Wali Kota Makassar Ajak KWMSB Perkuat Ekonomi Lokal dan Pelestarian Budaya Mandar

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Wanita Mandar Sulawesi Barat (BPW-KWMSB) Provinsi Sulawesi Selatan untuk lebih inovatif.

Ia mengajak organisasi wanita Mandar ini menginisiasi hadirnya gerai khusus produk khas Mandar di Makassar guna memperkuat ekonomi lokal sekaligus melestarikan budaya.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat memberikan menghadiri Rapat Kerja BPW-KWMSB Sulsel bertajuk “Menguatkan Jati Diri sebagai Pilar Keluarga, Kreativitas, dan Inovasi Pelestarian Budaya” di Gedung Makassar Government Center (MGC), Minggu (8/2/2026). Munafri hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa.

Wali Kota yang akrab disapa Appi ini melihat potensi besar dari komoditas unggulan asal Sulawesi Barat, seperti minyak Mandar, ikan kering, paja, hingga pisang dan gula merah yang sangat diminati di Makassar. Namun, ia menilai perlu ada langkah konkret untuk mempermudah akses konsumen.

Baca Juga :  Munafri–Aliyah dan Ketua TP PKK, Hadiri Upacara Kemerdekaan ke-80 RI di Tingkat Provinsi Sulsel

“Kenapa kita tidak punya gerai Mandar di Makassar? ini mungkin bagus diinisiasi oleh ibu-ibu Kerukunan Wanita Mandar ini,” ujar Munafri Arifuddin di hadapan para pengurus.

Menurutnya, di era sekarang, produk harus mendekati pemakainya dan mudah diakses. Dengan adanya gerai tetap di lokasi strategis, warga Makassar maupun warga Mandar yang merantau tidak perlu lagi kesulitan mencari produk autentik.

Baca Juga :  Pulau Barang Lompo Siap Miliki Pabrik Es Pertama, Dukung Ekonomi Nelayan

Selain aspek ekonomi, Munafri juga memberikan dorongan agar para pengurus menyusun program kerja yang efektif. Ia menekankan pentingnya kualitas pelaksanaan program dibandingkan sekadar jumlahnya.

“Biar sedikit (program kerja) tapi bisa dieksekusi, daripada banyak tapi tidak ada yang selesai,” tegasnya.

Munafri menegaskan bahwa Makassar adalah kota multi-etnis di mana berbagai suku, termasuk Mandar, tumbuh berdampingan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan.

Ia juga berharap organisasi ini menjadi wadah bagi para pengurus untuk mengeksplorasi kemampuan diri dan menghasilkan karya nyata bagi masyarakat. Munafri berharap kebudayaan Mandar yang kaya dapat terus dipromosikan hingga ke tingkat global.(*)

Berita Terkait

Right to the City: Akademisi Nilai Penataan PKL Makassar Sudah di Jalur Tepat Karena Ada Solusi
Tak Ada Tebang Pilih, Pemkot Pastikan PKL Sekitar SMK 4 Tetap Ditertibkan
Silaturahmi RT/RW: Wali Kota Makassar Tekankan Pelayanan, Kebersihan, Jadi Fokus Utama
Respons Cepat Wali Kota Munafri, Jalan Berlubang di Veteran Selatan Diperbaiki
Penebangan Pohon di Makassar Wajib Lewati Prosedur DLH
Aspirasi Warga Didengar, Munafri Turun Langsung Bersama Dinas PU Benahi Jalan Garuda
Jaga Ketertiban, Lindungi Hak Warga: Penataan Kota Makassar Dapat Dukungan Publik
Menko Pangan Restui PSEL di TPA Antang, Pemkot Makassar Siap Re-Tender Proyek

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 17:04 WIB

Right to the City: Akademisi Nilai Penataan PKL Makassar Sudah di Jalur Tepat Karena Ada Solusi

Senin, 9 Februari 2026 - 12:05 WIB

Tak Ada Tebang Pilih, Pemkot Pastikan PKL Sekitar SMK 4 Tetap Ditertibkan

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:54 WIB

Wali Kota Makassar Ajak KWMSB Perkuat Ekonomi Lokal dan Pelestarian Budaya Mandar

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:54 WIB

Silaturahmi RT/RW: Wali Kota Makassar Tekankan Pelayanan, Kebersihan, Jadi Fokus Utama

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:48 WIB

Penebangan Pohon di Makassar Wajib Lewati Prosedur DLH

Berita Terbaru

Pemerintahan

Aliyah Mustika Ilham Hadiri Puncak Peringatan HUT ke 6 JMSI

Senin, 9 Feb 2026 - 10:25 WIB