Mencegah Abrasi Pantai Universitas Hasanuddin dan Universitas Pepabri Makassar Menanam Mangrove di Desa Barugaiya Kabupaten Selayar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 September 2024 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, SELAYAR — Mencegah Abrasi Pantai, Universitas Hasanuddin Makassar dan Universitas Pepabri Makassar menanam mangrove.

Penanaman mangrove dilakukan oleh Dosen Universitas Hasanuddin Makassar dan Universitas Pepabri Makassar di Desa Barugaia Kecamatan Bontomanai Kabupaten Selayar sebanyak 4000 pohon sebagai langkah solusi untuk mengatasi kejadian abrasi di desa tersebut.

Desa Barugaia hampir setiap tahunnya mengalami bencana abrasi terkhusus di dusun tulang, hal ini dapat mengancam keberlangsungan penyu yang ada di dusun tersebut. Selain itu, dampak lain yang ditimbulkan dapat merusak lingkungan, merobohkan pepohonan, dan mengancam kehidupan masyarakat pesisir di wilayah dusun tulang.

Baca Juga :  HDI 2025: Pemkot Makassar Perkuat Komitmen Kota Ramah dan Setara, Yang Inklusif

Olehnya itu, melalui program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (KOSABANGSA) 2024. Dosen Unhas dan Unpepabri menggelar kegiatan penanaman mangrove, diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat mengurai bencana abrasi yang terjadi.

Menurut Andi Assir (Dosen Unhas) penanaman mangrove menggunakan media bambu dengan model berjejaring, sangat mampu mengurai kejadian abrasi dan penyu tetap beratraksi dipesisir pantai.

Humaidid Muhajir (Dosen Unpepabri) selaku ketua pelaksana mengungkap bahwa kegiatan penanaman mangrove ini diharapkan berhasil dan menjadi penyangga utama pesisir pantai dusun tulang untuk tidak terjadi abrasi pantai. Kegiatan ini dilangsungkan di dusun tulang pada Minggu 29 September 2024.

Baca Juga :  Munafri Tinjau Lokasi Kebakaran di Tallo, Serahkan Bantuan & Pastikan Pemkot Bangun Ulang Rumah

Turut hadir pula pemerintah Desa Barugaia yang diwakili Kepala Dusun Tulang, Dosen, mahasiswa Universitas Hasanuddin dan Universitas Pepabri Makassar. Serta dihadiri pula mitra kerjasama Kegiatan ini yaitu CSR Kalla Holding Bapak Ali Imran sebagai pemberi bantuan 2000 bibit mangrove. Masyarakat Dusun Tulang sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan berpartisipasi langsung melakukan penanaman mangrove.

Berita Terkait

SPMB 2026 Berjalan Transparan, Disdik Makassar Umumkan Hasil Jalur Non-Domisili Aman dan Lancar
Ketua LPPM STIA Abdul Haris Makassar Paparkan Arsitektur Single Window Service pada Bimtek SIKS-NG di Maros
Pantau Verifikasi SPMB 2026, Wali Kota Munafri Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Titipan dan Calo
SPMB Makassar 2026 Dibuka 8 Juni, Disdik Minta Orang Tua Segera Buat Akun dan Siapkan Dokumen
Wali Kota Munafri Tekankan Adab dan Etika Siswa Lewat Kurikulum Berbasis Kearifan Lokal
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Program KKN Berdampak UNIFA 2026
Kota Makassar Raih Penghargaan Hardiknas 2026, Munafri Tegaskan Semua Anak Wajib Sekolah
Fakultas Farmasi UMI Gelar Ujian Penerimaan Calon Mahasiswa Baru Program Studi Profesi Apoteker

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:33 WIB

SPMB 2026 Berjalan Transparan, Disdik Makassar Umumkan Hasil Jalur Non-Domisili Aman dan Lancar

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:15 WIB

Ketua LPPM STIA Abdul Haris Makassar Paparkan Arsitektur Single Window Service pada Bimtek SIKS-NG di Maros

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:50 WIB

Pantau Verifikasi SPMB 2026, Wali Kota Munafri Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Titipan dan Calo

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:55 WIB

SPMB Makassar 2026 Dibuka 8 Juni, Disdik Minta Orang Tua Segera Buat Akun dan Siapkan Dokumen

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Wali Kota Munafri Tekankan Adab dan Etika Siswa Lewat Kurikulum Berbasis Kearifan Lokal

Berita Terbaru