TP PKK Kota Makassar Gelar Bimtek Perawatan Jenazah untuk Kader PKK dan Kader Pemandi Jenazah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – TP PKK Kota Makassar menggelar bimbingan teknis (bimtek) perawatan jenazah bagi kader TP PKK dan kader pemandi jenazah se-Kota Makassar, berlangsung di Masjid Agung 45 pada Kamis (14/8/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja Pokja I TP PKK Kota Makassar yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam menangani perawatan jenazah sesuai syariat Islam.

Acara ini dihadiri jajaran pengurus TP PKK Kota Makassar, Ketua TP PKK kecamatan dan kelurahan se-Kota Makassar, serta kader pemandi jenazah dari tiap kecamatan.

Ketua Pokja I TP PKK Kota Makassar, Syahriati Syahrum, mengatakan bahwa pengurusan jenazah adalah amalan fardu kifayah yang wajib bagi umat Islam saat terjadi kematian, dan memerlukan pengetahuan serta keterampilan khusus.

“Pengurusan jenazah mencakup memandikan, mengkafankan, menyalatkan, dan menguburkan sesuai panduan syariat Islam. Pengetahuan ini penting agar jenazah diurus dengan hormat dan sesuai ajaran agama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syahriati mengatakan amalan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab golongan tertentu saja tetapi merupakan amanah bersama yang perlu diteruskan oleh semua generasi demi memastikan kesinambungan amalan ini.

Baca Juga :  Kemensos Puji Makassar, Kampung Siaga Bencana Jadi Jadi Role Model Nasional

Untuk itu, katanya, TP PKK Kota Makassa hadir dalam bimtek ini untuk memastikan para kader memiliki pengetahuan yang tepat, keterampilan yang mumpuni, dan pemahaman yang benar sesuai syariat Islam.

“Program ini dilakukan untuk melatih kepekaan sosial dan jiwa kepedulian, meningkatkan pemahaman tentang akhir kehidupan, serta menyiapkan kader perawat jenazah yang kompeten di masyarakat.,” tambahnya.

Syahriati berharap, melalui pelatihan ini para kader dapat menjadi tenaga yang andal dan siap melayani masyarakat dengan benar dan penuh tanggung jawab.

Senada dengan, materi bimtek dibawakan oleh Hj. Herlinda, pembina trainer penyelenggara jenazah. ia menyampaikan mengurus jenazah merupakan ladang pahala yang besar bagi setiap Muslim.

Menurutnya, tugas ini bukan hanya sekadar kewajiban sosial, tetapi juga ibadah yang memiliki nilai spiritual tinggi.

“Setiap sentuhan yang kita lakukan dengan niat ikhlas akan dicatat sebagai amal kebaikan. Maka dari itu, penting bagi kita memahami tata cara yang benar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Herlindz menjelaskan secara rinci tahapan-tahapan perawatan jenazah mulai dari memandikan, mengkafani, hingga tata cara pemakaman.

Baca Juga :  Pokja Bunda PAUD Kota Makassar Mantapkan Sinergi Lewat Capacity Building di Malino

“Setiap sentuhan yang kita lakukan dengan niat ikhlas akan dicatat sebagai amal kebaikan. Maka dari itu, penting bagi kita memahami tata cara yang benar, ini adalah wujud penghormatan terakhir kepada almarhum,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh proses perawatan jenazah harus dilakukan sesuai syariat Islam, mulai dari memandikan, mengkafani, hingga memakamkan. “Hal ini agar hak-hak jenazah terpenuhi sebagaimana mestinya, sekaligus memberikan ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Usai penyampaian materi, peserta disuguhi pemutaran video yang memperlihatkan tata cara membungkus jenazah secara lengkap. Setelah itu, mereka dibagi menjadi tiga kelompok untuk melakukan simulasi langsung. Selama praktik, peserta tampak antusias mencoba setiap langkah yang telah diajarkan, saling membantu, dan bertanya kepada pemateri.

Sebagai penutup kegiatan, Pokja I TP PKK Kota Makassar menyerahkan paket kain kafan kepada Ketua TP PKK kecamatan, masing-masing menerima tiga paket, serta kepada seluruh Ketua TP PKK kelurahan.

Penyerahan ini diharapkan dapat menjadi dukungan nyata dalam melaksanakan tugas mulia tersebut di lingkungan masyarakat.

Berita Terkait

NASMEDIA Sambut 1 Dekade dengan Gerakan Peduli Literasi, Dapat Dukungan Sekretaris Camat Panakkukang
Hadir di LKK Tingkat Nasional Maktim, Betty Epsilon Idroos Apresiasi Fokus Kajian Perempuan dalam Politik dan Demokrasi
Karang Taruna Kecamatan Panakkukang Gelar Aksi “Peduli Lingkungan”, Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan
Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026
Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026
Rembuk Pendidikan HMI Sulsel: Guru, Kepsek, Moral Siswa hingga Pangadakkang Jadi Sorotan
Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat
Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:15 WIB

NASMEDIA Sambut 1 Dekade dengan Gerakan Peduli Literasi, Dapat Dukungan Sekretaris Camat Panakkukang

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Hadir di LKK Tingkat Nasional Maktim, Betty Epsilon Idroos Apresiasi Fokus Kajian Perempuan dalam Politik dan Demokrasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Karang Taruna Kecamatan Panakkukang Gelar Aksi “Peduli Lingkungan”, Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Berita Terbaru