Asisten I Andi Muh. Yasir Tegaskan: Setiap Rumah di Makassar Wajib Punya Tempat Pemilahan Sampah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola lingkungan. Asisten I Pemkot Makassar, Andi Muhammad Yasir, menekankan bahwa setiap rumah di Kota Makassar wajib memiliki tempat pemilahan sampah sebagai langkah nyata mengurangi beban sampah kota.

Pesan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Jelajah Sampah yang digelar pada Jumat (28/11). Yasir menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremoni, tetapi harus menghasilkan perubahan nyata di tengah masyarakat.

“Mulai hari ini, semua rumah wajib memiliki tempat pemilahan sampah. Jangan berhenti pada kegiatan seremoni. Kita ingin gerakan ini benar-benar hidup di masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Paparkan Strategi Makassar Menuju Zero Waste 2029 di ASCC Yokohama, Jepang

Dorong Perubahan Perilaku dari Rumah

Yasir menilai, pengelolaan sampah yang efektif harus dimulai dari unit terkecil: keluarga. Dengan memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah, volume sampah yang masuk ke TPA bisa ditekan secara signifikan.

Ia juga meminta camat, lurah, dan RT/RW untuk ikut mengawal gerakan ini agar tidak berhenti sebagai wacana semata.

Pemkot Siapkan Fasilitas Pendukung

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Pemkot Makassar berencana memperkuat fasilitas penanganan sampah di kecamatan dan kelurahan. Pusat Pengolahan Sampah Ramah Lingkungan (P3SR) akan menjadi salah satu fokus pengembangan untuk mendorong pengolahan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Di Hari Otda 2026, Kota Makassar Sabet Penghargaan Nasional Kinerja Pemerintahan Terbaik

Gerakan Bersama Menuju Kota yang Lebih Bersih

Program Jelajah Sampah diharapkan menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Yasir menegaskan bahwa keberhasilan pengurangan sampah tidak mungkin tercapai tanpa partisipasi seluruh warga.

“Kita ingin semua bergerak. Pemerintah menyediakan fasilitas, masyarakat menjalankan kebiasaan pemilahan. Dengan begitu, hasilnya akan terlihat,” katanya.

Dengan dorongan ini, Makassar berharap dapat mempercepat pencapaian kota yang bersih, tertib, dan berkelanjutan melalui perubahan perilaku sederhana tetapi berdampak besar: memilah sampah dari rumah.

Berita Terkait

Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman
Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber
Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Peresmian UNIQLO Neighborhood Collaboration, Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Nasional
Sekda Makassar Tegaskan Hibah KONI Sah, Rasionalkan Dasar Hukum dan Mekanismenya
DLH Makassar Matangkan Sistem TPA Residu Lewat Bimtek Jakstrada
Jaga Aset Daerah, Satpol PP Kota-Provinsi Tertibkan Bangunan Ilegal di Eks Mattoanging
Wakil Wali Kota Makassar Ikuti Rapat Paripurna DPRD Secara Daring
Wakil Wali Kota Makassar Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026, Terima Audiensi BPS Kota Makassar

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:01 WIB

Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:35 WIB

Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:23 WIB

Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Peresmian UNIQLO Neighborhood Collaboration, Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Nasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:05 WIB

Sekda Makassar Tegaskan Hibah KONI Sah, Rasionalkan Dasar Hukum dan Mekanismenya

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:15 WIB

DLH Makassar Matangkan Sistem TPA Residu Lewat Bimtek Jakstrada

Berita Terbaru