TP PKK Kota Makassar Gelar Kajian Islam, Hadirkan Ustadzah Dewi Yull

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – TP PKK Kota Makassar menggelar kajian Islam dengan menghadirkan Ustadzah Hj. Dewi Yull sebagai pembicara utama. Mengusung tema “Jangan Pernah Lupa Bahwa Semua Hanya Titipan”, kegiatan ini berlangsung di Masjid Agung 45, Rabu (13/8/2025).

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Pokja I TP PKK Kota Makassar yang bertujuan meningkatkan wawasan keagamaan dan membangun kesadaran akan nilai-nilai spiritual di kalangan pengurus PKK.

Hadir dalam acara tersebut jajaran pengurus TP PKK Kota, Ketua TP PKK kecamatan hingga kelurahan se-Kota Makassar, serta tamu undangan dari berbagai organisasi perempuan.

Ketua Pokja I TP PKK Kota Makassar, Syahriati Syahrum, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kajian ini. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kehidupan, mengingat manusia kerap lupa bahwa segala yang dimiliki hanyalah amanah dari Allah SWT.

“Kadang kita merasa semua yang ada pada kita adalah milik kita sepenuhnya, padahal itu hanya titipan. Titipan yang kelak akan diminta kembali oleh Allah, sehingga kita harus menjaganya sebaik mungkin,” ujarnya.

Baca Juga :  Kejari Makassar Ingatkan Kepala Sekolah: Sekolah Bukan Oligarki, Seragam Sudah Diurus Pemkot

Syahriati juga menekankan melalui kajian seperti ini, para pengurus PKK dapat memperkuat iman dan kesabaran dalam menghadapi ujian hidup. “Kita semua tentu punya ujian masing-masing. Dengan ilmu agama yang kuat, insya Allah hati kita akan lebih ikhlas menerima segala takdir,” tambahnya.

Ia pun berharap para peserta dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga bagi keluarga dan lingkungan. “Apa yang kita dapat hari ini semoga menjadi pengingat untuk terus dekat kepada Allah dan bermanfaat bagi orang di sekitar kita,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini, TP PKK Kota Makassar menghadirkan Hj. Dewi Yull, seorang mantan penyanyi nasional yang terkenal di era 1980-1990-an. Ia kini aktif berdakwah, membagikan pengalaman hijrahnya dan perjalanan spiritual yang mengubah hidupnya.

Dalam ceramahnya, Dewi Yull mengisahkan perjalanan hijrahnya yang penuh ujian. Salah satu pengalaman yang paling membekas adalah saat menghadapi kenyataan bahwa putrinya, Gisca, lahir dengan kondisi tunarungu dan juga mengidap penyakit radang otak.

Kondisi kesehatan tersebut membuat Gisca harus menjalani perawatan intensif sejak kecil. Namun, takdir berkata lain, Gisca meninggal dunia pada tahun 2010.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi, Pemkot dan BEM Lintas Kampus Sepakat Jaga MAKASSAR'Ta

Dengan suara bergetar dan air mata yang menetes, Dewi Yull menyampaikan bahwa kehilangan anak merupakan ujian terberat dalam hidupnya. “Saat itu, dunia saya runtuh. Tapi saya belajar, apapun yang Allah ambil, itu bukan berarti Allah tidak sayang, melainkan karena semua hanyalah titipan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, setiap manusia harus belajar melepas dengan ikhlas. “Kita ini hanya menitipkan diri kita kepada Allah, dan semua yang ada di sekitar kita pun hanya titipan. Maka sayangilah, jaga, dan syukuri selagi masih ada,” tuturnya.

“Hijrah mengajarkan saya bahwa kesedihan bisa menjadi jalan menuju Allah. Jangan pernah berpaling dari-Nya, karena hanya Allah tempat kita kembali,” pesannya menutup ceramah.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Ketua Yayasan IKPAH Indonesia, Ustadzah Riski Amelia, yang mengajak para hadirin untuk peduli terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Sebagai penutup, TP PKK Makassar memberikan plakat penghargaan kepada Ustadzah Hj. Dewi Yull sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan ilmu yang dibagikan.

Berita Terkait

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa
Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman
BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat
600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar
Riset Advokasi HMI Sulsel: BPKP Tegaskan Pengawasan Berdasarkan Kewenangan, Dukungan Penyempurnaan Tata Kelola PSN
Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Resmi Buka Sao Raja Tana Daeng Festival 2026
Akan Tempuh Jalur Hukum, Auditor KONI: APAK & GRH Jangan Kaitkan Nama Wali Kota dengan Dana Hibah

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:41 WIB

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:01 WIB

Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:47 WIB

BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:35 WIB

Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber

Berita Terbaru