Munafri-Aliyah Kompak Salat Idul Adha Bersama Ribuan Warga di Karebosi, Serukan Perkuat Kepedulian Sosial

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Lapangan Karebosi, Rabu pagi, 27 Mei 2026, saat ribuan umat Muslim memadati pusat Kota Makassar untuk melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah tingkat Kota Makassar.

Di momen hari raya kurban yang sarat makna keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, serta Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, membaur bersama masyarakat mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh khusyuk.

Salat Idul Adha yang dimulai pukul 06.40 WITA tersebut berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan. Lapangan Karebosi pun tampak dipenuhi lautan jemaah dari berbagai penjuru kota.

Turut hadir unsur Forkopimda, Kapolrestabes Makassar, Dandim 1408/Makassar, jajaran SKPD Pemerintah Kota Makassar, tokoh agama, hingga mantan wali kota Makassar.

Pada pelaksanaan Salat Idul Adha tahun ini, khatib dipercayakan kepada Dr. K.H. Muhammad Ishaq Samad, M.A., selaku Ketua Umum DPP IMMIM. Sementara imam salat dipimpin oleh Ustaz Dwi Cahya Oktianto, S.H., M.Pd., yang dikenal sebagai salah satu imam masjid di Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaknai Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sebagai momentum memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Wali Kota, Wakapolrestabes, dan Dandim Kompak: Saatnya Tallo Pulih dan Aman!

Menurutnya, Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban semata, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya membangun kebersamaan dan semangat berbagi kepada sesama.

“Harapan kita pada Hari Raya Idul Adha ini adalah setiap pengorbanan dan ibadah kurban membawa keberkahan, meningkatkan ketakwaan, serta mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat,” ujar Munafri.

Wali kota yang akrab disapa Appi itu mengatakan, semangat Idul Adha harus menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial.

Menurutnya, keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengajarkan tentang keikhlasan dan ketaatan dalam menjalankan perintah Allah SWT, termasuk bagaimana hadir memberi perhatian kepada masyarakat sekitar.

“Pengorbanan seperti ini adalah bentuk bagaimana kita memberikan perhatian kepada masyarakat di sekitar kita,” tuturnya.

“Ini juga menjadi pengingat bahwa ada perintah ketaatan yang harus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Appi.

Karena itu, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat Kota Makassar untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan kota.

“Saya selalu mengajak seluruh masyarakat Kota Makassar untuk terus membangun kebersamaan, membangun kolaborasi bersama-sama, dan mendukung proses pembangunan yang ada di Kota Makassar,” katanya.

Baca Juga :  Festival Daur Bumi 2025, Langkah Nyata Makassar Menuju Kota Bebas Sampah 2029

Sedangkan, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan persatuan antarsesama.

Aliyah Mustika Ilham mengatakan, Hari Raya Idul Adha memiliki makna mendalam tentang pengorbanan, keikhlasan, serta pentingnya berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga tentang bagaimana kita menumbuhkan rasa empati, memperkuat solidaritas, dan saling berbagi kepada sesama,” katanya.

Lanjut dia, semoga momentum ini semakin mempererat persaudaraan serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kota Makassar.

Menurutnya, semangat kebersamaan yang tercermin dalam perayaan Idul Adha harus terus dijaga sebagai kekuatan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis di Kota Makassar.

Ia juga berharap momentum Hari Raya Kurban dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian sosial, terutama kepada warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

“Melalui Idul Adha, kita belajar tentang arti keikhlasan dan pengorbanan. Nilai-nilai ini penting untuk terus kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun di tengah masyarakat,” tambahnya. (*)

Berita Terkait

Dosen dan Mahasiswa KKN STIA Abdul Haris Makassar Latih Aparatur Desa Bonto Bunga Susun SOP Pelayanan Publik
Munafri-Aliyah Bersama Ribuan Warga Semarakkan Maulid Akbar Pesisir di Paotere
Aliyah Mustika Ilham Hadiri GATF GUTF 2026, Makassar Perkuat Posisi sebagai Gerbang Pariwisata Indonesia Timur
Munafri Buka Makassar Cooperative Expo 2026, Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat
Kinerja Lurah Disorot, Appi: Ada yang Sehat tapi Tidak Mau Bekerja, Awasi Kebersihan
Satu-satunya dari Sulsel, Munafri Diganjar Penghargaan Inovasi Pemimpin Daerah Award 2026
Wali Kota Makassar Paparkan Inovasi MCH di Kompas TV, Dorong Anak Muda Makassar Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif
Merdeka Bermimpi, Berani Berkarya: Sambung Tangan Rayakan Semangat Kemerdekaan Bersama Anak Binaan LPKA Kelas II Maros

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:11 WIB

Dosen dan Mahasiswa KKN STIA Abdul Haris Makassar Latih Aparatur Desa Bonto Bunga Susun SOP Pelayanan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Munafri-Aliyah Bersama Ribuan Warga Semarakkan Maulid Akbar Pesisir di Paotere

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Aliyah Mustika Ilham Hadiri GATF GUTF 2026, Makassar Perkuat Posisi sebagai Gerbang Pariwisata Indonesia Timur

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Munafri Buka Makassar Cooperative Expo 2026, Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Satu-satunya dari Sulsel, Munafri Diganjar Penghargaan Inovasi Pemimpin Daerah Award 2026

Berita Terbaru