Wali Kota Makassar Sentil Lurah dan Camat: Keteladanan Dimulai dari Menghargai Waktu

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menunjukkan sikap tegas terhadap kedisiplinan aparatur wilayah dengan menyoroti absennya sejumlah lurah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) persampahan di Makassar.

Dalam forum strategis yang membahas pengelolaan sampah hingga rencana pengolahan menjadi energi listrik tersebut, Munafri tidak hanya menekankan pentingnya kehadiran, tetapi juga komitmen nyata seluruh camat dan lurah sebagai garda terdepan pelayanan publik.

Orang nomor satu Kota Makassar itu, bahkan memberikan ultimatum dan peringatan keras terkait konsekuensi bagi aparatur yang tidak menunjukkan kedisiplinan tepat waktu rapat dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, persoalan sampah yang kian kompleks tidak bisa ditangani setengah hati, melainkan membutuhkan keteladanan, kekompakan, dan kerja kolektif yang solid dari seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat paling bawah.

Penegasan itu disampaikan dalam Rakor pengelolaan sampah yang digelar di Ruang Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Senin (6/4/2026), yang sekaligus menjadi momentum evaluasi kinerja aparatur wilayah dalam mendukung program prioritas kebersihan kota.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya keteladanan, kedisiplinan, dan kepemimpinan bagi camat dan lurah sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan di wilayah.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Raih Best Adoption of Government Marketplace Award 2025

Dalam arahannya, Munafri menyampaikan bahwa tugas sebagai penanggung jawab wilayah bukanlah hal yang ringan, karena berhubungan langsung dengan masyarakat.

Oleh karena itu, aparatur di tingkat kecamatan dan kelurahan dituntut mampu menjadi contoh, tidak hanya dalam sikap dan perilaku, tetapi juga dalam hal kedisiplinan waktu.

“Bagaimana kita bicara soal teladan kalau kita sendiri tidak menghargai waktu. Kehadiran tepat waktu juga bagian dari keteladanan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kepemimpinan yang jujur dan bertanggung jawab dalam menjalankan roda birokrasi.

Menurutnya, praktik saling melindungi dengan cara yang tidak tepat, seperti menutupi kesalahan atau mencari alasan, bukanlah cerminan kepemimpinan yang baik.

Lebih jauh, Munafri menekankan bahwa keberhasilan pemerintahan di tingkat wilayah sangat bergantung pada kolaborasi dan kekompakan antara camat dan lurah.

Dia mengingatkan bahwa keduanya harus berjalan seiring sebagai satu kesatuan yang solid.

“Camat dan lurah itu satu paket, harus bonding. Kalau tidak, pasti ada wilayah yang tertinggal dan itu akan memengaruhi kinerja secara keseluruhan,” seruan Appi.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Prioritas Program Strategis 2026, Fokus Pendidikan, Kesehatan hingga Infrastruktur

Orang nomor satu Kota Makassar tersebut juga mengingatkan para Lurah agar tidak memposisikan diri sebagai” raja kecil” di wilayah masing-masing.

Menurutnya, Lurah adalah bagian dari sistem pemerintahan yang bertugas memberikan pelayanan serta menyampaikan informasi dari pemerintah pusat, Provinsi, hingga kota kepada masyarakat.

Munafri menegaskan bahwa ekspektasinya terhadap Camat dan Lurah sangat tinggi. Namun, hal itu diiringi dengan tuntutan agar seluruh jajaran mampu bekerja dalam harmoni, tanpa ada yang tertinggal.

“Ibarat orkestra, semuanya harus selaras. Saya tidak ingin ada yang fals. Lebih baik kita berjalan bersama dengan harmoni daripada ada yang menonjol sendiri tapi merusak irama,” katanya.

Appi bahkan menegaskan siap mengambil langkah tegas terhadap aparatur yang tidak mampu bekerja dalam tim dan menjaga kekompakan.

Munafri berharap seluruh camat dan lurah dapat menjaga kedisiplinan, memperkuat kepemimpinan, serta membangun kerja sama yang solid demi optimalnya pelayanan kepada masyarakat.

“Semua harus berjalan bersama. Tidak boleh ada yang tertinggal,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Kemendagri Nobatkan Kota Makassar Terbaik I Creative Financing, Dapat Insentif Rp3 Miliar
Pemkot Makassar Kembali Raih WTP, Appi: Ini Hasil Kolaborasi Bersama, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Baik
Appi-Aliyah Akan Salat Idul Adha Bersama Ribuan Warga di Lapangan Karebosi
Pemkot Makassar Selamatkan Aset PSU Rp6,35 Triliun, Munafri Wajibkan Pengembang Tertib
Tak Perlu ke Pengadilan, Warga Makassar Kini Bisa Ikut Sidang di Kantor Dukcapil
Permudah Akses Warga, Munafri Arifuddin Hadirkan Layanan Adminduk hingga Kelurahan
Ramah Tamah May Day, Pemkot Makassar Perkuat Sinergi Pekerja dan Pengusaha
Pemkot-Kemensos Perkuat Sinergi, Makassar Siap Jadi Pilot Project Panti Sosial Bermutu

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:35 WIB

Kemendagri Nobatkan Kota Makassar Terbaik I Creative Financing, Dapat Insentif Rp3 Miliar

Senin, 25 Mei 2026 - 18:53 WIB

Pemkot Makassar Kembali Raih WTP, Appi: Ini Hasil Kolaborasi Bersama, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Baik

Senin, 25 Mei 2026 - 10:10 WIB

Appi-Aliyah Akan Salat Idul Adha Bersama Ribuan Warga di Lapangan Karebosi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:29 WIB

Pemkot Makassar Selamatkan Aset PSU Rp6,35 Triliun, Munafri Wajibkan Pengembang Tertib

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:40 WIB

Tak Perlu ke Pengadilan, Warga Makassar Kini Bisa Ikut Sidang di Kantor Dukcapil

Berita Terbaru