Munafri-Aliyah Aksi Jumat Bersih di Waduk Tunggu Pampang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar kembali menggencarkan gerakan Jumat Bersih dengan melibatkan masyarakat di Kecamatan Manggala. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung memimpim aksi bersih-bersih di Waduk Tunggu Pampang bersama warga, Jumat (22/8/2025).

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang Heriantono Waluyadi, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, serta jajaran pemerintah kecamatan.

Pada kesempatan tersebut, Munafri, Aliyah, Zulkifli, dan Herianto, turut menuangkan eco-enzym ke waduk sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem perairan.

Dalam arahannya, Munafri menegaskan pentingnya kegiatan rutin kebersihan, khususnya menjelang musim penghujan. Kegiatan yang dihadiri oleh BBWS Pompengan Jeneberang menjadi tindak lanjut dari pertemuan dan komitmen mereka kemarin.

Menurutnya, langkah ini penting dilakukan mengingat musim penghujan segera tiba, sementara Kecamatan Manggala dan Panakkukang termasuk daerah yang rawan banjir.

“Ini saya sampaikan kepada bapak Kepala Balai, ini tindak lanjut dari yang kita bicarakan kemarin bahwa wilayah-wilayah yang bisa kami jangkau akan kami maksimalkan untuk membersihkan saluran-saluran,” ujarnya.

Baca Juga :  Munafri Serahkan Paket Sembako Usai Sholat Subuh Berjamaah di Mesjid Haqqul Yaqin

Munafri mengajak masyarakat untuk bersama-sama membersihkan lingkungan, dari tingkat rumah tangga hingga saluran air di sekitar wilayah mereka. Ia berharap kegiatan ini dapat menekan risiko banjir yang kerap melanda Makassar.

“Kita berharap tahun ini memang banjir tidak bisa hilang 100 persen. Tapi minimal, kita bisa meminimalisir agar apa yang terjadi tahun lalu bisa lebih sedikit daripada sebelumnya,” jelasnya.

Ia turut menegaskan bahwa gerakan kebersihan tidak boleh berhenti hanya sebagai seremonial Jumat Bersih. Pemantauan dan pembersihan, kata Munafri, harus dilakukan setiap hari oleh aparat kecamatan bersama satgas kebersihan dan Dinas Pekerjaan Umum.

“Sampah-sampah di saluran harus segera dibersihkan. Jangan menunggu siapa yang bertanggung jawab, karena ini adalah tanggung jawab kita semua untuk memastikan saluran berjalan lancar tanpa hambatan,” tegasnya.

Lebih jauh, Munafri menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim hujan, terutama di daerah langganan banjir. Ia mengungkapkan, Pemkot Makassar akan segera memulai pembuatan biopori di berbagai lokasi sebagai alternatif mengurangi genangan air.

“Kesiapsiagaan memang membutuhkan intensitas tinggi. Mulai minggu depan, pembuatan biopori sudah akan kita laksanakan di berbagai tempat agar bisa menjadi salah satu cara mengurangi ketinggian genangan saat banjir,” paparnya.

Baca Juga :  Dipercaya Kemensos RI, Kota Makassar Masuk 40 Daerah Pilot Project Digitalisasi Bansos

Di akhir arahannya, Ia mengajak seluruh warga Manggala untuk ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan.

“Urusan kebersihan bukan urusan satu orang. Ini adalah urusan kita semua. Kalau kita semua ikut turun tangan, insyaallah semua bisa teratasi dengan baik dan lebih cepat,” tutupnya.

Kegiatan Jumat Bersih kembali digelar di Kecamatan Manggala dengan melibatkan warga setempat bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar.

Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, hadir langsung sekaligus memberikan semangat kepada masyarakat.

Aliyah menyampaikan bahwa aksi sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan memiliki makna besar, bukan hanya untuk kesehatan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan.

“Kebersihan bukan hanya menjadi tugas pemerintah. Ini adalah cerminan kebersamaan kita sebagai warga Makassar. Melalui Jumat Bersih, kita belajar merawat lingkungan sekaligus mempererat silaturahmi,” ungkapnya.

Ia mengajak seluruh warga untuk terus menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan kota. Menurutnya, lingkungan yang indah, nyaman, dan sehat adalah warisan berharga untuk generasi mendatang.

Berita Terkait

Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026
Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026
Rembuk Pendidikan HMI Sulsel: Guru, Kepsek, Moral Siswa hingga Pangadakkang Jadi Sorotan
Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat
Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan
Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi
Dosen dan Mahasiswa KKN STIA Abdul Haris Makassar Latih Aparatur Desa Bonto Bunga Susun SOP Pelayanan Publik
Munafri-Aliyah Bersama Ribuan Warga Semarakkan Maulid Akbar Pesisir di Paotere

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Rembuk Pendidikan HMI Sulsel: Guru, Kepsek, Moral Siswa hingga Pangadakkang Jadi Sorotan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan

Berita Terbaru