataan secara berkala sehingga berbagai kendala di lapangan dapat segera ditindaklanjuti bersama.

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Makassar Ikuti Rapat Paripurna DPRD Secara Daring
KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Perkuat Sinergi melalui Seminar Awal Program Kerja di Desa Belawae
Awali Pengabdian di Arateng, Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Universitas Hasanuddin Gelombang 116 Gelar Seminar Program Kerja
Aliyah Mustika Ilham Tekankan Desain RSUD Daya Tampilkan Identitas Kota Makassar
Mahasiswa KKN-PK 69 Unhas Posko Kelurahan Lakessi Gelar Seminar Program Kerja Berbasis Peningkatan Kesehatan Masyarakat
Dinsos dan RSUD Daya Makassar Raih Penghargaan Ombudsman RI, Bukti Kualitas Pelayanan Publik Baik
Local Fest 2026 Hadir di Makassar, Bukti Kota Daeng Semakin Dilirik Event Nasional
Dipercaya Kemensos RI, Kota Makassar Masuk 40 Daerah Pilot Project Digitalisasi Bansos

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:50 WIB

Wakil Wali Kota Makassar Ikuti Rapat Paripurna DPRD Secara Daring

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:27 WIB

KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin Perkuat Sinergi melalui Seminar Awal Program Kerja di Desa Belawae

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:46 WIB

Wakil Wali Kota Makassar Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026, Terima Audiensi BPS Kota Makassar

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:55 WIB

Awali Pengabdian di Arateng, Mahasiswa KKN-T Inovasi Desa Universitas Hasanuddin Gelombang 116 Gelar Seminar Program Kerja

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:35 WIB

Mahasiswa KKN-PK 69 Unhas Posko Kelurahan Lakessi Gelar Seminar Program Kerja Berbasis Peningkatan Kesehatan Masyarakat

Berita Terbaru

DPRD Kota Makassar

Wakil Wali Kota Makassar Ikuti Rapat Paripurna DPRD Secara Daring

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:50 WIB