Appi Tinjau Lorong Kerung-Kerung, Pastikan Air PDAM Kembali Mengalir ke Rumah Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali turun langsung ke lapangan memastikan pelayanan dasar masyarakat berjalan optimal.

Kali ini, ia meninjau kondisi distribusi air bersih di kawasan Kerung-Kerung, Kecamatan Makassar, Senin (13/7/2026), yang selama beberapa waktu terakhir menjadi salah satu titik keluhan warga akibat pasokan air PDAM menjadi aspirasi warga.

Menurut Munafri, pengecekan secara langsung penting dilakukan agar pemerintah tidak hanya menerima laporan di atas kertas, tetapi mengetahui kondisi riil yang dialami masyarakat.

“Karena itu, saya kesini ingin memastikan sendiri apakah setelah dilakukan pembenahan oleh direksi PDAM, air benar-benar sudah mengalir ke rumah-rumah warga,” kata Munafri.

Pemantauan tersebut, menjadi bagian dari Komitmen Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk memastikan pelayanan dasar benar-benar dirasakan masyarakat.

Sehingga, di tengah padatnya agenda pemerintahan, ia memilih turun langsung menyusuri lorong-lorong permukiman di kawasan Kerung-Kerung (lorong 12), Kecamatan Makassar.

Tujunya, guna memastikan persoalan krisis air bersih yang dikeluhkan warga di musim kemarau panjang, mendapat solusi.

Pada kesempatan ini, Munafri mendatangi rumah-rumah warga. Bahkan, ia meminta izin kepada pemilik rumah untuk masuk, memastikan secara langsung apakah air PDAM benar-benar mengalir di keran warga atau masih mengalami gangguan.

Baca Juga :  Aliyah Mustika Ilham Wakili Makassar di Panggung Internasional Selangor Tourism Industry Awards

Dia menjelaskan, persoalan distribusi air di kawasan tersebut telah menjadi perhatian Pemerintah Kota Makassar. Berbagai langkah teknis telah dilakukan oleh Perumda Air Minum, mulai dari pembenahan jaringan distribusi hingga penguatan sistem pelayanan agar suplai air kembali normal.

“Hari ini saya melihat langsung hasilnya. Alhamdulillah air sudah mengalir. Ini yang ingin kita pastikan, bahwa setiap keluhan masyarakat harus ditindaklanjuti sampai benar-benar selesai, bukan hanya sebatas laporan,” ujarnya.

Sebelumnya, pihak Perumda Air Minum Kota Makassar melakukan perbaikan di lokasi krisis air bersih di Jalan Kerung-Kerung, beberapa hari lalu, menyusul keluhan warga yang sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Pihak PDAM melakukan langkah antisipasi melalui injeksi air ke jaringan distribusi, pengiriman mobil tangki, hingga pembenahan sistem suplai untuk mengatasi gangguan pasokan yang berdampak pada sekitar 100 hingga 200 kepala keluarga (KK).

Kepala Wilayah (Kawil) IV Perumda Air Minum Kota Makassar, Fitria Gasim, mengatakan kondisi tersebut dipicu menurunnya debit air baku yang masuk ke wilayah pelayanan dalam kota.

Baca Juga :  Sinergi Pemkot–Baznas, Kunci Entaskan Kemiskinan di Makassar

Bulan lalu, debit air yang diterima hanya berkisar 200 liter per detik, jauh di bawah kebutuhan normal yang idealnya mencapai 400 hingga 550 liter per detik.

“Kalau suplai air yang masuk bisa mencapai 400 sampai 550 liter per detik, maka masyarakat bisa menikmati air bersih secara maksimal. Namun karena debitnya tidak stabil, maka wilayah seperti Kerung-Kerung ikut terdampak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Perumda Air Minum Kota Makassar sudah melakukan langkah percepatan solusi jangka panjang.

Fitria mengungkapkan, Perumda Air Minum Kota Makassar juga menyiapkan dua solusi utama untuk memperkuat distribusi air ke wilayah utara dan kawasan terdampak lainnya.

Pertama, sudah dilakukan perbaikan intake dan pompa pada sistem pengelolaan pipa yang dikelola pihak ketiga, PT Teraya, yang telah rampung

Selain itu, Perumda Air Minum juga mulai melakukan penyambungan pipa baru dari jalur CPJ dan Somba Opu menuju wilayah utara sebagai alternatif distribusi tambahan.

“Proses pengerjaan selesai masyarakat dapat kembali menikmati suplai air yang lebih stabil,” tambahnya. (*)

Berita Terkait

NASMEDIA Sambut 1 Dekade dengan Gerakan Peduli Literasi, Dapat Dukungan Sekretaris Camat Panakkukang
Hadir di LKK Tingkat Nasional Maktim, Betty Epsilon Idroos Apresiasi Fokus Kajian Perempuan dalam Politik dan Demokrasi
Karang Taruna Kecamatan Panakkukang Gelar Aksi “Peduli Lingkungan”, Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan
Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026
Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026
Rembuk Pendidikan HMI Sulsel: Guru, Kepsek, Moral Siswa hingga Pangadakkang Jadi Sorotan
Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat
Appi Tekankan Kepala Sekolah Harus Adaptif, Jadi Lokomotif Perubahan Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:15 WIB

NASMEDIA Sambut 1 Dekade dengan Gerakan Peduli Literasi, Dapat Dukungan Sekretaris Camat Panakkukang

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Hadir di LKK Tingkat Nasional Maktim, Betty Epsilon Idroos Apresiasi Fokus Kajian Perempuan dalam Politik dan Demokrasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Karang Taruna Kecamatan Panakkukang Gelar Aksi “Peduli Lingkungan”, Antisipasi Banjir Jelang Musim Hujan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dari Cora’ La’ba hingga Sarung Basah, Dekranasda Makassar Bawa Ragam Kriya ke INACRAFT 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Berita Terbaru