Wastra Bugis-Makassar Pikat Pengunjung, Produk Dekranasda Makassar Diborong Hingga Mancanegara

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, JAKARTA – Koleksi produk binaan Dekranasda Kota Makassar sukses terjual di hari kedua ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2025 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (2/10/2025).

Tercatat sekitar 80 produk, mulai dari sarung, kain lagosi, cora la’ba, kain sutra, hingga sarung basah, berhasil terjual habis, terutama baju bodo yang ludes diborong, dengan jumlah transaksi sekitar 35 jutaan.

Semua produk tersebut merupakan hasil karya perajin lokal Makassar yang telah mendapatkan pembinaan dari Dekranasda melalui berbagai pelatihan. Program ini telah berjalan konsisten dalam mendorong peningkatan keterampilan dan kualitas produk UMKM kerajinan.

Hari kedua pameran yang bertepatan dengan seremoni pembukaan berlangsung sangat ramai. Booth Dekranasda Kota Makassar menjadi salah satu yang paling dipadati pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari pembeli domestik, istri kepala daerah, hingga wisatawan mancanegara.

Keunikan tersendiri hadir karena Dekranasda Kota Makassar merupakan satu-satunya perwakilan booth dari Sulawesi Selatan di ajang prestisius ini. Hal itu menjadikan wastra khas Bugis-Makassar semakin menonjol di antara ribuan karya kerajinan Nusantara yang dipamerkan.

Salah satu pembeli mancanegara, Maslina, warga negara Malaysia, mengaku sangat terpesona dengan keindahan motif kain khas cora la’ba. Ia mengungkapkan baru kali ini menemukan kain dengan corak yang begitu eksotis dan berbeda dari yang pernah ia temui sebelumnya.

Baca Juga :  Makassar Magnet Investasi, Apartemen Rp1-20 Triliun Segera Dibangun

Karena ketertarikan itu, Maslina langsung melakukan transaksi dengan nilai mencapai sekitar Rp5 juta untuk memborong beberapa lembar kain. Ia menyebut kain tersebut rencananya akan dipakai pada pesta pernikahan keluarganya di Kuala Lumpur.

“Warnanya sangat indah dan motifnya unik. Saya pernah melihat kain Makassar tapi baru lihat yang seperti ini. Saya akan mengenakannya dalam pesta pernikahan keluarga. Sangat indah kainny,” ujar Maslina usai bertransaksi di booth Dekranasda Makassar.

Wakil Ketua Dekranasda Kota Makassar, Dewi Andriani, mengaku tidak menyangka antusiasme masyarakat, baik lokal maupun internasional, begitu tinggi terhadap produk-produk binaan Dekranasda.

Menurutnya, banyak pengunjung yang memberikan pujian atas kualitas kain, keindahan corak, hingga desain busana khas Makassar yang dipamerkan. Hal itu membuktikan bahwa wastra Bugis-Makassar memiliki daya tarik yang mendunia.

“Kami sangat bersyukur karena produk binaan perajin Makassar bisa mendapatkan tempat istimewa di hati masyarakat luas. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendampingi dan mendorong UMKM agar lebih kreatif dan inovatif,” katanya.

Baca Juga :  Australia Luncurkan Program KINETIC Next di Makassar, Dukung Wirausaha dan Inovasi Iklim

Ia menambahkan, pencapaian di hari kedua ini menunjukkan kesuksesan Dekranasda Kota Makassar dalam membina pelaku UMKM kerajinan. Terutama dalam hal peningkatan kualitas produk yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Dewi juga menekankan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, yang konsisten mendorong pelatihan serta fasilitasi bagi para perajin lokal

“Kami percaya, dengan komitmen yang kuat, karya perajin Makassar tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga bisa menjadi bagian dari industri fashion dunia,” tutup Dewi.

Dengan capaian membanggakan ini, Dekranasda Kota Makassar berhasil membuktikan bahwa baju bodo, sarung, dan kain tradisional bukan hanya simbol budaya, tetapi juga produk ekonomi kreatif yang memiliki nilai jual tinggi dan diminati pasar internasional.

Pada hari kedua INACRAFT, digelar opening ceremony yang dihadiri Menteri Perdagangan RI Budi Santoso, didampingi Ketua Umum Dekranas RI Selvi Ananda Gibran Rakabuming, Menteri Kebudayaan, Menteri Koperasi dan UMKM, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ketua Umum BPP Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia.

Berita Terkait

Grand Opening RJ Toserba, Munafri Harap Serap Tenaga Kerja Warga Sekitar
Aliyah Mustika Ilham Menghadiri Grand Opening Seroeni Makassar di Kawasan CPI
BPR Hasamitra Buka Cabang, Appi Sebut Langkah Strategis Dorong Ekonomi Makassar
Munafri-Aliyah Tegaskan Komitmen Penguatan UMKM sebagai Pilar Ekonomi Rakyat
Dorong Iklim Investasi, Appi Launching Woodland Residence di Antang
CV Harvest Green Global Agriculture Tembus Pasar Vietnam, Ekspor Perdana Resmi Diluncurkan di Makassar
Pemkot Makassar Gali Potensi Produk Lokal Lewat Localistic Trade Fest 2025
Karya Perajin Binaan Dekranasda Makassar Tembus Pasar Internasional, Raup Rp75 Juta di INACRAFT 2025

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 10:55 WIB

Grand Opening RJ Toserba, Munafri Harap Serap Tenaga Kerja Warga Sekitar

Sabtu, 29 November 2025 - 15:40 WIB

Aliyah Mustika Ilham Menghadiri Grand Opening Seroeni Makassar di Kawasan CPI

Sabtu, 15 November 2025 - 12:18 WIB

BPR Hasamitra Buka Cabang, Appi Sebut Langkah Strategis Dorong Ekonomi Makassar

Rabu, 5 November 2025 - 17:20 WIB

Munafri-Aliyah Tegaskan Komitmen Penguatan UMKM sebagai Pilar Ekonomi Rakyat

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 11:12 WIB

Dorong Iklim Investasi, Appi Launching Woodland Residence di Antang

Berita Terbaru