Ketua Dekranasda Makassar Dorong Perajin Silver Berdaya Saing Lewat Pelatihan Kriya Logam

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar sukses menggelar pelatihan kriya logam bertajuk “Perajin Silver Mulia Berdaya Mendunia” di Baruga Anging Mammiri, 27–29 Agustus 2025.

Sebanyak 50 peserta dari berbagai kecamatan di Kota Makassar mengikuti pelatihan yang dibuka langsung Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa. Dalam sambutannya, Melinda menegaskan bahwa perak merupakan logam mulia bernilai seni sekaligus ekonomi yang dapat menjadi kebanggaan daerah.

“Dengan keterampilan yang mumpuni, para perajin mampu menghasilkan karya unik, berkualitas, dan berdaya saing, baik di pasar lokal maupun internasional,” ujarnya pada Rabu, (27/8/2025).

Pelatihan selama tiga hari ini menghadirkan Ismail, perajin logam berpengalaman, serta Adhi Surya Buana, fasilitator UMKM. Peserta dibekali keterampilan teknis mulai dari pemilihan bahan, teknik ukir, hingga proses sepu, sekaligus pengetahuan tentang pengelolaan usaha, pemasaran digital, dan jejaring bisnis.

Baca Juga :  Pete-pete Laut Siap Mengarungi Lautan Makassar, Uji Coba Perdana di Pulau Barrang Lompo

Tidak hanya teori, peserta juga berlatih langsung membuat karya seperti pin logo Dekranasda, perhiasan khas baju bodo, bando, gelang, hingga ragam aksesori lainnya. Hasil karya mereka dipamerkan pada hari terakhir pelatihan sebagai bentuk apresiasi.

Salah seorang peserta, Tajuddin, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Ia menilai ilmu yang diperoleh akan menjadi bekal penting dalam mengembangkan usaha kerajinan yang sedang dirintisnya. “Saya bersyukur bisa ikut. Teknik yang diajarkan sangat detail dan membuka wawasan saya tentang kualitas produk yang lebih baik,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Irnawati, peserta lainnya. Menurutnya, pelatihan ini memberikan pengalaman berharga karena bisa belajar langsung dari perajin profesional. “Selain keterampilan teknis, kami juga diajarkan pentingnya nilai seni dan identitas budaya dalam setiap karya,” ujarnya.

Baca Juga :  Road to Konas PABMI, Wali Kota Munafri Tunjukkan Dukungan Penuh

Dekranasda Makassar menargetkan hasil karya peserta dapat dipamerkan dalam Pameran Kriya Nusa di Jakarta, 3–7 September 2025 mendatang.

Melinda berharap pelatihan ini tidak berhenti sebatas tiga hari kegiatan, tetapi menjadi awal bagi perajin Makassar untuk terus berlatih, berinovasi, dan membangun jejaring yang lebih luas.

“Produk kerajinan perak punya peluang besar menembus pasar nasional bahkan internasional. Karena itu, kami ingin perajin tidak hanya sekadar terampil, tapi juga kreatif menciptakan karya yang membawa ciri khas Makassar,” tutupnya.

Berita Terkait

Ducting Sharing Masuk Tahap Pemantapan, Wali Kota Appi Siapkan Skema Investasi dan Perseroda
Air Sulit, LPG 3 Kg Langka, Petani Soppeng Terjepit: HMI Desak Pemda Bertindak
Kalla Youth Fest 2026 Segera Digelar, Appi Harap Jadi Event Lokal Kolaborasi MCH
Tekan Penularan TB, Pemkot Makassar Gencarkan Tracing di 339 Titik
Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa
Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman
BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat
600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Ducting Sharing Masuk Tahap Pemantapan, Wali Kota Appi Siapkan Skema Investasi dan Perseroda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Air Sulit, LPG 3 Kg Langka, Petani Soppeng Terjepit: HMI Desak Pemda Bertindak

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Kalla Youth Fest 2026 Segera Digelar, Appi Harap Jadi Event Lokal Kolaborasi MCH

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Tekan Penularan TB, Pemkot Makassar Gencarkan Tracing di 339 Titik

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:41 WIB

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa

Berita Terbaru