Sekda Zulkifly Dorong ITBM Bersinergi Sukseskan Program Mulia

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dalam mewujudkan program Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (Mulia).

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut dilakukan bersama Institut Teknologi dan Bisnis Maritim (ITBM) Balik Diwa, kampus yang dikenal fokus pada bidang perikanan, kemaritiman, dan bisnis berkelanjutan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menyampaikan Pemkot Makassar memberikan bantuan hibah kepada ITBM Balik Diwa sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan tinggi, khususnya di bidang riset dan inovasi kelautan.

“Ada bantuan hibah dari Pemerintah Kota Makassar untuk ITBM. Semoga bisa bermanfaat bagi mahasiswa dan pengembangan kegiatan akademik di kampus,” ujar Andi Zulkifly usai menerima Sivitas Akademika ITBM Balik Diwa di Ruang Rapat Sekda Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (14/10).

Lebih lanjut, mantan Camat Ujung Pandang itu mengungkapkan pihaknya akan mengagendakan kunjungan ke ITBM Balik Diwa. Termasuk penjajakan kerja sama terkait pengembangan program-program strategis Pemkot Makassar, seperti urban farming dan kesempatan bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk melanjutkan studi di ITBM.

“Kalau ada undangan perkuliahan atau kegiatan kampus, bisa diundang Pak Wali. Sekaligus nanti kita bisa tandatangani MoU yang berkaitan dengan program-program mulia seperti urban farming maupun peningkatan kapasitas ASN,” tambahnya.

Baca Juga :  BPBD Makassar Gandeng 23 Kampus Cetak 23 Ribu Relawan, Perkuat Mitigasi Darat, Laut, dan Udara

Terpisah, Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Maritim (ITBM) Muh Ikramullah Akmal menyampaikan pihaknya mendukung dan siap berkontribusi terhadap pembangunan daerah khususnya di Kota Makassar. Apalagi, saat ini Pemkot Makassar memiliki program urban farming.

Menurut Ikramullah, program urban farming yang dikembangkan Pemkot Makassar sangat relevan dengan fokus pengembangan pendidikan di ITBM Balik Diwa yang menitikberatkan pada bidang perikanan, kemaritiman, dan bisnis.

“ITBM Balik Diwa sangat mendukung kegiatan yang diinisiasi oleh Bapak Wali Kota, khususnya program urban farming. Saat ini tantangan terbesar kita adalah keterbatasan lahan dan ketersediaan pangan. Karena itu, kami siap memberikan dukungan dari sisi keilmuan dan riset,” ujar Ikramullah.

Ia menambahkan, ITBM Balik Diwa tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan tinggi, tetapi juga aktif melakukan pengabdian kepada masyarakat, terutama di wilayah kepulauan. Salah satu kegiatan yang rutin dilakukan adalah edukasi dan konservasi lingkungan di Pulau Barrang Caddi, yang menjadi salah satu fokus kampus tersebut dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

Baca Juga :  Safari Ramadan di Tamalanrea, Munafri Serahkan Paket Pangan Ramadan Untuk Dhuafa

“Kami aktif mengedukasi masyarakat di pulau, khususnya di Barrang Caddi. ITBM berkomitmen mendukung setiap langkah Pemkot Makassar dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan sadar akan pentingnya keberlanjutan sumber daya laut,” jelasnya.

Ikramullah juga menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara ITBM Balik Diwa dan Pemerintah Kota Makassar. Ia berharap kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang unggul di bidang kelautan dan perikanan, sekaligus mendorong keterlibatan mereka dalam kegiatan berbasis lingkungan perkotaan seperti urban farming.

“Kami sangat senang ITBM dan Pemerintah Kota Makassar dapat menjalin MoU. Kami berharap kolaborasi ini dapat berlanjut, khususnya dalam mendukung lahirnya generasi muda yang aktif dan inovatif di sektor kelautan, perikanan, dan bisnis maritim,” pungkasnya.

Sebagai informasi, ITBM Balik Diwa Makassar merupakan perguruan tinggi yang berdiri dengan visi menjadi pusat unggulan pendidikan di bidang teknologi, bisnis, dan maritim di kawasan Indonesia Timur.

Kampus ini berkomitmen menghasilkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan industri kelautan dan ekonomi biru, serta memiliki kepedulian terhadap isu-isu keberlanjutan lingkungan pesisir dan kepulauan. (*)

Berita Terkait

Ducting Sharing Masuk Tahap Pemantapan, Wali Kota Appi Siapkan Skema Investasi dan Perseroda
Air Sulit, LPG 3 Kg Langka, Petani Soppeng Terjepit: HMI Desak Pemda Bertindak
Kalla Youth Fest 2026 Segera Digelar, Appi Harap Jadi Event Lokal Kolaborasi MCH
Tekan Penularan TB, Pemkot Makassar Gencarkan Tracing di 339 Titik
Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa
Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman
BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat
600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Ducting Sharing Masuk Tahap Pemantapan, Wali Kota Appi Siapkan Skema Investasi dan Perseroda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Air Sulit, LPG 3 Kg Langka, Petani Soppeng Terjepit: HMI Desak Pemda Bertindak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Kalla Youth Fest 2026 Segera Digelar, Appi Harap Jadi Event Lokal Kolaborasi MCH

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Tekan Penularan TB, Pemkot Makassar Gencarkan Tracing di 339 Titik

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:41 WIB

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa

Berita Terbaru