Perkuat Gaya Hidup Hijau, Aliyah Mustika Ilham Hadiri Eco Fashion Nusantara di Kongres Diaspora IKN

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, IKN, Kalimantan Timur – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri acara Eco Fashion Nusantara (EFN), yang merupakan bagian dari rangkaian Kongres Diaspora Indonesia ke-8 di Ibu Kota Nusantara (IKN).

EFN menjadi wadah kolaborasi antara diaspora Indonesia dan pelaku lokal dalam mempromosikan gaya hidup berkelanjutan melalui karya mode yang mengangkat isu lingkungan.

Kehadiran Aliyah Mustika Ilham mencerminkan komitmen terhadap salah satu pilar utama dalam visi MULIA, yakni keberlanjutan.

Di sela-sela kegiatan, Aliyah Mustika Ilham menyatakan dukungannya terhadap inisiatif yang mendorong pengurangan dampak lingkungan dan pemanfaatan sumber daya secara efisien.

Baca Juga :  Munafri-Aliyah Tegaskan Komitmen Penguatan UMKM sebagai Pilar Ekonomi Rakyat

“Ini bukan hanya tentang mode, tetapi juga tentang masa depan. Kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan dan pelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan,” ujarnya.

Kegiatan EFN dibuka secara resmi oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, yang menyampaikan apresiasi kepada komunitas diaspora atas kontribusinya dalam memilih IKN sebagai lokasi kongres dan pameran.

“Ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih besar di masa mendatang,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri P2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menekankan pentingnya menghargai pekerja migran Indonesia sebagai bagian dari wajah bangsa.

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham Hadiri Forum Diaspora bersama Menteri Perdagangan, Dorong UMKM Tembus Pasar Global

Ia mengajak seluruh diaspora untuk menjaga solidaritas dan tidak membeda-bedakan sesama.
“Diaspora adalah wajah bangsa di luar negeri,” tegasnya.

Eco Fashion Nusantara menampilkan karya dari 13 desainer lokal dan diaspora, termasuk perwakilan dari Australia dan Kalimantan.

Koleksi-koleksi tersebut menonjolkan nilai-nilai ramah lingkungan dan kearifan lokal, mempertegas peran diaspora tidak hanya dalam ranah ekonomi, tetapi juga sebagai jembatan budaya, pelestarian lingkungan, dan solidaritas kebangsaan menuju Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026
Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026
Rembuk Pendidikan HMI Sulsel: Guru, Kepsek, Moral Siswa hingga Pangadakkang Jadi Sorotan
Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat
Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan
Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi
Dosen dan Mahasiswa KKN STIA Abdul Haris Makassar Latih Aparatur Desa Bonto Bunga Susun SOP Pelayanan Publik
Herindra Resmi Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PB ESI 2026-2030, Bidik Prestasi Esports Indonesia ke Tingkat Dunia

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Rembuk Pendidikan HMI Sulsel: Guru, Kepsek, Moral Siswa hingga Pangadakkang Jadi Sorotan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan

Berita Terbaru