Aliyah Mustika Ilham Buka International Women’s Day Talkshow 2026, Dorong Perempuan Makassar Berdaya dan Berperan Aktif

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham secara resmi membuka kegiatan International Women’s Day Talkshow 2026 yang mengusung tema “Perempuan Berdaya, Komunitas Bermakna: Sinergi Kepemimpinan dalam Keberagaman”.

Kegiatan yang diprakarsai oleh Forum Perempuan Peduli Makassar (FPPM) tersebut berlangsung di Gedung IMMIM 2, Jalan Jend. Sudirman No. 33, Makassar, Kamis (5/3/2026).

Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan bahwa peringatan Hari Perempuan Internasional merupakan momentum penting untuk merefleksikan peran strategis perempuan dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, kemajuan suatu daerah sangat dipengaruhi oleh kualitas dan peran aktif perempuan, terutama dalam aspek kesehatan, pendidikan, serta partisipasi ekonomi.

“Perempuan yang berdaya adalah perempuan yang memiliki akses terhadap sumber daya, mampu mengambil keputusan secara mandiri, serta berperan aktif dalam pembangunan. Karena itu, pemberdayaan perempuan menjadi salah satu kunci penting dalam mendorong kemajuan daerah,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

Aliyah Mustika Ilham juga menekankan bahwa keberdayaan perempuan tidak hanya bersifat individu, tetapi harus berkembang menjadi kekuatan kolektif melalui komunitas yang mampu mendorong perubahan sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Perkuat Ketahanan Pangan, Munafri Instruksikan Urban Farming di Seluruh Wilayah untuk Pasok Program MBG

“Komunitas merupakan ruang strategis untuk membangun kolaborasi, memperkuat ketahanan keluarga, serta menggerakkan berbagai inisiatif sosial dan ekonomi di masyarakat,” jelasnya.

Dalam konteks kepemimpinan, Aliyah Mustika Ilham menilai keberagaman bukanlah sebuah hambatan, melainkan kekuatan yang dapat melahirkan kebijakan yang lebih inklusif dan humanis.

Sinergi kepemimpinan antara laki-laki dan perempuan, menurutnya, akan menghasilkan perspektif yang lebih luas dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.

Ia juga menyoroti pentingnya peran perempuan dalam keluarga, khususnya sebagai ibu yang memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter generasi masa depan.

Oleh karena itu, perempuan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam melindungi anak-anak dari berbagai tantangan zaman, termasuk dampak negatif perkembangan teknologi dan media sosial.

Lebih lanjut, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan dukungannya terhadap peningkatan partisipasi perempuan dalam berbagai bidang, mulai dari politik, pemerintahan, hingga kepemimpinan di berbagai sektor strategis.

“Saya berharap semakin banyak perempuan yang berani tampil dan mengambil peran sebagai pemimpin, baik di tingkat komunitas maupun di ruang-ruang pengambilan keputusan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen yang hadir untuk menjadikan kegiatan talkshow ini tidak sekadar sebagai forum diskusi, tetapi juga sebagai awal dari kolaborasi nyata antara pemerintah, komunitas perempuan, sektor swasta, serta berbagai organisasi perempuan lainnya dalam memperkuat pemberdayaan perempuan di Kota Makassar.

Baca Juga :  Sinergi Pemkot-DPRD, Munafri Dorong Percepatan Pembangunan Kantor Baru

“Mari kita bersama-sama mewujudkan Makassar sebagai kota yang ramah bagi perempuan, kota yang menghargai keberagaman, serta memberikan kesempatan yang sama bagi setiap perempuan untuk berkembang dan menjadi pemimpin di bidangnya masing-masing,” tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, Aliyah Mustika Ilham secara resmi membuka kegiatan tersebut.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, International Women’s Day Talkshow dengan tema ‘Perempuan Berdaya, Komunitas Bermakna: Sinergi Kepemimpinan dalam Keberagaman’ secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Wakil Wali Kota Makassar, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar Ita Isdiana Anwar.

Hadir pula Anggota DPRD Sulawesi Selatan Yeni Rahman, Konsul Jenderal Australia Todd Dias, Ketua FPPM Nur Fadjri FL, Guru Besar UIN Alauddin Makassar Prof. Dr. Fatmawati Hilal, serta sejumlah tokoh perempuan, akademisi, dan perwakilan komunitas perempuan di Kota Makassar.

Berita Terkait

NASMEDIA Sambut 1 Dekade dengan Gerakan Peduli Literasi, Dapat Dukungan Sekretaris Camat Panakkukang
Hadir di LKK Tingkat Nasional Maktim, Betty Epsilon Idroos Apresiasi Fokus Kajian Perempuan dalam Politik dan Demokrasi
Karang Taruna Kecamatan Panakkukang Gelar Aksi “Peduli Lingkungan”, Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan
Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026
Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026
Rembuk Pendidikan HMI Sulsel: Guru, Kepsek, Moral Siswa hingga Pangadakkang Jadi Sorotan
Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat
Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:15 WIB

NASMEDIA Sambut 1 Dekade dengan Gerakan Peduli Literasi, Dapat Dukungan Sekretaris Camat Panakkukang

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Hadir di LKK Tingkat Nasional Maktim, Betty Epsilon Idroos Apresiasi Fokus Kajian Perempuan dalam Politik dan Demokrasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Karang Taruna Kecamatan Panakkukang Gelar Aksi “Peduli Lingkungan”, Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Berita Terbaru