Dari Mimbar Gereja, Munafri Kobarkan Semangat Keberagaman di Makassar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyerukan pentingnya menjaga keberagaman dan memperkuat semangat toleransi antarumat beragama sebagai fondasi utama membangun Kota Makassar yang inklusif dan damai.

Pesan tersebut disampaikan Munafri saat membuka Konferensi V Persatuan Pemuda Gereja Toraja Klasis Makassar Tengah yang berlangsung di Kecamatan Manggala, Selasa (14/10/2025) malam.

Kegiatan ini dihadiri para jemaat dan kelompok pemuda gereja dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa peran pemuda, termasuk pemuda keagamaan yang tergabung dalam berbagai organisasi sosial dan spiritual, memiliki energi besar untuk mendorong kemajuan daerah.

Ia menyebutkan, pemuda adalah elemen yang memiliki energi sangat besar. Gerak mereka berbeda dengan kelompok lain.

“Mereka pemuda punya gaya dorong yang luar biasa. Karena itu, Pemerintah Kota Makassar selalu mengajak para pemuda untuk berkolaborasi dalam membangun kota,” ujarnya.

Munafri menilai, gagasan dan cara pandang anak muda terhadap proses pembangunan harus diterima dan dihargai.

Sebab, generasi muda hari ini merupakan calon pemimpin yang kelak akan menentukan arah dan peta jalan kepemimpinan Kota Makassar di masa mendatang.

Hasil pemikiran mereka harus fi dengar. Karena ke depan, mereka yang akan menjalani dan memimpin.

“Itulah mengapa kami selalu hadir di kegiatan-kegiatan kepemudaan, baik dalam konteks keagamaan maupun pembangunan,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkot dan DPRD Makassar Teken Pakta Integritas Antikorupsi

Wali Kota Makassar yang akrab disapa Appi itu juga berharap konferensi pemuda gereja kali ini dapat melahirkan generasi pemimpin baru yang mampu berkolaborasi dan bekerja sama dengan pemerintah dalam menciptakan kemajuan bagi kota.

Ia berharap setelah konferensi ini, lahir pemimpin-pemimpin muda yang mampu berkolaborasi dan terus bekerja sama membangun Makassar di jalur yang mereka yakini.

“Pemerintah tidak akan memaksa anak muda harus ikut di satu bidang tertentu. Tapi apa pun ide dan gagasan mereka, pemerintah akan hadir memberi dukungan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu mantan bos PSM Bos juga menyambut baik rencana kegiatan anak muda gereja ke depan, salah satunya Pesparawi (Pesta Paduan Suara Gerejawi) tahun mendatang.

Dia mendorong agar ajang tersebut menjadi ruang ekspresi dan pembuktian kemampuan pemuda generasi dalam bidang seni dan vokal.

“Kami berharap kegiatan seperti Pesparawi bisa menjadi wadah menunjukkan potensi luar biasa anak muda gereja. Pemerintah kota siap memberikan dukungan penuh,” ucapnya.

Selain itu, Pemkot Makassar juga berkomitmen memberikan dukungan maksimal untuk pelaksanaan Konferensi Pemuda Gereja Toraja berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di Kota Makassar pada tahun 2028.

Menurut Appi kekuatan utama Kota Makassar terletak pada semangat kebersamaan dan persatuan masyarakatnya yang beragam.

Baca Juga :  Kementerian PU Pastikan Rekonstruksi Gedung Bru DPRD Makassar

Nilai-nilai ini harus terus dijaga agar tidak mudah dipecah oleh pihak-pihak yang ingin menebar perpecahan.

“Kita harus menjaga persatuan ini dengan baik. Karena kekuatan kita sebagai kota dan bangsa ada pada kebersamaan. Kalau persatuan kita kokoh, tidak ada yang bisa menggoyahkan,” tandasnya.

Appi kemudian menegaskan pentingnya menjadikan toleransi, sebagai simbol peradaban dan semangat inklusif Kota Makassar. Semua warga, tanpa memandang latar belakang, diharapkan dapat hidup berdampingan dalam harmoni.

“Kita ingin jalannya keberagaman ini tetap berjalan inklusif. Toleransi harus menjadi kesetaraan bagi semua warga, tanpa membedakan asal atau suku, ” jelas Ketua Gorkar Makassar itu.

Di akhir sambutan di depan pemuka gereja dan pemuda gereja, Munafri menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh panitia dan peserta Konferensi V Persatuan Pemuda Gereja Toraja Klasis Makassar Tengah Wilayah IV.

Ia berharap forum ini menghasilkan ide dan program kerja yang membawa dampak nyata bagi gereja maupun masyarakat luas.

“Selamat atas terselenggaranya konferensi ini. Semoga lahir gagasan baru dan program kerja yang memberi manfaat bagi pemuda-pemuda gereja dan kota Makassar,” harap Appi.

“Jadilah pemuda yang berbakti kepada gereja, masyarakat, dan kota Makassar tercinta,” lanjutnya.

Berita Terkait

NASMEDIA Sambut 1 Dekade dengan Gerakan Peduli Literasi, Dapat Dukungan Sekretaris Camat Panakkukang
Hadir di LKK Tingkat Nasional Maktim, Betty Epsilon Idroos Apresiasi Fokus Kajian Perempuan dalam Politik dan Demokrasi
Karang Taruna Kecamatan Panakkukang Gelar Aksi “Peduli Lingkungan”, Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan
Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026
Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026
Rembuk Pendidikan HMI Sulsel: Guru, Kepsek, Moral Siswa hingga Pangadakkang Jadi Sorotan
Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat
Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:15 WIB

NASMEDIA Sambut 1 Dekade dengan Gerakan Peduli Literasi, Dapat Dukungan Sekretaris Camat Panakkukang

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Hadir di LKK Tingkat Nasional Maktim, Betty Epsilon Idroos Apresiasi Fokus Kajian Perempuan dalam Politik dan Demokrasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Karang Taruna Kecamatan Panakkukang Gelar Aksi “Peduli Lingkungan”, Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Berita Terbaru