Pemkot Makassar Gandeng Putera Sampoerna Foundation Peningkatan Kompetensi Guru

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, membuka peluang kolaborasi dengan Putera Sampoerna Foundation untuk memperkuat kompetensi guru melalui program pelatihan yang lebih terarah dan terukur.

Hal itu disampaikan langsung Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, saat ditemui jajaran Putera Sampoerna Foundation di Balai Kota Makassar, Senin (9/3/2026) kemarin.

Senior Director Putera Sampoerna Foundation, Elan Merdy, menyampaikan kepada Munafri rencananya melakukan kerjasama dalam mendukung penguatan sistem pendidikan Kota Makassar ditingkat satuan pendidikan sekolah dasar (SD) dan menengah pertama (SMP).

Elan Merdy menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan awal terhadap sejumlah sejumlah SD dan SMP di Makassar.

Dari hasil pemetaan tersebut, ditemukan bahwa umumnya guru masih berada pada tahap penguasaan teori dan belum sepenuhnya mampu mengimplementasikan metode pembelajaran secara efektif di kelas.

“Kami melihat sebagian guru sebenarnya sudah sering mengikuti pelatihan. Namun mereka masih belum mengetahui bagaimana menerapkan metode tersebut secara langsung di kelas,” kata Elan, saat dimintai keterangan.

Elan juga menilai kemungkinan tantangan guru setiap sekolah di Makassar juga berbeda-beda, baik dari sisi karakter siswa maupun lingkungan belajar.

Baca Juga :  Dari Sekolah untuk Kota, Gerakan 10.000 Liter Eco Enzym Warnai Hari Guru Nasional

Karena itu, program peningkatan kapasitas guru perlu dirancang lebih spesifik dan berfokus pada tahap implementasi.

Untuk itu, Putera Sampoerna Foundation, lanjutnya, menawarkan dukungan untuk merancang program intervensi selama satu tahun yang menyasar sekitar 50 guru dari lima SD dan lima SMP sebagai tahap awal.

“Program ini, bertujuan meningkatkan praktik mengajar di kelas hingga berdampak pada peningkatan motivasi belajar siswa,” ungkapnya.

Sedangkan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik gagasan kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan memang harus dimulai dari peningkatan kompetensi guru.

“Karena tidak mungkin anak-anak bisa pintar kalau gurunya tidak memiliki kompetensi yang baik,” ujar Munafri.

Ia menekankan bahwa pemerintah kota saat ini berfokus mencari cara untuk meningkatkan kualitas guru secara berkelanjutan, bukan hanya melalui pelatihan, tetapi juga dengan sistem pengukuran yang jelas terhadap perkembangan kompetensi guru.

Munafri menilai selama ini banyak pelatihan yang diikuti guru, namun belum ada alat ukur yang mampu menunjukkan sejauh mana dampaknya terhadap kualitas pembelajaran.

Baca Juga :  Makassar Bergerak, Wujudkan Kota Bersih dan Sehat Menuju Adipura

“Kita butuh tools untuk mengukur progres guru. Selama ini mereka ikut pelatihan, tapi setelah itu kita tidak tahu hasilnya seperti apa. Ini yang harus kita bangun bersama,” jelasnya.

Munafri juga menegaskan pentingnya memastikan bahwa profesi guru dijalani sepenuh hati, bukan karena beban kerja. Ia berharap guru di Makassar dapat memiliki kebanggaan terhadap profesinya sebagai pendidik generasi bangsa.

“Guru di Makassar harus sadar punya peran besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” harapnya.

Sebagai kelanjutan dari kolaborasi tersebut, Pemerintah Kota Makassar dan Putera Sampoerna Foundation sepakat untuk melanjutkan pembahasan secara lebih teknis setelah Idulfitri.

Pertemuan selanjutnya akan dikemas ke dalam workshop selama dua hari untuk merumuskan konsep pengembangan guru yang terstruktur, termasuk penyusunan roadmap peningkatan kompetensi guru dalam beberapa tahun ke depan.

“Kami berharap kerja sama ini dapat menghasilkan model pengembangan guru yang terukur dan berkelanjutan, sehingga dalam beberapa tahun ke depan kualitas pendidikan di Kota Makassar dapat meningkat secara signifikan,” tukasnya. (*)

Berita Terkait

117 Apoteker Baru Resmi Dilantik, Fakultas Farmasi UMI Gelar Sumpah Profesi Periode 2026
Resmikan SIT Raffasya, Munafri Tekankan Pendidikan Qur’ani dan Berkarakter Jawab Krisis Etika Anak
Pemkot Makassar-Telkomsel Jajaki Kerja Sama Program Digitalisasi Sekolah
Makassar Tuan Rumah ALOHA National Competition 2026, Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Inovasi Pendidikan
Universitas Pepabri Makassar Gelar Seminar Nasional Bahas Keamanan Finansial di Era Digital
Cuaca Ekstrem, Disdik Makassar Terbitkan SE Sekolah PAUD hingga SMP Belajar Daring
Farmasi Berzikir, Fakultas Farmasi UMI Perkuat Nilai Spiritual Sivitas Akademika
Disdik Makassar Sesuaikan Libur Ramadan dan Idulfitri 2026, Siap Sesuaikan Edaran 3 Menteri

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 12:13 WIB

117 Apoteker Baru Resmi Dilantik, Fakultas Farmasi UMI Gelar Sumpah Profesi Periode 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:05 WIB

Resmikan SIT Raffasya, Munafri Tekankan Pendidikan Qur’ani dan Berkarakter Jawab Krisis Etika Anak

Kamis, 2 April 2026 - 18:35 WIB

Pemkot Makassar-Telkomsel Jajaki Kerja Sama Program Digitalisasi Sekolah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:52 WIB

Makassar Tuan Rumah ALOHA National Competition 2026, Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Inovasi Pendidikan

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:44 WIB

Universitas Pepabri Makassar Gelar Seminar Nasional Bahas Keamanan Finansial di Era Digital

Berita Terbaru