Pokja Bunda PAUD Makassar Studi Tiru ke PAUD Dikdasmen Kemdikbud untuk Wujudkan PAUD Berkualitas

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, JAKARTA – Pokja Bunda PAUD Kota Makassar melakukan kunjungan studi tiru ke PAUD Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dalam rangka Belajar dari Praktik Baik dalam Mewujudkan PAUD Berkualitas yang Holistik dan Ramah Anak, Rabu (20/8/2025).

Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Makassar, Titin Florentina, didampingi jajaran pengurus serta lima kepala sekolah PAUD Negeri di Kota Makassar.

Sesampainya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh Ketua Pengelola Yayasan Bidang Pendidikan Nonformal, Rifati Gutam, beserta jajaran guru dan tenaga pendidik.

Dalam sambutannya, Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Makassar, Titin Florentina, mengatakan bahwa kunjungan ini memiliki makna penting bagi penguatan mutu layanan PAUD di Makassar.

“Sebagai Pokja Bunda PAUD, kami menyadari bahwa untuk mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, kita perlu belajar dari praktik baik yang telah dilaksanakan oleh lembaga-lembaga unggul, salah satunya PAUD Dikdasmen,” ujarnya.

Titin menyebutkan ada tiga tujuan utama dari kegiatan ini. Pertama, menggali praktik baik dalam pengelolaan PAUD yang telah berjalan dengan sistematis dan terarah di bawah naungan Kementerian Pendidikan.

Kedua, meningkatkan kapasitas Pokja Bunda PAUD dalam menerapkan konsep PAUD holistik integratif dan sekolah ramah anak, sehingga layanan yang diberikan benar-benar menyentuh seluruh aspek tumbuh kembang anak.

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham Dorong Perempuan Ikut Deteksi Dini HPV DNA Gratis dari Kemenkes

Ketiga, memperkuat jejaring dan kolaborasi antar-lembaga pendidikan, sebab hanya dengan sinergi bersama PAUD berkualitas dan berkelanjutan dapat diwujudkan.

“Kami percaya, pengalaman berharga dari kegiatan ini akan menjadi inspirasi sekaligus dorongan bagi kami untuk terus memperbaiki diri. Karena sejatinya, investasi terbesar bagi bangsa adalah bagaimana kita mendidik anak-anak sejak usia dini dengan penuh kasih sayang, keteladanan, dan kesungguhan,” tambah Titin.

Sementara itu, Ketua Pengelola Yayasan Bidang Pendidikan Nonformal, Rifati Gutam, menyampaikan terima kasih atas kunjungan rombongan Pokja Bunda PAUD Kota Makassar. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempererat silaturahmi dan membuka peluang kerja sama ke depan.

Rifati menjelaskan, lembaga ini pada awalnya berizin sebagai TPA (Tempat Pendidikan Anak) dan kemudian berkembang menjadi PAUD dengan filosofi “dari titik nol”.

“Saat ini, PAUD berada di bawah naungan Dharma Wanita Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta secara teknis dibina oleh Direktorat PAUD,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan lembaga ini didirikan sebagai solusi bagi para karyawan-karyawati Kementerian Pendidikan yang sibuk dengan aktivitas kerja dan menghadapi kemacetan ibu kota, sehingga sulit memberi pengasuhan penuh di rumah.

Baca Juga :  Pimpin Apel Pagi, Munafri: Stabilitas Wilayah Tanggung Jawab Bersama

“Karena itu, PAUD ini hadir sebagai keluarga kedua dengan layanan pendidikan, pengasuhan, perlindungan, kesehatan, serta kenyamanan anak,” ujarnya.

Lanjutnya, Konsep yang dijalankan adalah holistik-integratif dengan layanan penuh sejak pukul 08.00 hingga 16.00, mengikuti jam kerja orang tua.

“Anak-anak juga difasilitasi kebutuhan gizi, dengan menu seimbang berupa sayur, lauk, karbohidrat, serta tambahan telur dan susu agar tumbuh sehat, cerdas, dan ceria,” ujarnya.

Kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke kelas-kelas, di mana rombongan dapat melihat proses pembelajaran serta berbagai fasilitas pendukung. Diskusi juga digelar untuk membahas program rutin seperti pemeriksaan kesehatan bulanan, kegiatan penguatan karakter anak dan lainnya.

Setelah rangkaian studi tiru berakhir, Titin Florentina, menyampaikan bahwa banyak ilmu dan pengalaman berharga yang ia peroleh dari kunjungan tersebut.

Ia berharap praktik baik yang dipelajari dapat diwujudkan dalam pengelolaan PAUD di Kota Makassar, sehingga mutu layanan semakin meningkat.

“Kami akan menyerap hal-hal positif yang ada di sini dan berkomitmen untuk mengaplikasikannya di Makassar demi terwujudnya PAUD yang holistik, ramah anak, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” tutupnya.

Berita Terkait

Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026
Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026
Rembuk Pendidikan HMI Sulsel: Guru, Kepsek, Moral Siswa hingga Pangadakkang Jadi Sorotan
Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat
Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan
Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi
Dosen dan Mahasiswa KKN STIA Abdul Haris Makassar Latih Aparatur Desa Bonto Bunga Susun SOP Pelayanan Publik
Munafri-Aliyah Bersama Ribuan Warga Semarakkan Maulid Akbar Pesisir di Paotere

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Rembuk Pendidikan HMI Sulsel: Guru, Kepsek, Moral Siswa hingga Pangadakkang Jadi Sorotan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan

Berita Terbaru