Munafri Pastikan Pemerintah Kota Hadir hingga Kepulauan, dari Infrastruktur hingga Listrik 24 Jam

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Di tengah keterbatasan akses dan tantangan geografis wilayah kepulauan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir membawa komitmen dan solusi.

Hal ini disampaikan saat, kunjungan penutupan agenda Safari Ramadan di Kecamatan Kepulauan Sangkarang, di Pulau Barrang Lompo, Rabu (18/3/2026).

Ini menandakan bahwa, Pemerintah Kota tidak hanya hadir di pusat kota, tetapi juga menyapa dan mendengar langsung kebutuhan warga pulau.

“Sejak awal saya selalu Tekankan bahwa pemerataan pembangunan antara daratan dan Kepulauan harus berimbang, itu sebabnya perhatian kami selalu untuk pembangunan di Kecamatan Kepulauan,” jelas Munafri.

Rangkaian safari Ramadan ini, Munafri diidampingi jajaran lengkap Pemerintah Kota Makassar, menunjukkan keseriusan dan komitmennya dalam memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan hingga ke wilayah kepulauan.

Kunjungan kerja ke Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Sangkarrang, ini turut diikuti Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, para asisten, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Ketahanan Pangan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, hingga Kepala Dinas Pendidikan, Kesehatan, Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Sosial, Pemadam Kebakaran, serta jajaran pejabat teknis lainnya.

Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk warga di wilayah pesisir dan kepulauan.

Tidak hanya memperkuat koordinasi antar perangkat daerah, kehadiran tersebut juga menjadi simbol bahwa pelayanan pemerintah hadir secara menyeluruh, terintegrasi, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Munafri menegaskan bahwa kehadiran bersama seluruh SKPD bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan untuk melihat langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan memastikan tindak lanjutnya.

Baca Juga :  Wali Kota Munafri Tegaskan Komitmen untuk Pemberdayaan Lansia & Kader KB

“Beberapa waktu lalu saya diajak melihat kondisi jalan yang perlu diperbaiki. Karena itu, saya hadir kembali bersama Kepala Dinas PU untuk memastikan janji tersebut benar-benar direalisasikan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, sektor pendidikan dengan menghadirkan langsung Kepala Dinas Pendidikan guna memastikan intervensi terhadap sekolah-sekolah di wilayah kepulauan berjalan optimal, termasuk peningkatan kualitas sarana dan kesejahteraan guru.

Di sektor kesehatan, pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada tenaga kesehatan yang bertugas di pulau melalui pemberian insentif lebih besar sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

Selain itu, Munafri menekankan pentingnya ketahanan logistik di wilayah kepulauan. Dia meminta Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga, terutama saat kondisi cuaca ekstrem seperti gelombang tinggi yang berpotensi menghambat distribusi.

“Pulau ini rawan ketika ombak tinggi. Karena itu, kita harus membangun kekuatan logistik agar distribusi kebutuhan masyarakat tetap berjalan baik,” tuturnya.

Appi juga mengingatkan bahwa wilayah kepulauan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat setempat.

Menurutnya, seluruh masyarakat Kota Makassar harus diperlakukan setara tanpa perbedaan, termasuk warga pulau.

” Pulau ini bukan hanya tanggung jawab camat atau kapolsek. Ini tanggung jawab kita semua. Tidak ada perbedaan, semua masyarakat harus mendapat perhatian yang sama,” tegasnya.

Dalam bidang transportasi, Munafri mengungkapkan rencana peluncuran program “pete-pete laut” pada tahun 2016 ini. Program tersebut berupa layanan kapal yang akan beroperasi secara gratis dan terjadwal untuk menghubungkan antar pulau.

Baca Juga :  Gedung di Paccerakkang Disiapkan Jadi Lokasi MBG, Wali Kota Lakukan Peninjauan

Program ini diharapkan mampu memangkas jalur distribusi yang selama ini harus melalui Kota Makassar, sehingga lebih efisien terutama bagi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.

“Kapal rute pulau ini, akan melayani antar pulau setiap hari. Kita mulai dengan satu unit untuk melihat skema terbaik, lalu akan dikembangkan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Di sektor energi, Pemerintah Kota Makassar juga menargetkan penyediaan listrik 24 jam di wilayah kepulauan.

Munafri menyebutkan, pihaknya tengah mengkaji berbagai alternatif, termasuk pemanfaatan energi terbarukan seperti panel surya.

“Insya Allah paling lambat tahun depan, listrik 24 jam di Pulau Barrang Lompo bisa terealisasi,” katanya optimistis.

Di bidang perlindungan jaminan sosial, Munafri mengungkapkan bahwa pemerintah Kota telah menjamin sekitar 81.000 masyarakat melalui program BPJS Ketenagakerjaan untuk perlindungan kecelakaan dan kematian.

Tahun ini, jumlah tersebut akan ditambah dengan 41.000 peserta untuk jaminan hari tua, khususnya bagi pekerja rentan dan pekerja keagamaan.

“Program ini akan disosialisasikan secara masif juga bagi warga pulau, melalui agen Perisai yang akan turun langsung ke masyarakat,” terangnya.

Tak hanya itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan lingkungan, mengingat kepadatan penduduk di Pulau Barrang Lompo yang mencapai sekitar 6.000 jiwa.

Mengakhiri kunjungannya, Munafri berharap seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat kepulauan. (*)

Berita Terkait

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa
Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman
BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat
600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar
Riset Advokasi HMI Sulsel: BPKP Tegaskan Pengawasan Berdasarkan Kewenangan, Dukungan Penyempurnaan Tata Kelola PSN
Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Resmi Buka Sao Raja Tana Daeng Festival 2026
Akan Tempuh Jalur Hukum, Auditor KONI: APAK & GRH Jangan Kaitkan Nama Wali Kota dengan Dana Hibah

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:41 WIB

Badko HMI Sulsel: Luwu Timur Sedang Mempertontonkan Krisis Negara Hukum, Bupati dan Sekda Harus Diperiksa

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:01 WIB

Bapenda Makassar Hadirkan PAMUNGKAS, Cek Data hingga Bayar PBB-P2 Kini Bisa dari Genggaman

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:47 WIB

BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Respons Bencana Makin Cepat

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

600 Anak Meriahkan Hari Anak Nasional 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Kreativitas Anak Makassar

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:35 WIB

Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026: Pemilahan Sampah Wajib Dimulai dari Sumber

Berita Terbaru