Silaturahmi Ramadan dengan Purna Bhakti, Appi Minta Masukan Senior Bangun Makassar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Suasana khidmat penuh kekeluargaan begitu terasa saat Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa menjamu para pamong senior dalam kegiatan silaturahmi Ramadan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama purna bhakti Pemerintah Kota Makassar.

Kegiatan tersebut berlangsung di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Senin (16/3/2026), dan dihadiri para mantan pejabat serta aparatur sipil negara yang telah memasuki masa purna tugas, di lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Dalam suasana hangat penuh kebersamaan, Munafri memanfaatkan momentum tersebut untuk meminta nasihat, pandangan, serta berbagai masukan dari para pamong senior yang telah memiliki pengalaman panjang dalam tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi di bulan suci Ramadan, tetapi juga sebagai ruang dialog untuk memperkuat ukhuwah serta menjaga kesinambungan pemikiran dalam pembangunan Kota Makassar.

“Pada kesempatan hari ini, saya berharap bukan hanya membangun silaturahmi, tetapi juga memperkuat Ukhuwah untuk kota kita tercinta,” kata Appi.

“Di tengah perkembangan zaman yang semakin maju tentu membutuhkan banyak masukan dan pengalaman berharga yang dimiliki para purna bakti dari lingkup Pemerintah Kota Makassar,” sambung Munafri.

Ia menambahkan, komunikasi dengan para senior pemerintahan akan terus dijaga karena banyak pelajaran penting yang dapat menjadi landasan dalam menjalankan pemerintahan yang baik di Kota Makassar.

“Sehingga kami juga tidak berhenti untuk berkomunikasi, kami jadikan landasan dalam menjalankan kegiatan pemerintahan, terutama bagaimana menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik di Kota Makassar,” jelasnya.

Sebagai Wali Kota, Appi menilai kegiatan silaturahmi dengan para purna bhakti ini sebagai bentuk kewajiban moral bagi pemerintah. Menurutnya, pengabdian kepada daerah tidak berhenti hanya karena seseorang telah memasuki masa purna tugas.

Baca Juga :  Akses Riverside Leimena–Perintis, Jalur Baru Urai Kemacetan di Timur Makassar

Menurutnya, ini bukan hanya sekadar acara, tapi ini kewajiban. Kalau dalam salat mungkin seperti fardhu kifayah. Karena tidak boleh ada hubungan yang terputus.

Lanjut dia, pola pengabdian ini sebenarnya hanya dibatasi aturan administrasi, tetapi kontribusi dalam pembangunan tetap bisa terus berjalan.

Dalam kesempatan tersebut, mantan CEO PSM itu juga memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah saat ini, baik dalam konteks nasional maupun lokal, yang menuntut pemikiran matang dan langkah strategis dalam menjalankan program pembangunan.

Dia mengungkapkan bahwa dalam satu tahun terakhir pemerintah kota telah melewati berbagai tantangan pembangunan. Namun, berdasarkan data dan indikator resmi, sejumlah capaian menunjukkan perkembangan yang positif.

Ia menyebutkan bahwa hampir seluruh indikator pembangunan menunjukkan tren peningkatan, termasuk pertumbuhan ekonomi Kota Makassar yang disebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional maupun Provinsi Sulawesi Selatan.

Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan, angka stunting mengalami penurunan, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Makassar terus mengalami peningkatan.

“Alhamdulillah, satu tahun ini kita lewati dengan sangat baik. Hampir seluruh indikator naik secara signifikan,” katnaya.

“Pertumbuhan ekonomi kita lebih tinggi dari nasional maupun provinsi, angka kemiskinan turun, stunting juga menurun, dan indeks pembangunan manusia terus meningkat,” lanjutanya.

Meski demikian, Munafri menegaskan bahwa capaian angka statistik tersebut bukanlah tujuan utama pembangunan, melainkan hanya gambaran umum atas arah pembangunan yang sedang berjalan.

Menurutnya, yang lebih penting adalah dampak nyata pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ditegaskan, angka-angka ini hanya sebuah kiasan untuk memberikan gambaran seperti apa pola pembangunan yang kita lakukan ke depan.

