Investasi Masa Depan Lewat Kesehatan: Tim Pengabdi UMI Bantu Prolanis di Puskesmas Jumpandang Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Kesehatan adalah investasi jangka panjang yang paling baik bagi diri kita sendiri. Setiap orang pasti menginginkan adanya peningkatan kualitas kesehatannya. Pemerintah pun sangat memperhatikan hal tersebut dengan memberikan fasilitas berupa Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya.

Puskesmas Jumpandang Baru adalah salah satu fasilitas kesehatan yang terletak dI Jl. Insinyur H. Juanda No.1, Ujung Pandang Baru, Kec. Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Puskesmas tersebut menjadi mitra pengabdian bagi tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Muslim Indonesia (UMI).

Melalui program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan, Sains, dan Kebudayaan (DIKTISAINTEK) tahun 2025. Tim pengabdi yang diketuai oleh apt. Sukmawati, S.Farm., M.Farm mengadakan penyuluhan, pelatihan dan pemberian teknologi tepat guna kepada mitra sasaran kelompok Prolanis atau Program Pengelolaan Penyakit Kronis yang terdaftar aktif di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar. Kegiatannya berlangsung dari 26 Juli hingga 16 Agustus 2025.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Ajak STIE Ciputra Perkuat Peran Guru Wujudkan Transformasi Pendidikan

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan bagi pasien prolanis dengan penyuluhan tema kesehatan, pembentukan tim pengawas minun obat (PMO), pemberian peralatan pemeriksaan kesehatan, serta sosialisasi pemanfaatan dan pembuatan wadah pengingat obat (pill box reminder).

Pelayanan kesehatan merupakan upaya pencegahan dan pengobatan penyakit untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Bentuk ukuran keberhasilan pelayanan kesehatan adalah kepuasan pasien.

”Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kepuasan pasien dan keberhasilan suatu terapi adalah melakukan perubahan pada pelayanan kefarmasian untuk meningkatkan kepatuhan pasien dalam menggunakan obat,” ujar Sukmawati.

”Tips meningkatkan kepatuhan minum obat meliputi gunakan alat bantu seperti kotak pil (pillbox), pahami tujuan minum obat, jadwal teratur yang disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari, dan komunikasi dengan tenaga kesehatan, ” tambah apt. Andi Maulana K. Petta Lolo, S.Farm., M.Pharm.Klin.

Baca Juga :  Building a Love of Reading: Tips and Strategies for Encouraging Kids to Develop a Reading Habit

Salah satu hasil survei dari tim mengenai tenaga kesehatan memiliki waktu yang kurang dan jumlahnya sedikit maka tim pengabdi memberikan solusi untuk membentuk pengawas minun obat (PMO). Menurut Sitti Nurana, S.ST., M.Keb yang juga merupakan anggota tim bahwa PMO adalah seseorang yang membantu memastikan pasien prolanis mengonsumsi obat secara rutin dan sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan. Biasanya dilakukan oleh anggota keluarga, kader kesehatan, atau orang terdekat pasien.

Kami sangat berterima kasih atas kegiatan yang ditelah dilakukan oleh tim pengabdi LpKM UMI. Alat yang telah diberikan akan diupayakan untuk digunakan dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan pasien Prolanis.

Edukasi yang diberikan sungguh sangat bermanfaat karena ada pemaparan materi secara langsung dan konsultasi terkait penggunaan obat yang benar sehingga harapannya mereka akan lebih patuh dalam menggunakan obatnya, ujar Vivi Sri Sulrianti,A.Md.Keb selaku ketua kelompok mitra dan juga tenaga kesehatan di PKM Jumpandang Baru Makassar.

Berita Terkait

Ditolak Berkali-kali, Muh Ikram Anak Yatim Akhirnya Diselamatkan, RSUD Daya Dipuji Warganet
Penurunan Stunting di Kota Makassar Capai 4 Persen, Kini NPS Fokus Fase II Dilanjutkan
Kota Makassar Borong Penghargaan Adiwiyata 2025, 10 Sekolah Raih Prestasi Nasional
Kota Makassar Raih Penghargaan Nasional Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik 2025
Munafri Buka POP FEST 2025, Dorong Pembinaan Atlet Usia Dini dan Olahraga Tradisional
Aliyah Mustika Ilham Bawa Pulang Penghargaan Nasional Tanda Cinta PAI untuk Makassar
Kota Makassar Resmi Naik Kelas, Raih Penghargaan Swasti Saba Wiwerda 2025
Dari Sekolah untuk Kota, Gerakan 10.000 Liter Eco Enzym Warnai Hari Guru Nasional

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 07:12 WIB

Ditolak Berkali-kali, Muh Ikram Anak Yatim Akhirnya Diselamatkan, RSUD Daya Dipuji Warganet

Jumat, 12 Desember 2025 - 10:54 WIB

Penurunan Stunting di Kota Makassar Capai 4 Persen, Kini NPS Fokus Fase II Dilanjutkan

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:05 WIB

Kota Makassar Borong Penghargaan Adiwiyata 2025, 10 Sekolah Raih Prestasi Nasional

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:32 WIB

Kota Makassar Raih Penghargaan Nasional Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik 2025

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:05 WIB

Munafri Buka POP FEST 2025, Dorong Pembinaan Atlet Usia Dini dan Olahraga Tradisional

Berita Terbaru