Hierarkinews, SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menggelar Seminar Program Kerja sebagai langkah awal pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, di Desa Compong, Kecamatan Pitu Riase Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin, (13/7/2026).
Seminar ini bertujuan memaparkan rencana program kerja, memperoleh masukan, serta menyelaraskan pelaksanaannya dengan kebutuhan dan potensi Desa Compong. Kegiatan ini mendukung SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), dan SDG 14 (Ekosistem Laut), serta berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Seminar yang dilaksanakan bersama Mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin ini dihadiri Kepala Desa Compong beserta jajaran pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM), Kepala Pustu, Bidan Desa, Babinsa, para kepala dusun, kader Posyandu, staf desa, Supervisor KKN-PK 69 Universitas Hasanuddin di Desa Compong, Ryryn Suryaman Prana Putra, S.KM., M.Kes., Supervisor KKN Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, serta mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang.
Tim KKNPK-69 Desa Compong terdiri atas Andi Fatihul Ihsan Rabbani (FKG–Prodi Kedokteran Gigi), Dini Alya Syakhirah (FK–Prodi Pendidikan Dokter), Andini Edi (Fakultas Farmasi–Prodi Farmasi), Cesya Putri Aisyah S. (Fakultas Keperawatan–Prodi Ilmu Keperawatan), Muthmaina Khairunnisa (FK–Prodi Kedokteran Hewan), Nia Putri Rahmadani dan Fadilah Putri Anisa (FKM–Prodi Kesehatan Masyarakat), serta Nurhandayani (FK–Prodi Psikologi).
Dalam seminar, mahasiswa mempresentasikan rencana program kerja kelompok berupa Jumat Sehat Compong, yaitu skrining hipertensi dan diabetes melitus sebagai upaya deteksi dini penyakit tidak menular. Selain itu, dipaparkan program kerja individu yang berfokus pada edukasi kesehatan gigi dan mulut, penggunaan obat yang rasional, pencegahan penyakit menular dan tidak menular, kesehatan reproduksi, kesehatan jiwa, pencegahan gigitan hewan penular rabies, serta pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan promotif, preventif, dan edukatif.
Koordinator KKN-PK 69 Desa Compong menyampaikan, “Program kerja kami disusun berdasarkan hasil observasi dan diskusi bersama pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta masyarakat. Program utama kami adalah Jumat Sehat Compong sebagai upaya deteksi dini hipertensi dan diabetes melitus. Kami berharap seluruh program dapat terlaksana melaluidukungan dan kolaborasi semua pihak.”
Kepala Desa Compong mengapresiasi program yang dipaparkan mahasiswa dan berharap seluruh kegiatan selaras dengan program pemerintah desa, memperhatikan kearifan lokal, mudah diterapkan, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.











