APEKSI Pilih Makassar Creative Hub sebagai Best Practice di Indonesia Timur

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Program inovatif Pemerintah Kota Makassar, Makassar Creative Hub (MCH), di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (MULIA), terpilih sebagai salah satu best practice versi Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah VI yang menaungi wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Tim APEKSI Komwil VI yang dipimpin oleh Manajer, Talib Mustafa melakukan audiensi bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Balai Kota, Rabu (15/10/2025) untuk menggali lebih dalam latar belakang, tujuan, serta dampak nyata dari lahirnya MCH sebagai ruang kreatif anak muda di Makassar.

Talib Mustafa menjelaskan Program MCH ini akan didokumentasikan dalam buku tahunan APEKSI yang berisi praktik terbaik kota-kota di Indonesia Timur.

Ia menyebut, dokumentasi best practice ini penting agar praktik terbaik di satu kota dapat ditiru dan dikembangkan kota lain khususnya di Indonesia Timur, sehingga inovasi daerah bisa saling menguatkan.

“Makassar Creative Hub ini kami anggap menonjol karena menjawab langsung kebutuhan generasi muda. Kami ingin menuliskannya lebih detail agar bisa jadi referensi kota lain,” jelas Talib.

Baca Juga :  Jumat Bersih di Kanal Sinrijala, Munafri: Kemerdekaan Juga Soal Lingkungan

Pada kesempatan itu, Munafri menjelaskan Program Makassar Creative Hub (MCH) dibentuk untuk merespons kebutuhan upgrading skills dari anak-anak muda di Kota Makassar.

MCH, kata Ia, menjadi sarana yang dibuat oleh pemerintah untuk memberikan wadah minat yang diinginkan oleh anak-anak Makassar.

Tujuannya adalah untuk membawa mereka menjadi lebih spesifik, seperti mau menjadi pengusaha, pegawai, atau profesi lainnya.

“Mereka yang baru lulus S1 umumnya punya bekal ilmu sama, tapi lewat MCH bisa diarahkan lebih spesifik, apakah ingin jadi pengusaha, pekerja kreatif, maupun pegawai,” ujarnya.

“Pemerintah hadir menjembatani mereka dengan akses kerja, permodalan, hingga pasar,” tambah Munafri.

Ia merincikan, fasilitasnya bervariasi mengikuti trend minat dan kebutuhan skill anak muda. Seperti pelatihan barista, makeup artist, musik, konten kreator hingga ruang podcast yang bebas digunakan secara gratis.

Lebih jauh, Munafri menuturkan MCH pertama yang berlokasi di kawasan Pantai Losari saat ini adalah prototipe yang dibuat untuk dibangun di 15 kecamatan yang ada di Kota Makassar. Tahun ini, lanjut Munafri, akan dibangun dua MCH lainnya.

Munafri juga bercerita bahwa MCH lahir dari riset dan benchmarking, salah satunya dari hasil kunjungan Munafri ke TESDA, lembaga pelatihan tenaga kerja terbesar di Filipina.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Hadiri Dies Natalis ke-64 UNM, Ajak Perkuat Sinergi Bangun Makassar

Dari sana, Pemkot Makassar meramu model MCH di Makassar sebagai prototipe sistem pemberdayaan anak muda yang berorientasi pada upscaling knowledge dan penyerapan tenaga kerja.

“Ekspektasi saya, anak-anak muda Makassar bisa menyalurkan minat dan bakatnya, mendapat kesempatan yang sebelumnya sulit diakses, dan langsung terkoneksi dengan ekosistem kerja maupun usaha. Inilah investasi kita untuk generasi masa depan,” tegasnya.

Ke depan, Munafri menjelaskan program MCH akan punya kurikulum yang tertata dan pola distribusinya ke setiap kecamatan akan memiliki spesialisasi berbeda-beda tergantung kebutuhan dan peluang di wilayahnya.

“Bentuknya pun tidak semuanya gedung, ada yang lebih banyak halamannya. Pola pendekatannya bukan classroom semuanya, tetapi pola yang berbeda-beda sesuai dengan needs and wants masyarakat,” harap Munafri.

Selain Makassar, APEKSI tahun ini juga mengangkat empat inovasi lain: Musrenbang Inklusif Kota Palu, Layanan Kesehatan Antar Jemput Kota Palopo, Sistem Informasi Kependudukan Kota Ambon, serta Mobil dan Kapal Inflasi Kota Tidore.

Berita Terkait

Perkuat Sinergi JKN, Wakil Wali Kota Makassar Sambut Kepala Cabang Baru BPJS Kesehatan
Tahun 2026, Pemkot Makassar Masih Terapkan Moratorium Mutasi ASN
Gubernur Sulsel Dukung Penertiban PKL di Makassar, Ingatkan Masalah Sampah dan Lingkungan
Munafri Pimpin Rapat Sinergi Pengawasan Keselamatan Transportasi Mudik
Aliyah Mustika Ilham Buka International Women’s Day Talkshow 2026, Dorong Perempuan Makassar Berdaya dan Berperan Aktif
Safari Ramadan Malam ke-14, Wali Kota Makassar Tekankan Kolaborasi dan Kebersihan Jelang Idulfitri
Canda Appi ke Emak-emak: Kantor DWP Harus Jadi Pusat Inovasi, Bukan Tempat Gosip
Munafri–Mendag Pantau Pasar Terong hingga Ritel Modern, Harga Pangan Makassar Relatif Terkendali

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:20 WIB

Perkuat Sinergi JKN, Wakil Wali Kota Makassar Sambut Kepala Cabang Baru BPJS Kesehatan

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:59 WIB

Tahun 2026, Pemkot Makassar Masih Terapkan Moratorium Mutasi ASN

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:30 WIB

Gubernur Sulsel Dukung Penertiban PKL di Makassar, Ingatkan Masalah Sampah dan Lingkungan

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:05 WIB

Munafri Pimpin Rapat Sinergi Pengawasan Keselamatan Transportasi Mudik

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:16 WIB

Aliyah Mustika Ilham Buka International Women’s Day Talkshow 2026, Dorong Perempuan Makassar Berdaya dan Berperan Aktif

Berita Terbaru