Di Biringkanaya, Wali Kota Makassar Dorong Masjid Jadi Ruang Pembinaan Umat Bentuk Generasi Qurani

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengingatkan warga, bahwa masjid tidak hanya dijadikan tempat untuk melaksanakan salat lima waktu semata, tetapi juga harus dimaknai sebagai pusat pembinaan umat, ruang interaksi sosial, hingga wadah penyelesaian berbagai persoalan kemasyarakatan.

Penegasan tersebut disampaikan Munafri saat melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjamaah dalam rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar di Masjid Baburrahman Perum Bukit Delta Mas, Jalan Berua Raya, Kecamatan Biringkanaya, Sabtu (28/2/2026) malam.

Dalam sambutannya, Munafri yang akrab disapa Appi menyampaikan bahwa momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk memaksimalkan fungsi masjid sebagai pusat kajian dan aktivitas kebaikan.

“Masjid tidak hanya dijadikan tempat ritual melaksanakan salat lima waktu, tapi seyogianya momentum bulan puasa menjadikan masjid sebagai tempat kajian dan melakukan hal-hal baik,” imbuh Appi.

“Masjid harus menjadi ruang interaksi masyarakat, tempat menyelesaikan persoalan-persoalan sosial yang ada,” lanjut mantan CEO PSM itu.

Menurutnya, peran masjid sangat strategis dalam membentuk generasi masa depan yang berkarakter Islami dan Qurani.

Yang lebih penting lagi, masjid ini adalah tempat untuk membentuk, membangun, dan mencetak generasi Islami, generasi Qurani ke depan yang menjadi pondasi dasar generasi emas Indonesia tahun 2045.

Baca Juga :  DPRD-Pemkot Makassar Ketok Palu RPJMD dan Pertanggungjawaban APBD

Ia menegaskan, Safari Ramadan yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kota Makassar, bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk mempererat silaturahmi dan membuka ruang komunikasi.

“Inilah tujuan kami Pemerintah Kota melaksanakan Safari Ramadan. Kami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, membangun silaturahmi, membangun ukhuwah, membuka ruang komunikasi,” tuturnya.

“Karena apa pun yang dilakukan pemerintah tidak dirasakan masyarakat, tidak ketemu, tidak ada gunanya,” lanjutanya.

Munafri menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kota.

Dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Apa yang diprogramkan pemerintah bukan untuk kepentingan pemerintah itu sendiri, tetapi untuk masyarakat.

“Program-program pemerintah harus benar-benar memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Inilah yang ingin kita bangun dalam sistem pemerintahan ini,” katanya.

Ia juga menjelaskan mengapa Ramadan dipilih sebagai momentum memperkuat komunikasi sosial.

Bulan Ramadan ini sangat berbeda. Semalas-malasnya orang ke masjid, kalau bulan puasa dia datang.

Baca Juga :  Kongres Diaspora Indonesia ke-8: Aliyah Mustika Ilham Dorong Kolaborasi Global untuk Makassar

Appi mengingatkan agar umat Islam tidak menyia-nyiakan bulan suci yang hanya datang setahun sekali.

“Jangan sampai Ramadan hanya dianggap bulan istirahat,” pesannya.

Ia pun berbagi kisah rutinitasnya selama Ramadan yang dipenuhi agenda pelayanan masyarakat.

Dimana, setiap hari berkeliling dari subuh, masuk kantor, buka puasa, salat isya, tarawih, witir, begitu terus.

“Saya berupaya terus turun dan bertemu masyarakat untuk membangun kota ini bersama-sama. Banyak persoalan sosial yang harus diselesaikan. Tidak mungkin pemerintah bekerja sendiri,” jelasnya.

Dia juga menegaskan pentingnya peran RT dan RW sebagai perpanjangan tangan pemerintah di tingkat bawah. RT/RW adalah mata dan telinganya pemerintah.

“Mungkin radar pemerintah tidak terlalu jauh, maka RT/RW ditempatkan untuk melihat apa yang menjadi persoalan warga yang harus diintervensi dan dibuktikan dengan kehadiran pemerintah,” tukansya.

Pada kesempatan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian paket Ramadan dari Bosowa Peduli kepada masyarakat kurang mampu serta pengurus masjid sebagai bentuk kepedulian dan kolaborasi sosial di bulan suci Ramadan. (*)

Berita Terkait

37 Tahun Berkarir hingga Asisten I, Pengabdian Andi Muh Yasir, Tinggalkan Warisan Pengabdian
Lewat Safari Salat Subuh, Wali Kota Makassar Ajak Warga Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan
Safari Ramadan di Tamalanrea, Munafri Serahkan Paket Pangan Ramadan Untuk Dhuafa
Di Kantor PDAM, Appi Ingatkan Direksi Perumda Soal Tanggung Jawab Pelayanan
Sinergi Pemkot dan Kepolisian, Polemik Pasar Butung Ditarget Tuntas Secara Hukum
Dari Safari Ramadan ke Posko Banjir, Appi Tunjukkan Empati Nyata, Ajak Jaga Kepedulian Antar Sesama
IAP Sulsel Dukung Penataan PKL, Harap Makassar Jadi Percontohan Indonesia Timur
Salat Subuh di Mamajang, Wali Kota Makassar Ajak Warga Tak Lewatkan Berkah Ramadan

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:58 WIB

Di Biringkanaya, Wali Kota Makassar Dorong Masjid Jadi Ruang Pembinaan Umat Bentuk Generasi Qurani

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:15 WIB

37 Tahun Berkarir hingga Asisten I, Pengabdian Andi Muh Yasir, Tinggalkan Warisan Pengabdian

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:05 WIB

Lewat Safari Salat Subuh, Wali Kota Makassar Ajak Warga Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:45 WIB

Safari Ramadan di Tamalanrea, Munafri Serahkan Paket Pangan Ramadan Untuk Dhuafa

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:50 WIB

Di Kantor PDAM, Appi Ingatkan Direksi Perumda Soal Tanggung Jawab Pelayanan

Berita Terbaru