Di Hadapan Emak-Emak PKK, Appi: Relakan Suami Bekerja untuk Majukan Makassar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hierarkinews, MAKASSAR — Pembina Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) se-Kota Makassar, yang juga Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para camat dan ketua TP PKK, penuh makna.

Dalam arahannya, orang nomor satu di Kota Makassar itu menekankan pentingnya komitmen kinerja, dukungan keluarga, hingga pembentukan generasi emas melalui ketahanan rumah tangga.

Munafri Arifuddin mengawali pesannya dengan menyinggung soal perjanjian kinerja para camat yang baru saja ditandatangani.

“Saya hanya menitipkan beberapa pesan. Pak Camat tadi bertanda tangan menyangkut masalah perjanjian kinerja. Perjanjian kinerja ini akan sangat mempengaruhi karir ke depan,” ujarnya, dalam proses pelantikan Ketua TP PKK se-Kota Makassar, berlangsung di Baruga Anging Mamiri (Rujab Wali Kota) Makassar, Jumat (13/2/2026).

Pada kesempatan ini, hadir Melinda Aksa yang juga Ketua TP-PKK Kota Makassar, Ketua Dekranasda dan Bunda Paud Kota Makassar Periode 2025-2030. Serta Camat se-Kota Makassar.

Dihadapan emak-emak, Appi berpesan, para istri camat yang tergabung dalam PKK dapat menjadi pendukung utama dalam pencapaian target kerja suami di tingkat Kecamatan.

“Saya berharap Ibu PKK inilah menjadi supporting utama dalam kegiatan bapak camat ke depan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Doa Bersama, Pemkot-Forkopimda Gelar Sholat Ghaib di DPRD Makassar

Appi sapaan akrab Munafri Arifuddin, menyadari bahwa para camat menghadapi banyak persoalan di wilayah tugasnya.

Karena itu, ia secara khusus meminta agar persoalan rumah tangga tidak menjadi beban tambahan.

“Pak Camat ini punya tugas ada di wilayah masing-masing, pasti banyak sekali persoalan yang didapatkan di setiap tugas. Saya memohon dengan sangat kepada Ibu-Ibu PKK ini, tolong jangan ditambah lagi persoalan di rumah untuk Bapak-Bapak Camat ini,” canda Munafri disambut tawa di forum.

“Relakan camat bekerja, saya sangat yakin Bapak camat ini tidak akan mempertaruhkan jabatan dan nama baiknya hanya untuk bermain-main di dalam pekerjaannya,” lanjut Appi, disambut tepuk tangan.

Mantan CEO PSM itu juga menyinggung soal dinamika media sosial yang kerap memicu kesalahpahaman dalam rumah tangga.

“Jadi tolong kalau ada saja yang foto-foto, biarkan. Karena terlalu banyak juga ditanya, nanti Bapak-Bapak juga terlalu banyak lupa, siapa ini? Kenapa ini? Kenapa itu? Akhirnya tidak bisa dijawab dengan baik,” katanya.

Menurutnya, fondasi keluarga yang kuat terletak pada sikap saling mendukung dan memahami. Di dalam keluarga ini tidak ada yang lebih baik kecuali saling support, saling mengerti, saling memahami.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Hadiri Arahan Mendagri Tito Karnavian Bersama Gubernur dan Kepala Daerah se-Sulsel

Lanjut Appi, inilah bentuk keutuhan keluarga. Memperlihatkan kemesraan kita di depan anak-anak ini menjadi sangat penting.

Ia menegaskan bahwa keluarga adalah titik awal pembentukan karakter dan kualitas generasi.

Dalam kesempatan itu, Munafri juga menekankan, peran strategis PKK dan Bunda PAUD dalam membangun fondasi generasi emas 2045.

Melihat bagaimana tumbuh kembang anak, bagaimana memberikan contoh dan teladan, bagaimana memberikan makanan yang baik dan bergizi.

“Menyangkut masalah kesehatan. PKK ini beserta Bunda PAUD, saya berharap ini menjadi fondasi awal yang harus kuat untuk menciptakan generasi emas di tahun 2045 yang akan datang, bahkan generasi emas di tahun-tahun yang akan datang. Karena dari keluarga semuanya dimulai,” imbuh Appi.

Orang nomor satu Kota Makassar itu mengaku selalu menyampaikan pesan serupa dalam setiap pertemuan dengan kader PKK maupun istri-istri pegawai.

“Tak ada rumah tangga tanpa persoalan, namun komunikasi menjadi kunci utama,” pesan Munafri, menutup sambutan. (*)

Berita Terkait

Pemkot Makassar Prioritas Program Strategis 2026, Fokus Pendidikan, Kesehatan hingga Infrastruktur
DPM-PTSP Makassar Ukir Sejarah, Raih WBK dari Menteri PANRB
Rakor PAD 2026, Wali Kota Makassar Targetkan Potensi Pendapatan Tembus Rp2,7 Triliun
Aliyah Mustika Ilham Hadiri Puncak Peringatan HUT ke 6 JMSI
Komisi V DPR RI, BBWS, dan Pemkot Makassar Tata Kota Sesuai Arahan Presiden Prabowo
Singapura Buka Peluang Kerja Sama dengan Pemkot Makassar
Munafri-Aliyah Lakukan Penataan Birokrasi, Penempatan ASN Berbasis Meritokrasi
Hadiri Sosialisasi Kemendagri, Wali Kota Munafri Tekankan Transformasi Digital di Sektor Bantuan Sosial

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:09 WIB

Di Hadapan Emak-Emak PKK, Appi: Relakan Suami Bekerja untuk Majukan Makassar

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:48 WIB

Pemkot Makassar Prioritas Program Strategis 2026, Fokus Pendidikan, Kesehatan hingga Infrastruktur

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:03 WIB

DPM-PTSP Makassar Ukir Sejarah, Raih WBK dari Menteri PANRB

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:10 WIB

Rakor PAD 2026, Wali Kota Makassar Targetkan Potensi Pendapatan Tembus Rp2,7 Triliun

Senin, 9 Februari 2026 - 10:25 WIB

Aliyah Mustika Ilham Hadiri Puncak Peringatan HUT ke 6 JMSI

Berita Terbaru