Revitalisasi Karebosi Masuk APBD, Pemkot Janji Kembalikan Kebanggaan Kota

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menegaskan pentingnya memaksimalkan fungsi Lapangan Karebosi sebagai ruang terbuka hijau dan fasilitas umum olahraga bagi seluruh warga Kota Makassar.

Pernyataan, ketegasan itu disampaikan Munafri saat meninjau langsung lokasi yang akan dilakukan revitalisasi lapangan Karebosi, Senin (11/8/2025).

Hadir mendampingi Wali Kota, Sekda Kota Makassar, Andi Zulkufly Nanda, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar, Fadli Wellang, Kabag Protokol Andi Ardi Rahadian.

Pada kesempatan, Munafri menyebutkan Lapangan Karebosi yang telah melewati perjalanan sejarah panjang kini menjadi salah satu ikon Kota Daeng.

“Ini benar-benar diperbaiki, jangan sampai kita tinggalkan begitu saja. Setelah kontraknya diputus, progresnya tidak berjalan baik. Kami akan revitalisasi bagus,” ujar Munafri, usai menijau lapangan tersebut.

Selain lapangan Karebosi sebagai berfungsi pusat kegiatan olahraga, kawasan ini juga terintegrasi dengan pusat perbelanjaan.

Namun, beberapa tahun terakhir, progres revitalisasi terhambat hingga terkesan mangkrak. Sehingga Munafri berjanji segera melakukan renovasi secepatnya.

“Karena itu, kami mengambil langkah membuat penganggaran baru, melakukan seluruh tahapan, berkomunikasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Makassar Buka Coaching Clinic Futsal 2025: Cetak Generasi Sportif dan Berprestasi dari Makassar Utara

“Dan ada asistensi dengan penegak hukum, termasuk BPK, agar proses ini bisa berjalan kembali,” tambah Munafri.

Menurutnya, lapangan Karebosi memiliki fungsi strategis sebagai ruang publik yang menunjang kesehatan masyarakat, termasuk lansia yang membutuhkan sarana olahraga aman dan nyaman.

“Ini ikon Kota Makassar. Kita mau semua fasilitas di sini bisa dipakai kembali, menjadi ruang interaksi masyarakat, tempat berolahraga, dan ruang terbuka yang benar-benar dinantikan warga,” ujarnya.

Munafri menegaskan, revitalisasi Karebosi bukan pekerjaan yang bisa selesai dalam waktu singkat.

Prosesnya memerlukan perencanaan matang sesuai aturan, apalagi mengingat kondisi proyek sebelumnya yang sempat bermasalah.

Tahun ini sudah pihaknya, memasukan dalam anggaran perubahan untuk review perencanaan di anggaran APBD Perubahan atau bisa masuk dalam APBD pokok 2026.

“Insya Allah tahun depan sudah masuk di anggaran pokok untuk pelaksanaan fisiknya,” jelas Appi.

Terkait desain, Munafri mengungkapkan ada sedikit perubahan dari konsep sebelumnya. Penyesuaian dilakukan untuk menambah fasilitas seperti area istirahat, ruang berlindung, toilet umum, dan musala.

Baca Juga :  Wali Kota: Seleksi JPT Pratama Harus Hasilkan Pejabat Berkapabilitas dan Berintegritas

Lapangan jogging dan fasilitas olahraga lainnya dapat digunakan untuk melakukan aktivitas fisik yang dapat meningkatkan kesehatan fisik, seperti jogging, berlari, berjalan, dan lain-lain.

Lintasan yang dirancang khusus untuk jogging dan berlari, gym, treadmill, dan peralatan fitness lainnya.

Dengan demikian, lapangan jogging dan fasilitas olahraga lainnya dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

“Kita ingin di atas ada tempat berteduh dan fasilitas umum yang memadai,” ungkap politisi Golkar itu.

Bahkan, desain akan memanfaatkan konsep double decker mengingat struktur tiang yang sudah terbangun. Harusnya perencanaannya matang betul.

“Kawasan ini akan kita tata ulang, termasuk warung-warung di depan dan lapangan olahraga di sampingnya, supaya lebih indah dan tetap bisa diakses semua warga,” kata Munafri.

Ia menambahkan, peluang revitalisasi kali ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembalikan Karebosi sebagai pusat kegiatan publik dan kebanggaan masyarakat Makassar.

“Tidak banyak daerah punya aset seperti ini. Sayang sekali kalau dibiarkan hilang begitu saja,” tutupnya.

Berita Terkait

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa
Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman
BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat
600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar
Riset Advokasi HMI Sulsel: BPKP Tegaskan Pengawasan Berdasarkan Kewenangan, Dukungan Penyempurnaan Tata Kelola PSN
Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Resmi Buka Sao Raja Tana Daeng Festival 2026
Akan Tempuh Jalur Hukum, Auditor KONI: APAK & GRH Jangan Kaitkan Nama Wali Kota dengan Dana Hibah

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:41 WIB

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:01 WIB

Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:47 WIB

BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:35 WIB

Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber

Berita Terbaru