Masuk Daftar Best Place to Invest, Munafri Paparkan Makassar sebagai Pusat Pertumbuhan Indonesia Timur

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memaparkan berbagai faktor yang menjadikan Makassar sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi dan investasi terbaik di Indonesia.

Hal itu dipaparkan Munafri saat diwawancarai oleh Heri, perwakilan Majalah Fortune Indonesia untuk edisi khusus Best Place to Invest, secara daring, Senin (22/06/2026).

Dalam wawancara tersebut, wali kota yang akrab disapa Appi ini menjelaskan bahwa posisi strategis Kota Makassar sebagai pusat perdagangan dan jasa di kawasan Indonesia Timur.

Posisi geografis tersebut, kata Appi, menjadi modal utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Sehingga, hampir seluruh aktivitas distribusi barang dan jasa menuju Indonesia Timur akan beririsan dengan Kota Makassar.

“Makassar merupakan hub perdagangan Indonesia Timur. Posisi strategis ini menjadikan Makassar sebagai pintu masuk utama bagi aktivitas bisnis, logistik, dan investasi yang ingin menjangkau kawasan timur Indonesia,” katanya.

Ia juga menguraikan pertumbuhan ekonomi Makassar terus menunjukkan tren positif. Pada triwulan pertama 2026, pertumbuhan ekonomi Kota Makassar mencapai 6,61 persen, meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar 5,39 persen.

Baca Juga :  Pemkot Makassar Selamatkan Aset PSU Rp6,35 Triliun, Munafri Wajibkan Pengembang Tertib

Appi menjelaskan, pertumbuhan tersebut ditopang oleh sejumlah faktor. Diantaranya posisi Makassar sebagai hub logistik Indonesia Timur, tingginya kepercayaan investor, serta keberhasilan transformasi ekonomi menuju digitalisasi.

Selain itu, keunggulan Makassar tidak hanya terletak pada infrastruktur perdagangan yang lengkap, tetapi juga pada sumber daya ekonomi yang beragam. Kondisi tersebut membuat perekonomian kota tetap tangguh karena tidak bergantung pada satu sektor atau komoditas tertentu.

“Makassar memiliki struktur ekonomi yang heterogen. Ketika satu sektor mengalami perlambatan, sektor lain tetap bergerak sehingga stabilitas pertumbuhan ekonomi dapat terjaga,” katanya.

Selain itu, lanjut Appi, kualitas sumber daya manusia juga menjadi salah satu kekuatan utama Kota Makassar. Munafri menilai peningkatan kualitas SDM menjadi kunci agar masyarakat lokal dapat mengambil manfaat langsung dari pertumbuhan ekonomi dan investasi yang terus meningkat.

Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk menjaga iklim investasi yang sehat melalui kepastian regulasi, transparansi birokrasi, dan stabilitas kawasan. Faktor tersebut bagi Appi menjadi pertimbangan penting bagi investor dalam menanamkan modal.

Baca Juga :  Komitmen Tak Diragukan: Aliyah Mustika Ilham Bawa Pulang Penghargaan Kemenimipas untuk Kota Makassar

“Investor tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga membutuhkan kepastian regulasi, birokrasi yang transparan, dan kondisi daerah yang aman. Hal-hal inilah yang terus kami jaga di Kota Makassar,” ungkapnya.

Munafri mengungkapkan, realisasi investasi Kota Makassar pada triwulan pertama 2026 mencapai Rp1,23 triliun atau sekitar 22,81 persen dari total investasi yang masuk ke Sulawesi Selatan.

“Capaian tersebut menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan pelaku usaha terhadap stabilitas ekonomi Kota Makassar,” pungkasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa investasi yang masuk harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Karena itu, Pemkot Makassar, lanjutnya, mendorong setiap investasi agar mampu menciptakan lapangan kerja, memberdayakan masyarakat sekitar, serta membuka peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang.

“Target kami bukan hanya meningkatkan nilai investasi, tetapi memastikan investasi tersebut menghadirkan multiplier effect bagi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi harus dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Kota Makassar,” tutup Munafri.

Berita Terkait

Aliyah Mustika Ilham Tekankan Desain RSUD Daya Tampilkan Identitas Kota Makassar
Dinsos dan RSUD Daya Makassar Raih Penghargaan Ombudsman RI, Bukti Kualitas Pelayanan Publik Baik
Dipercaya Kemensos RI, Kota Makassar Masuk 40 Daerah Pilot Project Digitalisasi Bansos
BPBD Makassar Gandeng 23 Kampus, Siapkan 23.000 Mahasiswa Tangguh Bencana
Buka High Level Meeting TP2DD, Appi Minta Digitalisasi Pemkot Berorientasi Hasil
Munafri Dampingi Fadly Zon Tinjau Benteng Rotterdam Persiapan Revitalisasi
Mendagri Resmi Tutup Perayaan HUT Dekranas ke-46 di Makassar, Apresiasi Dukungan Wali Kota Munafri
Aliyah Mustika Ilham Terima Kunjungan Silaturahmi Bupati Tabalong, Wakil Wali Kota Pagar Alam, dan Wakil Bupati Banyuasin

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:35 WIB

Aliyah Mustika Ilham Tekankan Desain RSUD Daya Tampilkan Identitas Kota Makassar

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:29 WIB

Dinsos dan RSUD Daya Makassar Raih Penghargaan Ombudsman RI, Bukti Kualitas Pelayanan Publik Baik

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

BPBD Makassar Gandeng 23 Kampus, Siapkan 23.000 Mahasiswa Tangguh Bencana

Senin, 13 Juli 2026 - 15:42 WIB

Buka High Level Meeting TP2DD, Appi Minta Digitalisasi Pemkot Berorientasi Hasil

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:10 WIB

Munafri Dampingi Fadly Zon Tinjau Benteng Rotterdam Persiapan Revitalisasi

Berita Terbaru