Parade Wastra, Dekranasda Makassar Angkat Keelokan Baju Bodo di Expo Kreatif Andalan 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Dekranasda Kota Makassar tampil memukau dalam Parade Wastra Expo Kreatif Andalan Sulsel 2025, yang digelar di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sabtu (22/11/2025).

Di bawah arahan Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, 15 pengurus terbaik melangkah anggun membawa identitas kota diiringi alunan lagu Anging Mammiri.

Antusiasme pengunjung terasa kuat. Banyak pengunjung mengabadikan momen ini dan memberikan apresiasi langsung kepada kontingen Makassar.

Penampilan kontingen Makassar semakin memikat lewat Baju Bodo modern rancangan desainer lokal @Serasastudio.id, yang dijahit langsung oleh peserta Pelatihan Menjahit Dekranasda Makassar. Busana tersebut dipadukan dengan Sarung Sutra Makassar bermotif kotak khas daerah dengan kombinasi warna hijau–merah–kuning.

Baca Juga :  Suara ASN Gema di Balai Kota, Porseni 2025 Rayakan Kemerdekaan Penuh Warna

Tak hanya itu, perhiasan etnik karya Ibu Juwalia, salah satu anggota Dekranasda Makassar, memberi aksen kuat yang menonjolkan karakter budaya sekaligus menyatukan elemen busana dan kriya dalam satu kesatuan yang elegan.

Keanggunan tampilan semakin lengkap berkat Kipas Anyaman Lontara berbahan serat alami produksi @rama.art.mks, hijab lokal @sealuna.official bernuansa senada, serta selop UMKM Makassar @stopy_indonesia.

Selain tampil di parade, Dekranasda Kota Makassar juga menghadirkan produk unggulan di booth nomor 16, yang berada di sisi kanan panggung.

Baca Juga :  HUT Dekranas dan HKG PKK 2026 di Kota Makassar, Transaksi Rp5 Miliar, Perputaran Ekonomi Tembus Rp100 Miliar

Dengan dekorasi khas Ayam Jago Makassar, pengunjung dapat menemukan berbagai karya perajin kota ini, mulai dari tas serat alam berbahan eceng gondok, lontara, dan pelepah jagung, hingga kerajinan kayu dan perhiasan etnik bercorak Sulawesi Selatan.

Makassar turut memperkenalkan Tumbler Khas Makassar, produk kreatif yang mendukung Gerakan Membawa Tumbler sebagai simbol komitmen kota terhadap budaya, kreativitas, dan kepedulian lingkungan.

Melalui penampilan di parade wastra, Dekranasda Kota Makassar ingin menegaskan bahwa budaya bukan hanya warisan untuk dikenang, tetapi hidup melalui karya, inovasi, dan cinta para pengrajinnya.(*)

Berita Terkait

Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026
Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026
Rembuk Pendidikan HMI Sulsel: Guru, Kepsek, Moral Siswa hingga Pangadakkang Jadi Sorotan
Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat
Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan
Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi
Dosen dan Mahasiswa KKN STIA Abdul Haris Makassar Latih Aparatur Desa Bonto Bunga Susun SOP Pelayanan Publik
Munafri-Aliyah Bersama Ribuan Warga Semarakkan Maulid Akbar Pesisir di Paotere

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Rembuk Pendidikan HMI Sulsel: Guru, Kepsek, Moral Siswa hingga Pangadakkang Jadi Sorotan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan

Berita Terbaru