Munafri Ingatkan Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem dan Pohon Tumbang saat Safari Subuh di Ujung Tanah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Memasuki hari keenam Ramadan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadan. Kali ini Munafri bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Makassar melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid K.H. Bakri, Kecamatan Ujung Tanah, Selasa (24/02/2026).

Safari Ramadan tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Makassar untuk tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga tempat bagi Munafri menyampaikan pesan-pesan penting kepada masyarakat selama bulan suci berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri secara khusus mengingatkan kondisi cuaca yang belakangan ini masih didominasi hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Mantapkan Reformasi Birokrasi Lewat Konsultasi ke BKN RI

Untuk itu, wali kota yang akrab disapa ‘Appi’ ini mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah.

“Saat ini curah hujan masih relatif sangat tinggi sehingga saya berharap untuk semua bisa mawas diri, menghindari dari kegiatan atau hal-hal yang bisa berakibat fatal datangnya bencana,” ujarnya.

Munafri menyoroti kondisi sejumlah pohon di Kota Makassar yang dinilai sudah berusia tua dan rentan tumbang. Ia menjelaskan, banyak pohon yang akarnya terhimpit konstruksi beton di sekitarnya sehingga tidak lagi memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh dan mencengkeram tanah dengan kuat.

Baca Juga :  Berbagi Inspirasi Kepemimpinan di UNM, Bima Arya Sanjung Langkah Cepat Munafri Pimpin Makassar

Akibatnya, lanjut Munafri, saat hujan deras disertai angin kencang, pohon tidak patah pada bagian batang, melainkan tercabut hingga ke akar.

“Beberapa kejadian pohon tumbang bukan karena batangnya patah, tetapi karena akarnya tercabut. Artinya, kondisinya memang sudah tidak kuat menopang beban. Ini yang harus kita waspadai bersama,” jelasnya.

Untuk itu, Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada serta menghindari aktivitas di sekitar pohon besar saat cuaca ekstrem guna meminimalkan risiko yang dapat membahayakan keselamatan.

Bagi Munafri, kewaspadaan terhadap potensi bencana adalah bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat di Kota Makassar.(*)

Berita Terkait

Perkuat Literasi Multibahasa, Pemkot Makassar Luncurkan Kamus Digital Bahasa Makassar
Instruksi Wali Kota Bergerak Cepat, BPBD Makassar All Out Tangani Banjir dan Evakuasi Warga
Hangat dan Penuh Kekeluargaan, Appi–Melinda Disambut Antusias di Maccini Sawah
Ramadan dan Cap Go Meh, Pemkot Makassar Hadirkan Kelurahan Sadar Kerukunan
Subuh Berjamaah di Kecamatan Wajo, Munafri Tekankan Kebersihan, Ketertiban dan Ingatkan Bahaya Konvoi Sahur
Respon Cepat Pemkot Makassar, 40 Satgas Diterjunkan Atasi Genangan di Jalan Nasional, Kini Surut
Karebosi Ramadan Fair 2026, Strategi Pemkot Makassar Perkuat Ekosistem UMKM
Satu Tahun MULIA: Perspektif Akademisi Unhas Ungkap Dinamika Sosial dan Kemajuan Pembangunan Makassar

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:55 WIB

Perkuat Literasi Multibahasa, Pemkot Makassar Luncurkan Kamus Digital Bahasa Makassar

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:52 WIB

Instruksi Wali Kota Bergerak Cepat, BPBD Makassar All Out Tangani Banjir dan Evakuasi Warga

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:45 WIB

Munafri Ingatkan Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem dan Pohon Tumbang saat Safari Subuh di Ujung Tanah

Senin, 23 Februari 2026 - 20:58 WIB

Hangat dan Penuh Kekeluargaan, Appi–Melinda Disambut Antusias di Maccini Sawah

Senin, 23 Februari 2026 - 14:38 WIB

Subuh Berjamaah di Kecamatan Wajo, Munafri Tekankan Kebersihan, Ketertiban dan Ingatkan Bahaya Konvoi Sahur

Berita Terbaru