Kota Makassar Berpesta Budaya: Ritual Adat, dan Karnaval Spektakuler

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Kota Makassar kembali memeriahkan Bulan Budaya tahun 2025 dengan berbagai atraksi seni dan karnaval budaya. Acara yang digelar oleh Dinas Kebudayaan Kota Makassar.

Hajatan ini, berlangsung meriah pada Kamis (14/8/2025) dan dihadiri langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Forkopimda.

Rangkaian kegiatan menghadirkan beragam atraksi dari dalam maupun luar Sulawesi Selatan. Puluhan komunitas seni, sanggar, hingga paguyuban budaya ambil bagian untuk memamerkan kekayaan tradisi masing-masing.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Patiware, menjelaskan bahwa Bulan Budaya merupakan agenda rutin yang menjadi bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Bulan Budaya ini adalah rangkaian dari 17 Agustus. Kegiatan ini sekaligus menjadi salah satu upaya pelestarian budaya, di mana kita bisa menyaksikan berbagai ritual dan atraksi seni tradisional,” ujarnya.

Baca Juga :  Besok Jalan Santai HUT KORPRI dan HUT ke-418 Kota Makassar, Ini Rutenya

Menurutnya, dua ritual adat menjadi sorotan utama pada gelaran kali ini. Ada Pasili Songkabala di siang hari, lalu sebelum Magrib ada pembacaan Barasanji.

“Malamnya ini, kita akan menutup rangkaian dengan launching museum yang dibuka pada malam hari,” terangnya.

Selain ritual, karnaval budaya juga menjadi magnet tersendiri. Peserta karnaval meliputi marching band, komunitas seni budaya, hingga perwakilan paguyuban dari berbagai daerah, termasuk empat paguyuban dari Bali serta 30 sanggar seni.

“Karnaval ini bukan hanya tontonan, tapi juga bentuk pelestarian, perlindungan, dan pemajuan kebudayaan di Kota Makassar,” tambahnya.

Pelaksanaan Bulan Budaya ini, kata dia, juga bertujuan menjaga identitas dan tradisi warisan leluhur. Kehadiran Pemerintah di sini untuk memastikan bahwa tradisi bukan hanya sekadar koleksi fisik.

Tetapi juga praktik budaya yang pernah dilakukan para pendahulu. Terkait museum malam hari yang diluncurkan, ia mengungkapkan bahwa konsep ini sengaja dibuat untuk memperluas akses masyarakat.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Pererat Kebersamaan Alumni se-Kota Makassar di Bazar Road To Reuni Angkatan 93

“Kami punya target kunjungan sebanyak 27 ribu pengunjung. Museum ini tidak hanya berfungsi mengoleksi dan memamerkan benda bersejarah, tapi juga menjadi ruang kreatif bagi komunitas seni dan budaya,” tuturnya.

Puncak perayaan Bulan Budaya Makassar 2025 berlangsung hingga malam, diwarnai kemeriahan seni, warna-warni kostum karnaval, dan antusiasme ribuan warga yang memadati lokasi acara.

“Siapa pun yang ingin berkegiatan positif, baik di dalam maupun di pelataran museum, akan kami fasilitasi,” tambah dia.

Turut hadiri dalam acara tersebut Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, jajaran Forkopimda, kepala SKPD, camat, lurah, tokoh adat, budayawan, seniman, serta komunitas budaya se-Kota Makassar.

Berita Terkait

Gelar Diskusi di Gereja Toraja Jemaat Wala: Pemuda, Mahasiswa dan Masyarakat Sangalla’ Sepakat Tolak Geothermal
Melinda Aksa Tinjau Kebun Aku Hatinya PKK di Ujung Pandang, Dorong Kemandirian Pangan Keluarga
Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Wali Kota Munafri Kerahkan Tim ATS Jemput Siswa Kembali Sekolah
Di Bawah Langit Karebosi, Buruh dan Pemkot Makassar Duduk Bersama, Aspirasi Tanpa Konfrontasi
Munafri-Aliyah Rangkul Buruh, Peringati May Day 2026 Bersama Lewat Fun Walk
Munafri Tinjau Urban Farming di Tamalate–Wajo, Targetkan Kemandirian Pangan Bagi Warga
Peringati Hari Posyandu Nasional, TP PKK Makassar Dorong Layanan Kesehatan Lebih Optimal
Lepas JCH Makassar, Munafri: Haji Bukan Tamasya, Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:34 WIB

Gelar Diskusi di Gereja Toraja Jemaat Wala: Pemuda, Mahasiswa dan Masyarakat Sangalla’ Sepakat Tolak Geothermal

Senin, 4 Mei 2026 - 17:35 WIB

Melinda Aksa Tinjau Kebun Aku Hatinya PKK di Ujung Pandang, Dorong Kemandirian Pangan Keluarga

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:20 WIB

Di Bawah Langit Karebosi, Buruh dan Pemkot Makassar Duduk Bersama, Aspirasi Tanpa Konfrontasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:05 WIB

Munafri-Aliyah Rangkul Buruh, Peringati May Day 2026 Bersama Lewat Fun Walk

Kamis, 30 April 2026 - 13:45 WIB

Munafri Tinjau Urban Farming di Tamalate–Wajo, Targetkan Kemandirian Pangan Bagi Warga

Berita Terbaru