Festival Bulan Budaya 2025, Munafri Tekankan Budaya Jadi Karakter, Bukan Sekadar Pertunjukan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Kebudayaan menggelar Festival Bulan Budaya Kota Makassar 2025 bertajuk “Makassar Mulia, Makassar Berbudaya” di Museum Kota Makassar, Kamis (14/8)

Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari Budaya Kota Makassar ke-7 serta menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-80 Kemerdekaan RI.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin hadir membuka perayaan dengan mengenakan jas tutup adat Bugis Makassar. Ia menendang bola takrow sebagai simbolisasi dimulainya perayaan Bulan Budaya dan Karnaval secara resmi.

Turut hadiri dalam acara tersebut Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, jajaran Forkopimda, kepala SKPD, camat, lurah, tokoh adat, budayawan, seniman, serta komunitas budaya se-Kota Makassar.

Pada acara itu, Munafri menyampaikan Festival Bulan Budaya Kota Makassar akan menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota Makassar yang jatuh di setiap tanggal 1 April.

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham Dukung Kegiatan “Jogging and Hunting Waste” BAMAG LKK Indonesia

“Di setiap tanggal 1 April kita akan memperingati Hari kebudayaan di Kota Makassar dengan berbagai macam acara yang akan kita buat. Lalu untuk puncaknya, kita mengikuti peringatan Hari budaya secara nasional pada 17 Oktober,” kata Munafri saat memberikan sambutan.

Munafri melanjutkan, sejalan dengan keinginannya menguatkan dan memperkaya wawasan kebudayaan masyarakat Kota Makassar, Ia Meminta agar Dinas Kebudayaan menggelar kegiatan budaya selama sebulan menuju Hari Kebudayaan Nasional.

“Saya mau menuju ke-17 Oktober, dari 17 September sampai 17 Oktober, 1 bulan full kegiatan budaya harus ada di kota Makassar dan menjadi event tetap untuk bisa menghadirkan seluruh masyarakat dan bisa turut hadir menyaksikan,” tambahnya.

Selanjutnya, Munafri menekankan bahwa budaya, khususnya di Kota Makassar tidak boleh hanya sebatas seni pertunjukan, tetapi harus menjadi karakter dalam kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Perkuat Akses Laut Antar Pulau Lewat Program Pete-Pete Laut

Ia mendorong integrasi nilai-nilai lokal ke dalam kurikulum pendidikan dasar, memperkenalkan aksara Lontara, corak kain sutra Bugis-Makassar, hingga mendorong setiap kantor pemerintahan dan sekolah menampilkan identitas budaya lokal.

Munafri berpesan agar melalui momen festival budaya ini, Pemkot Makassar dapat menggambarkan nilai persatuan diantara banyaknya perbedaan budaya di Kota Makassar.

“Di festival ini, kita tidak menonjolkan ragam budaya sebagai perbedaan, tapi sebaliknya jadikan perbedaan sebagai perekat persatuan” tegasnya.

Terakhir, Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memutar lagu-lagu daerah di instansi pemerintah, sekolah, hingga acara publik, sebagai upaya memperkaya khazanah budaya utamanya generasi muda di tengah kemajuan informasi dan teknologi.

Ia berharap Festival Bulan Budaya 2025 ini menjadi momentum memperkuat kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya Makassar, sekaligus menghidupkan sektor ekonomi kreatif melalui pariwisata budaya.(*)

Berita Terkait

Gelar Diskusi di Gereja Toraja Jemaat Wala: Pemuda, Mahasiswa dan Masyarakat Sangalla’ Sepakat Tolak Geothermal
Melinda Aksa Tinjau Kebun Aku Hatinya PKK di Ujung Pandang, Dorong Kemandirian Pangan Keluarga
Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Wali Kota Munafri Kerahkan Tim ATS Jemput Siswa Kembali Sekolah
Di Bawah Langit Karebosi, Buruh dan Pemkot Makassar Duduk Bersama, Aspirasi Tanpa Konfrontasi
Munafri-Aliyah Rangkul Buruh, Peringati May Day 2026 Bersama Lewat Fun Walk
Munafri Tinjau Urban Farming di Tamalate–Wajo, Targetkan Kemandirian Pangan Bagi Warga
Peringati Hari Posyandu Nasional, TP PKK Makassar Dorong Layanan Kesehatan Lebih Optimal
Lepas JCH Makassar, Munafri: Haji Bukan Tamasya, Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:34 WIB

Gelar Diskusi di Gereja Toraja Jemaat Wala: Pemuda, Mahasiswa dan Masyarakat Sangalla’ Sepakat Tolak Geothermal

Senin, 4 Mei 2026 - 17:35 WIB

Melinda Aksa Tinjau Kebun Aku Hatinya PKK di Ujung Pandang, Dorong Kemandirian Pangan Keluarga

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:20 WIB

Di Bawah Langit Karebosi, Buruh dan Pemkot Makassar Duduk Bersama, Aspirasi Tanpa Konfrontasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:05 WIB

Munafri-Aliyah Rangkul Buruh, Peringati May Day 2026 Bersama Lewat Fun Walk

Kamis, 30 April 2026 - 13:45 WIB

Munafri Tinjau Urban Farming di Tamalate–Wajo, Targetkan Kemandirian Pangan Bagi Warga

Berita Terbaru