Yang lebih penting adalah bagaimana lorong-lorong di Kota Makassar tidak lagi banjir ketika hujan, bagaimana masyarakat tidak lagi harus mengungsi saat banjir datang.

Baca Juga :  Kejahatan Jalanan Disorot Lewat Seni, Trauma Kota Jadi Ruang Edukasi Warga Makassar

Politisi Golkar itu menekankan, bahwa orientasi pembangunan pemerintah kota saat ini bukan sekadar mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), tetapi juga menghadirkan pemerintahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Yang kita inginkan bukan hanya good governance, tapi bagaimana menghadirkan kebijakan dan program pemerintah memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, Munafri juga memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah kota yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok pekerja rentan.

Ia menyebutkan bahwa saat ini sekitar 81.000 masyarakat Kota Makassar telah mendapatkan perlindungan melalui program jaminan keselamatan kerja dan jaminan kematian.

Namun menurutnya, program tersebut masih perlu diperkuat agar memberikan perlindungan yang lebih komprehensif.

Karena itu, tahun ini pemerintah kota menambah program jaminan hari tua bagi sekitar 41.000 pekerja rentan dan pekerja keagamaan yang dibiayai melalui APBD.

“Inilah kami terus lakukan, karena jaminan kematian dan keselamatan kerja hanya berlaku saat terjadi kecelakaan. Maka tahun ini sekitar 41.000 masyarakat kami berikan jaminan hari tua melalui APBD,” jelasnya.

Selain itu, perhatian juga diberikan kepada tenaga kesehatan dan tenaga pengajar, khususnya yang bertugas di wilayah kepulauan Kota Makassar.

Pemerintah kota telah menyusun skema penambahan insentif bagi tenaga kesehatan dan tenaga pendidik di wilayah tersebut agar kesejahteraan mereka lebih terjamin.

“Perhatian kepada tenaga kesehatan dan tenaga pengajar, khususnya di pulau-pulau, kami susun sedemikian rupa agar benar-benar memberikan dampak langsung dan manfaat bagi masyarakat,” tutup Appi.

Kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut diakhiri dengan dialog santai antara wali kota dan para pamong senior, yang turut menyampaikan berbagai pandangan dan pengalaman mereka dalam membangun Kota Makassar. (*)

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Tasyakuran dan Buka Puasa Bersama Haerani Rasyid di Hotel Claro
Safari Ramadan Berlanjut ke Kepulauan, Munafri Sapa Warga di Barrang Lompo 18 Maret
Apresiasi Baksos Muda MULIA, Appi: Anak Muda Jadi Motor Pemberdayaan Masyarakat
Wali Kota Makassar Minta IKAPTK Perkuat Integritas dan Profesionalisme Bangun Tata Kelola Pemerintahan
Diskusi Publik: Budaya Pop dan Tradisi: Ruang Publik sebagai Titik Temu Generasi Z di Kabupaten Maros
Pastikan Pemudik Sehat, Wawali Makassar Buka Posko Mudik BPJS Kesehatan 2026
Antusias Warga Serbu Pasar Murah Pemkot Makassar, Ucapkan Terima Kasih ke Wali Kota Appi
Kabar Baik!, PPPK Paruh Waktu di Makassar Akhirnya Dapat THR Tahun Ini

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 23:15 WIB

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Tasyakuran dan Buka Puasa Bersama Haerani Rasyid di Hotel Claro

Senin, 16 Maret 2026 - 19:01 WIB

Silaturahmi Ramadan dengan Purna Bhakti, Appi Minta Masukan Senior Bangun Makassar

Senin, 16 Maret 2026 - 15:45 WIB

Safari Ramadan Berlanjut ke Kepulauan, Munafri Sapa Warga di Barrang Lompo 18 Maret

Sabtu, 14 Maret 2026 - 18:51 WIB

Apresiasi Baksos Muda MULIA, Appi: Anak Muda Jadi Motor Pemberdayaan Masyarakat

Sabtu, 14 Maret 2026 - 05:44 WIB

Wali Kota Makassar Minta IKAPTK Perkuat Integritas dan Profesionalisme Bangun Tata Kelola Pemerintahan

Berita Terbaru