Wali Kota Munafri Resmi Buka Kompetisi MTQ 2025 Pemkot Makassar

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi membuka ajang kompetisi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar Tahun 2025 di Gedung Lestari 45, Kamis (20/11/2025). Pembukaan ditandai dengan prosesi melengkapi kaligrafi di atas kanvas oleh Munafri.

MTQ ke-11 Tingkat Kota Makassar akan berlangsung hingga 23 November 2025 di MAN 3 Makassar dengan 17 cabang lomba, termasuk tilawah, tafsir tiga bahasa, fahmil, syahril Qur’an, hingga kaligrafi dan karya tulis ilmiah. Diikuti oleh total 815 peserta dari 15 kecamatan.

Munafri menekankan bahwa penyelenggaraan MTQ merupakan momentum strategis pembangunan karakter generasi muda. Ia menyebut MTQ sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Kota Makassar.

Wali kota yang akrab disapa “Appi” ini juga menyoroti perlunya perhatian lebih terhadap para qori, qariah, hafiz, dan hafizah. Ia menyampaikan keprihatinannya mengenai ketimpangan hadiah yang diterima pemenang MTQ dibanding kompetisi lain.

Baca Juga :  Silaturahmi RT/RW: Wali Kota Makassar Tekankan Pelayanan, Kebersihan, Jadi Fokus Utama

Untuk itu, Ia meminta Ketua DPRD Kota Makassar yang turut hadir langsung di acara, untuk bersama-sama mempertimbangkan penambahan anggaran MTQ pada tahun berikutnya.

“Hadiah MTQ tidak boleh kalah dari kompetisi lain. Ini menyangkut masa depan anak-anak kita dan pembinaan akhlak mereka. Kita harus menempatkan mereka pada posisi yang layak,” tegasnya.

Selain itu, Munafri memaparkan langkah kebijakan pendidikan yang sedang dirancang oleh Pemkot Makassar bersama pihak terkait, termasuk Universitas Negeri Makassar.

Pemkot Makassar berencana merevisi kurikulum pendidikan dasar untuk memasukkan penguatan pendidikan agama, menambah jam membaca Al-Qur’an, serta menegaskan pendidikan akhlak dan kearifan lokal dalam pembelajaran formal.

Ia juga menegaskan rencana Pemkot Makassar mewajibkan pembelajaran terhadap penguasaan dua bahasa bagi peserta didik, yaitu bahasa Inggris dan Bahasa Arab bagi siswa muslim.

Munafri menegaskan bahwa kehilangan peluang ekonomi sering kali disebabkan keterbatasan penguasaan bahasa, sehingga penguasaan Bahasa Arab dianggapnya sebagai aset strategis bagi generasi Muslim Makassar.

Baca Juga :  Munafri-Aliyah Rangkul Buruh, Peringati May Day 2026 Bersama Lewat Fun Walk

“Kita tidak boleh lagi tertinggal dalam hal itu,” ujarnya.

Munafri memberi pesan khusus kepada dewan hakim yang baru dikukuhkan untuk menjalankan tugas dengan objektivitas dan integritas. Ia berharap proses penjurian menjadi bagian dari pembinaan sehingga pemenang tidak sekadar memperoleh gelar, tetapi juga mendapat peluang lanjutan untuk berprestasi hingga tingkat provinsi.

Terakhir, Ia menekankan visi menjadikan Makassar sebagai ‘rumah’ bagi semua warganya. Sebuah kota yang toleran, inklusif, dan menjunjung tinggi moderasi beragama.

Ia menyerukan agar perbedaan tidak memecah persahabatan dan bahwa pembangunan harus melibatkan semua lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.

Munafri berharap MTQ ke-11 menjadi titik tolak lahirnya generasi Qur’ani yang unggul akhlak dan kompetensi, serta mampu membawa nama baik Makassar pada tingkat provinsi dan nasional.(*)

Berita Terkait

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa
Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman
BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat
600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar
Riset Advokasi HMI Sulsel: BPKP Tegaskan Pengawasan Berdasarkan Kewenangan, Dukungan Penyempurnaan Tata Kelola PSN
Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Resmi Buka Sao Raja Tana Daeng Festival 2026
Akan Tempuh Jalur Hukum, Auditor KONI: APAK & GRH Jangan Kaitkan Nama Wali Kota dengan Dana Hibah

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:41 WIB

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:01 WIB

Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:47 WIB

BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:35 WIB

Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber

Berita Terbaru