Munafri-Aliyah Kompak Hadiri Festival Kokolojia Merdeka 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Agustus 2025 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Suasana penuh semarak mewarnai Festival Warga Kokolojia Merdeka yang digelar di depan TPI Rajawali, Jalan Rajawali Lorong 29, Makassar, Senin (18/8/2025) malam.

Festival ini menjadi rangkaian perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang diinisiasi warga Kokologi berkolaborasi dengan komunitas Mulia. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri Festival tersebut.

Turut hadir Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Mahmud, Kabag Protokol Pemkot Makassar Andi Ardi Rahadian, serta Camat Mariso Aswin Kartapati Harun.

Dalam sambutannya, Munafri menyebut kehadirannya di acara ini terasa spesial karena menjadi momen perdana dirinya bersama Aliyah menghadiri pesta rakyat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar.

“Kalau dulu saya datang ke Kokologi biasanya dalam suasana kampanye. Tapi Alhamdulillah, tahun ini saya bersama Ibu Aliyah hadir bukan lagi sebagai calon, melainkan sebagai wali kota dan wakil wali kota. Kokolojia selalu jadi perhatian kami,” ujar Munafri.

Wali Kota juga mengapresiasi partisipasi pelaku UMKM dalam festival ini. Menurutnya, UMKM yang ditampilkan menjadi bukti kekompakan dan solidaritas warga Kokolojia.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Ajak PT SMI Kolaborasi Bangun Stadion dan Dorong Infrastruktur Prioritas

“Ini tempat pertama kali saya hadiri pesta rakyat setelah menjadi wali kota bersama Ibu Aliyah hadir,” katanya.

“Kokolojia selalu kompak, punya ikatan emosional yang kuat. Insya Allah, Kokolojia akan terus menjadi perhatian kita semua,” tambah Munafri.

Pada kesempatan itu, Munafri juga membawa “ole-ole”untuk warga Kokolojia. Ia menyiapkan hadiah berupa 10 unit televisi dan 10 unit sepeda yang akan dibagikan melalui perantara tokoh masyarakat setempat.

“Ini bentuk apresiasi untuk warga Kokolojia. Mudah-mudahan bermanfaat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Munafri menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan di kawasan Kokolojia, khususnya dalam hal pengelolaan sampah.

Ia menyebut kawasan ini memiliki potensi besar karena lokasinya yang berdekatan dengan pasar dan TPI Rajawali.

Menurutnya, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan warga untuk mendukung program pemerintah, antara lain

Pertama, budidaya maggot, sebagai pengurai sampah organik. Kedua, pembuatan komposter, untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk.

Ketiga, Pembuatan biopori, mengingat wilayah ini didominasi beton sehingga butuh resapan air. Keempat, Produksi ekoenzim, untuk pemanfaatan limbah rumah tangga.

Dan kelima, pengembangan urban farming, dengan memanfaatkan lahan dan hasil olahan kompos.

Baca Juga :  Capaian Infrastruktur Setahun MULIA, Ratusan Ruas Jalan dan Empat Jembatan Benahi Konektivitas Kota

“Saya berharap Pak Camat bersama Pak Lurah, memberikan pembinaan maksimal kepada warga di sini. Saya ingin Kokolojia menjadi percontohan rumah tangga zero waste di Makassar,” harap Appi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga Kokolojia yang berkolaborasi dengan komunitas MULIA dalam menggelar Festival tersebut.

Aliyah menilai, kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia ini bukan sekadar pesta rakyat, melainkan juga menjadi simbol gotong royong dan kebersamaan warga.

“Perayaan ini bukan hanya sekadar mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, persaudaraan, dan semangat membangun Makassar yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan,” ujar Aliyah.

Ia menambahkan, kolaborasi masyarakat dalam menyemarakkan perayaan kemerdekaan menunjukkan betapa kuatnya ikatan solidaritas warga Kokolojia.

Menurutnya, semangat ini sejalan dengan visi pemerintah kota dalam mendorong pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.

“Ketika warga bersama-sama bergotong royong, hasilnya pasti akan lebih maksimal. Inilah energi positif yang harus terus kita jaga untuk Makassar yang lebih baik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa
Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman
BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat
600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar
Riset Advokasi HMI Sulsel: BPKP Tegaskan Pengawasan Berdasarkan Kewenangan, Dukungan Penyempurnaan Tata Kelola PSN
Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Resmi Buka Sao Raja Tana Daeng Festival 2026
Akan Tempuh Jalur Hukum, Auditor KONI: APAK & GRH Jangan Kaitkan Nama Wali Kota dengan Dana Hibah

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:41 WIB

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:01 WIB

Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:47 WIB

BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:35 WIB

Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber

Berita Terbaru