Hierarkinews, MAKASSAR – Menyambut satu dekade perjalanan perusahaan, PT Nasmedia Indonesia menginisiasi Gerakan Peduli Literasi Menuju 1 Dekade NASMEDIA yang dilaksanakan pada Jumat, 30 Oktober 2026, di Perpustakaan Umum Kecamatan Panakkukang atau yang dikenal dengan sebutan Baruga Paropo, Kelurahan Paropo, Kota Makassar.
Kegiatan ini menjadi salah satu wujud komitmen NASMEDIA dalam mendorong penguatan budaya literasi sekaligus membangun kolaborasi yang berdampak bersama berbagai elemen masyarakat, khususnya organisasi kepemudaan dan pemerintah setempat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Manager Operational PT Nasmedia Indonesia, Yudhi Abdi Wibowo, M.Tr.A.P.; Ketua Karang Taruna Kecamatan Panakkukang, Ahmad Naim, S.T.; serta Sekretaris Camat Panakkukang, Rendra, S.E., M.Si.
Dalam sambutannya, Yudhi Abdi Wibowo menegaskan bahwa Gerakan Peduli Literasi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun kolaborasi yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Menurutnya, momentum menuju satu dekade NASMEDIA menjadi kesempatan untuk memperluas kontribusi perusahaan, tidak hanya melalui aktivitas bisnis, tetapi juga melalui berbagai program sosial yang mampu memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat.
“Melalui gerakan ini, kami ingin membangun kolaborasi yang tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat berkembang menjadi program berkelanjutan. Literasi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, diperlukan keterlibatan berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ungkap Yudhi.
Ia juga menekankan bahwa sinergi antara dunia usaha, organisasi kepemudaan, dan pemerintah merupakan salah satu kunci dalam menghadirkan program sosial yang tepat sasaran, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta berkesinambungan.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Panakkukang, Ahmad Naim, S.T., menyampaikan apresiasi atas inisiatif NASMEDIA yang telah membuka ruang kolaborasi bersama Karang Taruna dalam menggerakkan kepedulian terhadap literasi.
Menurutnya, keterlibatan Karang Taruna dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata peran pemuda sebagai agen perubahan. Pemuda tidak hanya dituntut untuk hadir dalam berbagai kegiatan sosial, tetapi juga diharapkan mampu mengambil peran aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas wawasan, dan membangun pengetahuan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dan kolaborasi yang dibangun oleh NASMEDIA bersama Karang Taruna Kecamatan Panakkukang. Gerakan ini menjadi langkah positif dalam menghidupkan semangat literasi di tengah masyarakat. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi lahirnya berbagai gerakan positif lainnya, khususnya yang melibatkan generasi muda,” ujarnya.
Dukungan serupa disampaikan oleh Sekretaris Camat Panakkukang, Rendra, S.E., M.Si. Ia menyambut baik pelaksanaan Gerakan Peduli Literasi dan menyatakan dukungannya terhadap berbagai inisiatif yang bertujuan meningkatkan minat baca serta memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan.
Menurutnya, perpustakaan umum memiliki peran strategis sebagai ruang belajar bersama yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, program kolaboratif seperti ini perlu terus didorong agar perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan peminjaman buku, tetapi juga berkembang menjadi pusat aktivitas edukasi, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat.
“Pemerintah Kecamatan Panakkukang tentu sangat mendukung kegiatan positif seperti Gerakan Peduli Literasi ini. Kami berharap kolaborasi antara NASMEDIA, Karang Taruna, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin. Gerakan literasi harus menjadi tanggung jawab bersama agar budaya membaca dan semangat belajar semakin tumbuh di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Pelaksanaan Gerakan Peduli Literasi Menuju 1 Dekade NASMEDIA menjadi bukti bahwa upaya membangun budaya literasi membutuhkan kepedulian, partisipasi, dan kolaborasi dari berbagai pihak. Sinergi antara sektor swasta, organisasi kepemudaan, dan pemerintah diharapkan mampu melahirkan program-program yang tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
Melalui momentum satu dekade perjalanan perusahaan, NASMEDIA ingin menegaskan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak semata-mata diukur dari pencapaian bisnis, tetapi juga dari sejauh mana kehadirannya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
**Satu dekade bukan sekadar penanda perjalanan, melainkan momentum untuk memperluas kebermanfaatan.** Dengan semangat berbagi, berkolaborasi, dan bertumbuh bersama, NASMEDIA berharap Gerakan Peduli Literasi dapat menjadi awal dari berbagai inisiatif sosial lainnya yang membawa perubahan positif bagi masyarakat.
“Harapan kami, semangat kolaborasi ini tidak berhenti pada momentum satu dekade NASMEDIA. Justru, ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan lebih banyak gerakan yang memberikan manfaat nyata. Karena bagi kami, keberhasilan sebuah perusahaan bukan hanya tentang bagaimana perusahaan itu bertumbuh, tetapi juga tentang bagaimana kehadirannya dapat memberikan arti dan dampak positif bagi lingkungan serta masyarakat,” tutup Yudhi.










