Buka Sosialisasi Peningkatan Kesehatan Pasangan Usia Subur, Melinda Aksa: Kunci Terwujudnya Keluarga Sehat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mendorong peningkatan kesadaran pasangan usia subur (PUS) dalam menjaga kesehatan reproduksi, menjalani pola hidup sehat, dan merencanakan keluarga secara bijak.

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan sosialisasi peningkatan kesehatan usia subur yang digelar di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Senin (28/7/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para Ketua PKK kecamatan dan kelurahan, kader-kader PKK, serta pasangan usia subur dari berbagai wilayah di Makassar.

Dalam sambutannya, Melinda menyampaikan pasangan usia subur merupakan kelompok yang memegang peran penting dalam mencetak generasi masa depan. Mereka adalah calon ayah dan ibu yang kelak akan melahirkan dan membesarkan anak-anak Makassar.

“Pasangan usia subur adalah fondasi dari keluarga-keluarga sehat di masyarakat. Mereka calon orang tua dari generasi mendatang. Maka kesehatan mereka berdampak langsung pada kualitas anak-anak yang akan lahir,” ucapnya.

Baca Juga :  Idulfitri di Karebosi Dipadati Ribuan Jemaah, Munafri Ajak Perkuat Silaturahmi Jaga Kota Makassar

Melinda mengatakan menjaga kesehatan tidak hanya tentang fisik, tapi juga menyangkut mental, gizi yang cukup, serta perencanaan yang matang sebelum memulai kehamilan. Menurutnya, kesadaran ini penting agar lahir generasi yang kuat dan cerdas di masa depan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong lebih banyak pasangan usia subur agar paham pentingnya pola hidup sehat, asupan gizi seimbang, serta perencanaan keluarga yang jelas. Ini semua bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas,” tambahnya.

Melinda menekankan bahwa program ini selaras dengan 10 Program Pokok PKK. Untuk itu, Melinda berharap peserta tidak hanya sekadar hadir, tetapi juga menyebarluaskan ilmu yang diperoleh kepada lingkungan sekitar mereka.

“Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Terutama para narasumber dan peserta yang hadir dengan semangat belajar. Mari jadikan kegiatan ini sebagai awal untuk meningkatkan kualitas keluarga di Makassar,” katanya.

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Dinas Kebudayaan, Dorong Promosi Adat Pernikahan ke Tingkat Nasional

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari kalangan dokter dan akademisi. Salah satunya, Dr. dr. Nasruddin, Dekan Fakultas Kedokteran UMI sekaligus dokter spesialis obgyn, yang membahas tentang pentingnya memahami tahapan siklus hidup dan kegiatan prioritas pasangan usia subur.

Ada pula dr. Veby Nathalia Mappewali, Sp.OG, yang menyoroti perencanaan keluarga sebagai langkah awal pencegahan stunting. Ia menyampaikan bahwa kehamilan sebaiknya direncanakan, agar tumbuh kembang anak lebih optimal sejak dalam kandungan.

Sementara itu, Dr. dr. Deviana Soraya Riu, Sp.OG, menjelaskan pentingnya persiapan kehamilan bagi calon ibu. Ia menyebut, kehamilan yang sehat bermula dari kesiapan fisik dan mental, serta pemeriksaan rutin sejak awal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Pokja IV TP PKK Kota Makassar yang membidangi Kesehatan, Kelestarian Lingkungan Hidup, dan Perencanaan Sehat.

Berita Terkait

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa
Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman
BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat
600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar
Riset Advokasi HMI Sulsel: BPKP Tegaskan Pengawasan Berdasarkan Kewenangan, Dukungan Penyempurnaan Tata Kelola PSN
Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Resmi Buka Sao Raja Tana Daeng Festival 2026
Akan Tempuh Jalur Hukum, Auditor KONI: APAK & GRH Jangan Kaitkan Nama Wali Kota dengan Dana Hibah

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:41 WIB

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:01 WIB

Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:47 WIB

BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:35 WIB

Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber

Berita Terbaru