Hierarkinews, SIDRAP – Mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin, di bawah pimpinan Kordes Hary Naftalis Sarungallo dan supervisor Andi Imam Arundhana Thahir, S.Gz., M.P.H., Ph.D., akan menggelar pengabdian masyarakat di Desa Betao, Sidrap, pada 18–28 Juli 2026.
Mengusung pendekatan promotif dan preventif, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan derajat kesehatan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak sekolah hingga lansia.
Rangkaian program unggulan mencakup penyuluhan diabetes (Paseng DM) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang berlangsung pada 18–21 Juli di Kantor Desa dan rumah warga, guna memudahkan akses deteksi dini penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes. Untuk anak usia sekolah, edukasi tentang ISPA, rabies, serta cara menyikat gigi yang benar akan diberikan di SD Negeri 1 dan 5 Betao pada 21–23 Juli.
Sementara itu, pada 24 Juli, mahasiswa akan menggelar sosialisasi DAGUSIBU di Kantor Desa untuk mengedukasi warga tentang pengelolaan obat yang aman, serta pelatihan Dokter Cilik di SMP Negeri 6 Pitu Riawa yang membekali siswa dengan keterampilan PHBS dan pertolongan pertama.
Selama permainan berlangsung, mahasiswa PBL memberikan penjelasan mengenai kandungan purin pada setiap jenis makanan yang muncul pada kartu serta kaitannya dengan pencegahan asam urat.
Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai makanan yang perlu dibatasi maupun makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai bagian dari penerapan pola makan sehat guna membantu menjaga kadar asam urat tetap normal.
Seluruh program disusun secara interaktif dan partisipatif, dengan harapan mampu memberikan pemahaman berkelanjutan kepada masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan kesadaran hidup sehat dan deteksi dini penyakit, tetapi juga merupakan perwujudan nyata tri dharma perguruan tinggi serta sinergi mahasiswa kesehatan Unhas bersama berbagai pihak demi kesejahteraan masyarakat Desa Betao.











