Safari Ramadan di Kecamatan Wajo, Wali Kota Makassar Tekankan Ibadah Akhir Ramadan Tanpa Euforia Petasan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengimbau masyarakat untuk tidak membunyikan petasan atau mercon, khususnya pada malam-malam terakhir Ramadan hingga malam takbiran.

“Ini, saya perlu sampaikan dan ingatkan agar fokus ibadah di malam terakhir Ramadan, demi menjaga kekhusyukan ibadah serta keamanan dan ketertiban bersama,” pesan itu disampaikan Munafri saat melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjamaah dalam rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar di Masjid Darussalam, Jalan Nusantara, Makassar, Selasa (3/3/2026) malam.

Dalam sambutannya, Munafri menekankan fenomena euforia di 10 hari terakhir Ramadan yang kerap diisi sebagian kelompok anak muda dengan bermain petasan atau mercon.

Padahal, menurutnya, momentum tersebut merupakan kesempatan emas untuk memaksimalkan ibadah dan meraih keberkahan di penghujung bulan suci.

“Memaksimalkan 10 hari terakhir Ramadan, sering kali momen ini dijadikan euforia oleh kelompok anak muda untuk main petasan atau mercon. Ini tugas kita bersama mengatasi,” katanya, penuh penegasan.

“Padahal, ini kesempatan kita untuk memaksimalkan faedah di bulan Ramadan. Mari kita saling menghormati dan menghargai agar ketertiban tetap terjaga,” sambung Appi.

Munafri juga menyoroti fenomena perang kelompok dan permainan tembak-tembakan yang marak dilakukan anak muda, terutama dengan menggunakan senjata mainan sambil berkonvoi di jalan raya.

Dia menegaskan, apabila kegiatan tersebut dilakukan di lokasi khusus dengan standar keamanan yang jelas, hal itu masih bisa ditoleransi. Namun, jika dilakukan di jalan raya secara bergerombol, hal tersebut sangat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Baca Juga :  SEA Competition 2025 di Bosowa School, Hadirkan Empat Cabang Lomba dan Gaet 50 Sekolah se-Sulsel

“Jangan jadikan jalan raya tempat bereksperimen. Ini bukan hanya membahayakan diri sendiri, tapi sangat membahayakan orang lain,” tegasnya.

Ia pun meminta para tokoh masyarakat, RT/RW, serta orang tua untuk berperan aktif meredam aktivitas tersebut di wilayah masing-masing.

Tak hanya itu, pada kesempatan ini. Munafri juga menekankan pengelolaan kebersihan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Ia mengingatkan para camat, lurah, serta ketua RT/RW untuk mengantisipasi potensi lonjakan volume sampah di akhir Ramadan.

Menurutnya, kemungkinan besar sebagian petugas kebersihan akan mudik sehingga perlu pengaturan sejak dini agar pelayanan tetap berjalan optimal.

“Intensitas sampah pasti akan meningkat menjelang akhir Ramadan. Saya berharap ini sudah bisa diatur dengan baik supaya jangan sampai kita berhari raya, sampah masih bertebaran di mana-mana karena tidak ada petugasnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Ketua Golkar Makassar itu menjelaskan, Safari Ramadan yang digelar Pemerintah Kota Makassar bukan sekadar agenda seremonial.

Kegiatan tersebut menjadi sarana membangun silaturahmi, memperkuat ukhuwah, sekaligus membangun kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Appi menyebut, selama Ramadan dirinya bersama seluruh perangkat kerja Pemkot Makassar berkeliling ke seluruh kecamatan, menyambangi masjid-masjid untuk melaksanakan salat berjamaah, mulai dari Subuh, Isya hingga Tarawih.

“Ini, tidak lain dan tidak bukan adalah ingin terus membangun silaturahmi dengan warga masyarakat dan juga memperkuat ukhuwah, sehingga terjalin kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  BPBD Makassar Perkuat Inovasi SALAMA, Bangun Budaya Sadar Bencana Sejak Usia Dini

Munafri menegaskan, pembangunan dan program pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa keterlibatan masyarakat. Sebaliknya, kegiatan masyarakat pun tidak akan sempurna tanpa koordinasi dengan pemerintah.

“Kalau pemerintah hanya menjalankan proses pembangunan, membuat program tanpa melibatkan masyarakat, yakinlah program-program itu tidak akan berjalan dengan baik. Demikian pula sebaliknya,” tuturnya.

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi penting untuk melihat langsung fenomena sosial yang berkembang, sekaligus merespons persoalan yang muncul secara cepat dan tepat.

“Hubungan antara masyarakat dengan pemerintah ini harus hubungan yang kuat, sinergi, berkolaborasi, bekerja sama untuk menjalankan seluruh program. Apa pun bentuknya, program pemerintah tujuannya tidak lain untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menekankan agar setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat sedapat mungkin diselesaikan secara kekeluargaan di tingkat wilayah masing-masing.

Hal itu menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk selalu hadir dan responsif.

Mengakhiri sambutannya, Munafri mengajak seluruh jemaah untuk mendoakan Kota Makassar agar senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan keharmonisan.

“Mari kita berdoa untuk kota kita, selalu dalam lindungan Allah SWT,” pungkasnya.

Diketahui, pada kesempatan ini, Pemkot Makassar menggandeng Bosowa Peduli menyalurkan bantuan paket Ramadan kepada masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut. (*)

Berita Terkait

Dosen dan Mahasiswa KKN STIA Abdul Haris Makassar Latih Aparatur Desa Bonto Bunga Susun SOP Pelayanan Publik
Munafri-Aliyah Bersama Ribuan Warga Semarakkan Maulid Akbar Pesisir di Paotere
Aliyah Mustika Ilham Hadiri GATF GUTF 2026, Makassar Perkuat Posisi sebagai Gerbang Pariwisata Indonesia Timur
Munafri Buka Makassar Cooperative Expo 2026, Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat
Kinerja Lurah Disorot, Appi: Ada yang Sehat tapi Tidak Mau Bekerja, Awasi Kebersihan
Satu-satunya dari Sulsel, Munafri Diganjar Penghargaan Inovasi Pemimpin Daerah Award 2026
Wali Kota Makassar Paparkan Inovasi MCH di Kompas TV, Dorong Anak Muda Makassar Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif
Merdeka Bermimpi, Berani Berkarya: Sambung Tangan Rayakan Semangat Kemerdekaan Bersama Anak Binaan LPKA Kelas II Maros

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:11 WIB

Dosen dan Mahasiswa KKN STIA Abdul Haris Makassar Latih Aparatur Desa Bonto Bunga Susun SOP Pelayanan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Munafri-Aliyah Bersama Ribuan Warga Semarakkan Maulid Akbar Pesisir di Paotere

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Aliyah Mustika Ilham Hadiri GATF GUTF 2026, Makassar Perkuat Posisi sebagai Gerbang Pariwisata Indonesia Timur

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Munafri Buka Makassar Cooperative Expo 2026, Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Satu-satunya dari Sulsel, Munafri Diganjar Penghargaan Inovasi Pemimpin Daerah Award 2026

Berita Terbaru